Fadli Hasan yang di Norsborg, Swedia itupun ikut (campur) pakai e-post seperti
ini: Fadli Hasan <[EMAIL PROTECTED] dk> yang sepatutnya dipakai kalau Fadli
Hasan tinggalnya memang di Danmark. Jadi biarkanlah Tengku Dr Ahmad Sudirman
ikut campur masalah Achèh, karena FAdli Hasan perklu ketahui yang sekarang
Tengku Dr Ahmad Sudirman sejak seribu tahun lalu, sudah diterima menjadi Warga
Negara Achèh!
Sedangkan Martii Ahtisaari, mantan Presiden Finlandiapun karena ikut campur
masalah Achèh, malahan sekarang dihadiahkan: Hadiah Nobel.
Mana tahu pula, nantinya Tengku Dr Ahmad Sudirman akan diberikan Hadiah lain
oleh
tgk Malek Mahmud Misalnya pantat Umar putih yang sudah kerepot,lumayan juga kan.
Sebenarnya lelek Umar Putih udah kenapenyakit saraf tak tahu berfikir atau
tidak ada daya fikir lagi.
Selagi Tgk Hassan masih normal atau sehat seperti thn 80, setak beraksi di
pentas ngak usah memakai Text. kalau di bandingkan sekaran Tgk Hassan
membacatext ketika bercaramah dengan bangsa Aceh itu pun hanya melambai tangan.
Text pidatonya Pangtibang yang baca alias maleng. TH mampu melambai tangan aja
tidak melebihi dari pada itu dan massan tidak mendengar sepatah kata dari pada
mulut HT.
Umar yang sudah gila, bangsa Aceh tidak sebodoh kamu mereka boleh menilai dan
boleh meng-andaikan sendiri bagai mana keadaan HT. Mereka menyaksikannya
sendiri. Sekarang semua permasalahan sudah selesai. Hanya satu yang kamu boleh
mengatakan Innalillahi wainna ilaihiradjiun Kalaimah itu di ucapkan kepada GAM
atau KPA. Sekarang masanya sudah tamat penipuannya sudah berakhir.
--- On Sun, 12/10/08, omar puteh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: omar puteh <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [IACSF] Lelek Umar Putih
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Sunday, 12 October, 2008, 5:11 PM
Omar Putéh menulis:
Nah, seluruh bangsa Achèh, di Achèh dan didunia sudah dapat menyimpulkan dengan
pasti sekarang ini bahwa: Tgk di tiro [EMAIL PROTECTED] co.uk alias
Fadli Hasan [EMAIL PROTECTED] dk alias university of warwick dstnya
email-email pampersnya adalah orang yang sama yang berpangkalan di Norsborg,
Swedia, pangkalannya dari gerombolan-gerombol an: GAM-MB; GAM-MP dan KPA-MD.
Omar Putéh,
Meunasah Reudeup,
Achèh Rajeuk
----- Original Message ----
From: Tgk di tiro <[EMAIL PROTECTED] co.uk>
To: Fadli Hasan <[EMAIL PROTECTED] dk>; iacsf <[EMAIL PROTECTED] com>; [EMAIL
PROTECTED] com
Sent: Sunday, October 12, 2008 9:43:30 AM
Subject: Re: [IACSF] Lelek Umar Putih
Fadli Hasan yang di Norsborg, Swedia itupun ikut (campur) pakai e-post seperti
ini: Fadli Hasan <[EMAIL PROTECTED] dk> yang sepatutnya dipakai kalau Fadli
Hasan tinggalnya memang di Danmark. Jadi biarkanlah Tengku Dr Ahmad Sudirman
ikut campur masalah Achèh, karena FAdli Hasan perklu ketahui yang sekarang
Tengku Dr Ahmad Sudirman sejak seribu tahun lalu, sudah diterima menjadi Warga
Negara Achèh!
Sedangkan Martii Ahtisaari, mantan Presiden Finlandiapun karena ikut campur
masalah Achèh, malahan sekarang dihadiahkan: Hadiah Nobel.
Mana tahu pula, nantinya Tengku Dr Ahmad Sudirman akan diberikan Hadiah lain
oleh
tgk Malek Mahmud Misalnya pantat Umar putih yang sudah kerepot,lumayan juga kan.
Sebenarnya lelek Umar Putih udah kenapenyakit saraf tak tahu berfikir atau
tidak ada daya fikir lagi.
Selagi Tgk Hassan masih normal atau sehat seperti thn 80, setak beraksi di
pentas ngak usah memakai Text. kalau di bandingkan sekaran Tgk Hassan
membacatext ketika bercaramah dengan bangsa Aceh itu pun hanya melambai tangan.
Text pidatonya Pangtibang yang baca alias maleng. TH mampu melambai tangan aja
tidak melebihi dari pada itu dan massan tidak mendengar sepatah kata dari pada
mulut HT.
Umar yang sudah gila, bangsa Aceh tidak sebodoh kamu mereka boleh menilai dan
boleh meng-andaikan sendiri bagai mana keadaan HT. Mereka menyaksikannya
sendiri. Sekarang semua permasalahan sudah selesai. Hanya satu yang kamu boleh
mengatakan Innalillahi wainna ilaihiradjiun Kalaimah itu di ucapkan kepada GAM
atau KPA. Sekarang masanya sudah tamat penipuannya sudah berakhir.
--- On Sat, 11/10/08, omar puteh <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
From: omar puteh <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: [IACSF] (unknown)
To: "Fadli Hasan" <[EMAIL PROTECTED] dk>, "iacsf" <[EMAIL PROTECTED] com>
Date: Saturday, 11 October, 2008, 3:24 PM
Omar Putéh menulis:
Fadli Hasan yang di Norsborg, Swedia itupun ikut (campur) pakai e-post seperti
ini: Fadli Hasan <[EMAIL PROTECTED] dk> yang sepatutnya dipakai kalau Fadli
Hasan tinggalnya memang di Danmark. Jadi biarkanlah Tengku Dr Ahmad Sudirman
ikut campur masalah Achèh, karena FAdli Hasan perklu ketahui yang sekarang
Tengku Dr Ahmad Sudirman sejak seribu tahun lalu, sudah diterima menjadi Warga
Negara Achèh!
Sedangkan Martii Ahtisaari, mantan Presiden Finlandiapun karena ikut campur
masalah Achèh, malahan sekarang dihadiahkan: Hadiah Nobel.
Mana tahu pula, nantinya Tengku Dr Ahmad Sudirman akan diberikan Hadiah lain
oleh bangsa Achèh, misalannya: Patarana, sebuah jenis makanan kegemaran
Raja-Raja atau Sultan-Sultan di Achèh!
Fadli Hassan perlu kamu ketahui kalau kamu juga akan diberikan coba ngirup
aroma rasa lezat Patarana maka dijamin lebih 100% akan meninggalkan kegemaran
memakai perangko dibahagian kaki dan kepala ala: KOYOK TOKUHON atau KOYOK
JEPANG ITU, seperti KOYOK BASI FADLI HASAN!!!
Omar Putéh,
Meunasah Reudeup,
Achèh Rajeuk