GEURAKAN ATJÈH MEURDÉHKA
(Utôm Perdjuangan Bansa Atjèh) 
Pengumuman/Peringatan dari:
Majelis Pemerintahan GAM 16 Agustus 1999 
AWAS, R I SEDANG MANUVER MENIPU ACEH SEPERTI ZAMAN DI/TII 
Untuk yang kesekian kalinya dengan sangat pasti bangsa Aceh akan terjerumus dan 
tertipu lagi.Strategi tiga serampang yang sedang direncanakan dan pasti akan 
dilaksanakan RI untuk menyelamatkan Aceh supaya tidak terlepas dari 
genggamannya adalah satu proses yang sama dan serupa seperti dilakukan RI di 
zaman DI/TII dulu. 
Kalau dalam "penyelesaian" DI/TII tokoh pejuang Aceh seperti Hasan Saleh dan 
kawan kawan menjadi pengkhianat menjual Aceh kepada RI, maka jangan heran dalam 
"penyelesaian" sekarang akan muncul pula "tokoh-tokoh" yang mengaku Aceh 
Merdeka mahupun Pembela Bangsa mengikuti jejak yang sama. Ini adalah 
peringatan, supaya bangsa Aceh nanti jangan terheran-heran bila melihat 
orang-orang yang mereka anggap pahlawan dan pembela bangsa sekarang ini 
sebenarnya tidak lebih dari calon calon penjual bumi dan rakyat Aceh kepada RI. 
Karena keberadaan "tokoh-tokoh" yang dimaksudkan ini adalah hasil dari program 
yang direncanakan oleh RI sendiri. Kalau GBPK diciptakan melalui TNI/Polrinya, 
maka "tokoh tokoh" lain dicipta memalui saluran politik sipilnya.
Strategi tiga serampang yang merangkumi, Amnesti Umum, pelaksanaan Syari'at 
Islam dan pemeberian Otonomi Luas tidak lebih hanya sebuah sandiwara lama yang 
dipentaskan kembali dengan aktor-aktor baru yang diciptanya sendiri.
Amnesti Umum RI kali ini bermaksud hanya untuk "mensucikan" tokoh tokoh 
provokator yang selama ini menjalankan tugas lapangan untuk kepentingan RI. 
Adalah mustahil Amnesti Umum ini dimaksudkan untuk GAM yang murni karena dalam 
kamus RI, GAM murni wajib dihapuskan. Menyapu bersih GAM murni tidak sepayah 
menyapu DI/TII, sebab di zaman DI dulu pimpinan tertinggi perjuangan Aceh ada 
di dalam negeri dan dihormati, bukan ditakuti.
Pelaksanaan Syari'at Islam yang dikhususkan untuk Aceh yang rakyatnya 100% 
Islam, walaupun bunyinya agak melucukan, akan menjadi senjata ampuh RI untuk 
mengelabui para ulama dan santri yang sangat ditakuti oleh RI dan mempunyai 
sejarah dan pengaruh sebagai pemimpin tradisi rakyat Aceh. RI menyadari bahwa 
Ulama dan santri Aceh, kalau bangun berjuang bisa bisa menghancurkan seluruh RI 
atas alasan ikatan keislaman antara Aceh dengan umat Islam diluar Aceh yang 
sudah terjalin rapat jauh sebelum lahirnya RI sendiri.
Pemberian Otonomi Luas yang direncanakan RI, sama saja dengan "pemberian" 
Daerah Istimewa di zaman DI/TII. Indah nama dari rupa, dan jangan lupa bahwa 
para intelektual´politik keturunan Aceh menanti nanti "Otonomi Luas" ini. 
Bagaikan bulan jatuh keriba. 
