Harian Analisa
Edisi Senin, 17 November 2

OTK Granat Rumah Sekwan Aceh Utara 

Lhokseumawe, (Analisa) 

Rumah Sekretaris Dewan (Sekwan) Aceh Utara, Marzuki SH (53) di Jalan Darussalam 
Gang Rahmat No.21 Lhokseumawe, Minggu (16/11) sekitar pukul 05.15 menit 
dilempari granat oleh orang tidak dikenal (OTK). 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pelemparan granat itu, namun sempat 
membuat warga kota Lhokseumawe saat bersiap-siap mau melaksanakan shalat subuh 
dikejutkan oleh suara ledakan yang begitu dahsyat. 

Komandan Kodim 0103/ Aceh Utara, Letkol Inf Yusep Sudrajat yang turut langsung 
meninjau ke lokasi kajadian beberapa menit setelah kejadian itu menyebutkan, 
pelaku pelemparan granat ke rumah Sekwan Aceh Utara dilaporkan dua orang 
mengendarai sebuah sepeda motor. 

Granat yang dilempar OTK itu merupakan granat manggis, Dandim sangat 
menyesalkan kejadian tersebut karena merupakan sebuah upaya merusak perdamaian 
yang sudah berlangsung selama ini. 

Dikatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, granat hanya menghantam 
sudut rumah Sekwan atau tembok panggar. 

Teror 

Sampai sekarang, diyakini masih ada orang-orang yang berusaha mengacaukan 
situasi damai dan kejadian pelemparan granat ke rumah Sekwan Aceh Utara adalah 
salah satu bentuk teror yang dilakukan oleh OTK, teror terhadap masyarakat 
Aceh. 

Letkol Yusep Sudrajat mengharapkan, kejadian ini tidak berpengaruh dengan 
situasi damai yang sudah dinikmati masyarakat Aceh pada umumnya selama ini. 

Dandim juga mengajak masyarakat untuk melawan setiap kezaliman yang mengganggu 
kehidupan khalayak ramai. 

Sementara Marzuki SH mengatakan, peristiwa ledakan granat tersebut berlangsung 
ketika anggota keluarganya bersiap-siap untuk melaksanakan salat subuh. 

Kejadian ini sangat mengejutkan Marzuki dan anggota keluarga, karena sama 
sekali tak menduga jika rumah mereka dilempar granat. 

"Selama ini bahkan beberapa tahun saya menjabat sebagai Sekwan Aceh Utara 
merasa tidak pernah bermusuhan dengan siapapun," katanya. 

Akibat pelemparan granat itu, pipa air PDAM di depan rumah korban hancur serta 
dinding rumah dan jendela rumah mengalami kerusakan parah. 

Kapolresta Lhokseumawe, AKBP Zulkifli melalui Kapolsek Banda Sakti Iptu Adi 
Sofyan ketika dikonfirmasi Analisa, membenarkan kejadian dan granat yang 
digunakan pelaku adalah granat manggis. 

Hasil pemeriksaan pihaknya, granat tersebut asli bukan granat rakitan. Sehingga 
bila lemparan mengenai sasaran ke dalam rumah, akan sangat berbahaya. (mar

Kirim email ke