http://www.antara.co.id/arc/2008/10/27/ambulan-pmi-aceh-selatan-dikomersilkan/

27/10/08 02:54

Ambulan PMI Aceh Selatan Dikomersilkan


Tapaktuan (ANTARA News) - Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Aceh Selatan 
seperti disinyalir Wakil Ketua DPRK Aceh Selatan Ridwan Mas mengkomersilkan 
mobil ambulan.

"PMI cabang Aceh Selatan telah mengkomersilkan mobil ambulan, Petugas PMI 
meminta uang Rp1.800.000 untuk ongkos dari Tapaktuan ke Banda Aceh," kata 
Ridwan Mas di Tapaktuan, Minggu.

Dari laporan masyarakat dana sebesar Rp1.800.000 itu diperuntukkan bagi ongkos 
supir, perawat (pendamping) dan bahan bakar kendaraan.

Biaya yang dikutip oleh petugas PMI sangat memberatkan keluarga pasien apalagi 
masyarakat dari keluarga yang tidak mampu dan sangat layak mendapat bantuan 
kemanusian.

"Mobil ambulan yang dimiliki PMI itu untuk bantuan kemanusiaan, bukan untuk 
dibisniskan, saya berharap ketua PMI untuk membenahi lembaga tersebut," katanya.

Sementara Ketua PMI cabang Aceh Selatan, H Harmaini di dampingi Sekretaris 
Yahya Azmar mengatakan mobil ambulan milik PMI sebenarnya bukan untuk membawa 
pasien yang sakit, tapi mobil tersebut hanya digunakan dalam kondisi darurat 
untuk kemanusiaan, seperti mengevakuasi mayat, korban bencana alam dan keadaan 
darurat lainnya.

"Ambulan milik PMI itu bukan untuk mengantar pasien dari rumah sakit sebab di 
rumah sakit sudah ada ambulan, Mobil yang ada di PMI disiagakan untuk keadaan 
darurat," katanya.

Menurutnya, Ambulan PMI selama ini juga melayani permintaan masayarakat untuk 
mengantar pasien ke luar daerah jika ambulance rumah sakit tidak di tempat.

Untuk biaya operasional dan keberangkatan tersebut terpaksa dibebankan kepada 
pasien.

"PMI tidak mempunyai dana untuk honor supir, perawat (pendamping) dan BBM, 
pengutipan biaya disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di rumah sakit, 
yakni di bawah standar Peraturan Daerah (Perda) rumah sakit," kata H 
Harmaini.(*)

Kirim email ke