Kami percaya RI akan dengan mudah menutupi kesalahannya menjajah Aceh dengan 
manuver tiga serampang ini. Oleh karena itu, kami menyeru, menyeru supaya 
bangsa Aceh sadar bahwa hak masa depan Aceh bukan terletak ditangan tokoh-tokoh 
yang pasti akan menokohi kita, melainkan terletak ditangan kita sendiri. Hanya 
rakyat Aceh yang berhak menentukan masa depan Aceh karena bumi Aceh ini dulunya 
dengan pasti diserahkan hanya kepada rakyat oleh Tuanku Muhammad Daudsyah 
sebelum baginda menyerah diri kepada Belanda. Tokoh Aceh seperti Tengku Syik Di 
Tiro dan lain lain yang menerima mandat dari Sultan pada waktu itu semata mata 
hanya sebagai mewakili rakyat dalam situasi darurat.
Kami menyeru kepada tokoh tokoh intelektual berbangsa Aceh untuk tidak terlibat 
menokohi rakyat Aceh dalam perjuangan sekarang ini. Kami menyeru kepada para 
alim ulama bangsa Aceh untuk mengimbas kembali sejarah lama tentang penipuan RI 
terhadap bangsa kita sehingga tipisnya Islam pada kebanyakan rakyat Aceh hari 
ini berpunca dari tipu daya RI.
Kami menyeru dan merayu kepada Ayah, Abang dan saudara saudara kami yang 
berbangsa Aceh dari kalangan intelektual, ulama, politikus, pengusaha dan 
sebagainya supaya memberikan peluang kepada rakyat Aceh untuk menentukan 
nasibnya sendiri dengan cara cara demokrasi yang diakui dunia internasional. 
Hanya rakyat Aceh yang bisa menentukan nasib masa depan Aceh dan hanya dengan 
memberikan hak penuh kepada rakyat satu satunya jalan penyelesaian tuntas 
masaalah Aceh.
Ingatlah, bahwa kebangkitan gerakan gerakan perjuangan di Aceh yang tidak 
pernah putus putus sejak zaman Belanda adalah berpunca dari kealpaan kita 
memberikan hak kepada rakyat menentukan nasibnya sendiri. Karena kita pikir 
rakyat bodoh dan kita pandai sehingga kita bertindak sendiri memutuskan 
mengikut rasa hati kita dan kita lupa bahwa ada sebagian besar rakyat yang 
tidak setuju dengan keputusan kita sehingga kemudiannya mereka akan bangun 
menentang dengan bermacam cara termasuk angkat senjata seperti sekarang ini. 
Awas, RI sedang manuver menipu bangsa Aceh entah untuk yang keberapa kali. 
Ingatlah ! Kami menolak Amnesti RI, Kami menolak Otomomi!
Kami akan berjuang sampai mati, walaupun seratus tahun lagi, patah tumbuh 
hilang berganti. Kalau generasi kami sekarang dihabisi, pasti akan ada generasi 
baru melanjutkan perjuangan ini. Insja Allah.
Inilah isi hati kami, isi hati GAM murni. Terima kasih, Kru Seumangat ! 
Pengumuman/peringanatan ini kami keluarkan disaat-saat gentingnya situasi yang 
dihadapi bangsa Aceh melalui Sekjen kami untuk disebarkan ke seluruh pelusuk 
negeri dan dimana saja bangsa Aceh berada dengan harapan kita semua akan 
bersatu padu menentang Indonesia.
dto 
Teuku Don Zulfahri 
Sekjen GAM 

--- On Mon, 3/11/08, aryos nivada <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: aryos nivada <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Bls: [IACSF] Bagaimana Membangun DAMAI
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Monday, 3 November, 2008, 2:26 PM











ini Ankara Aceh 


Damai memiliki banyak arti: arti kedamaian berubah sesuai dengan hubungannya 
dengan kalimat. Perdamaian dapat menunjuk ke persetujuan mengakhiri sebuah 
perang, atau ketiadaan perang, atau ke sebuah periode di mana sebuah angkatan 
bersenjata tidak memerangi musuh. Damai dapat juga berarti sebuah keadaan 
tenang, seperti yang umum di tempat-tempat yang terpencil, mengijinkan untuk 
tidur atau meditasi. Damai dapat juga menggambarkan keadaan emosi dalam diri 
dan akhirnya damai juga dapat berarti kombinasi dari definisi-definisi di atas.
Konsepsi damai setiap orang berbeda sesuai dengan budaya dan lingkungan. Orang 
dengan budaya berbeda kadang-kadang tidak setuju dengan arti dari kata 
tersebut, dan juga orang dalam suatu budaya tertentu.



Aryos Nivada

--- Pada Sen, 3/11/08, radja perdamaian <radja_perdamaian@ yahoo.com> menulis:

Dari: radja perdamaian <radja_perdamaian@ yahoo.com>
Topik: Bls: [IACSF] Bagaimana Membangun DAMAI
Kepada: [EMAIL PROTECTED] com
Tanggal: Senin, 3 November, 2008, 8:15 PM






Kalau menurut rakan kiban....... ? peu na tawaran....?

Saleum DAMEe





Dari: Ankara Acheh <[EMAIL PROTECTED] com>
Kepada: [EMAIL PROTECTED] com
Terkirim: Senin, 3 November, 2008 20:06:38
Topik: Re: [IACSF] Bagaimana Membangun DAMAI



Menurut saya yang perlu diklarifikasi dulu soal damai di Aceh, apakah damai 
dalam bentuk KEDAMAIAN atau PERDAMAIAN?

--- On Mon, 3/11/08, radja perdamaian <radja_perdamaian@ yahoo.com> wrote:

> From: radja perdamaian <radja_perdamaian@ yahoo.com>
> Subject: [IACSF] Bagaimana Membangun DAMAI
> To: [EMAIL PROTECTED] com
> Received: Monday, 3 November, 2008, 4:05 AM
> Saya sagat banyak mengucapkan terimakasih kepada bang
> Mustafa Bambi, yang sudah menyampaikan apa yang ada di hati
> abang...
> 
> Kalu menurut saya, untuk membangun damai di Aceh ini terus
> berjalan sesuai dengan relnya adalah, hilangkan prasangka,
> mari berfikir pistif thinking, membuka informasi kepada
> semua pihak (terutama kepada rakyat Aceh).
> Itu dari saya sebagai pembuka, semoga ada yang mau
> menambahkan, atau menanggapinya saya persilahkan. ..
> Saleum DAMEe
> 
> 
> 
> ____________ _________ _________ __
> Dari: mustafa_bambi <mustafa_bambi@ yahoo.dk>
> Kepada: [EMAIL PROTECTED] com
> Terkirim: Senin, 3 November, 2008 01:39:06
> Topik: [IACSF] Bagaimana cara yang tepat # Damai Aceh#
> 
> 
> Assalam muálaikum wwb
> 
> Saya ingin mengajak kepada mailist ini untuk memberi
> komentar tentang
> bagaimana cara yang tepat untuk menjaga "Damai
> Aceh",dan siapa2 yang 
> berperan sebagai tokoh kunci untuk mengembalikan Aceh yg
> kondusif,serta
> indikasi2 apa yang dapat memperkeruh suasana Aceh saat
> ini,serta siapa
> yang bertanggung jawab bila Aceh tidak damai?,dan bagaimana
> solusi yang 
> tepat untuk mengatasi persoalan korban Tsunami dan korban
> konflik yg
> merupakan pokok persoalan dalam masa aceh sekarang
> ini.karna bantuan 
> dana yang mengalir ke aceh sekarang ini karna korban
> tsunami dan korban 
> konflik..demikian sekadar untuk nimbrung aja..silakan beri
> komentar..
> selamat berjuang..
> 
> 
> 
> 
> 
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> Nama baru untuk Anda! 
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru
> @ymail dan @rocketmail. 
> Cepat sebelum diambil orang lain!
> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/

Search 1000's of available singles in your area at the new Yahoo!7 Dating. Get 
Started http://au.dating. yahoo.com/ ?cid=53151& pid=1011


"

 Apakah saya bisa menurunkan berat badan? 
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! " 


Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
 














      

Kirim email ke