Alah hai meutuah maken meutjokolo ladju lagoe buet teuh. Keupeue tadjak usui
beudjeuet keu pahlawan Jawa, peu hanale deuh njan keunareuem, peue
kameubreutbreut aneuk mata teuh? Bit hana tasadari bahwa narit gatanjan
meutamahkeng peunjajah Indonesia Djawa di Acheh - Sumatra. Tapijoh keudeh hai
Irwandi meunje handjeuet ta usue UUPA bekle ma dein Indonesia Jawa, leubehget
tapiyoh keudeh dari jabatan njeng peuseungsara gata di Acherat singeh. Njoe ken
peutakot hai Irwandi. Pasti akan tarasa azab Tuhan meunje hana ta taubat
ohlheuh tapijoh dari meusatupadu lam bahtera Indunesia - Jawanjan. Njan nakeuh
baahtera pembunuh, penganianya dan sibagoedjih. Makadjih bsoemanteng njeng
teulibat lam system laknatnjan saban bak sisi Allah swt. Tji tabaca
keuteurangan dimijubnjoe:
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
.
BASYAR - BASYAR YANG BERSATUPADU DALAM SYSTEM
INDONESIA MUNAFIK, MAU LARI KEMANA MEREKA ?
Hsndwsp
di
Ujung Dunia
MELIHAT SECARA SEKSAMA ORANG-ORANG YANG BERGABUNG DENGA SISTEM INDONESIA
MUNAFIK, MAU LARI KEMANAKAH MEREKA ?
Membunuh seorang manusia sama dengan membunuh manusia seluruhnya. (Q.S ,5:32)
Ujian dalam kehidupan di dunia ini, bagaikan seseorang yang sedang berjalan
di padang pasir yang terbentang luas. Tiba-tiba muncullah di depan matanya
seekor harimau yang ganas dan lapar, yang membuat orang tersebut lari
lintang-pukang. Dibaringi dengan do'anya yang tiada putus-putusnya kepada Allah
swt, akhirnya tibalah dia disebuah gua yang membuat dia selamat dari kejaran
sang harimau. Dengan nafasnya yang masih terengah - engah, dia memperhatikan
keadaan didalam gua tadi. Yang pertama sekali dia lihat adalah seekor tikus
putih yang sedang mengerat tali pada pegangan tangan kanannya. Adalah hal yang
sama dilakukan juga oleh seekor tikus hitam ketika dia memperhatikan pada
pegangan tangan kirinya. Taklama kemudian dia melihat sarang kala pada pijakan
kaki kanannya, sementara pada pijakan kaki kirinya terlihat sebuah sarang
lipan,
binatang yang takkalah berbisa dibandingkan sang kala tadi. Akhirnya dilihatlah
kebawah sekali yang membuat dia sepertinya tak berdaya, mketika melihat
kerumunan ular besar dan berbisa, siap menanti kejatuhannya. Namun ketika itu
angin spoi-spoi basah berhembus dari luar memasuki celah-celah gua, membawa
percikan air madu, lalu terhisaplah oleh orang tadi. Karena nikmatnya madu itu,
lupalah ia bahaya yang akan dihadapinya. Tak lama kemudian tali pegangannyapun
putus jatuhlah dia dalam kerumulan ular yang berbisa tadi dan tamatlah
riwayatnya.
Gambaran diatas menunjukkan bahwa orang yang sedang berjalan kaki di padang
pasir tandus itu merupakan aktivitas manusia dipermukaan bumi ini. Sementara
harimau adalah ujian yang merupakan sebagai penyakit berat, nyaris membawa
maut.
Ketika itu manusia berdo'a dengan sungguh-sungguh agar sembuh dari penyakit
tersebut serta berjanji padaNya untuk segera taubat dari segala kesalahannya
bahwa mulai saat itu manusia tersebut sekali-kali tidak akan bergabung lagi
dengan orang-orang munafiq (baca golongan thaghut hindunrsia munafiq dan
semacamnya di seluruh dunia), jelasnya tidak akan tunduk patuh kepada hawa
nafsunya (bisikan syaithan).
Allah masih memperkenankan do'anya sehinggalah dia tiba disebuah gua. Tali
pegangannya di kanan dan kirinya merupakan umurnya yang dihabiskan siang dan
malam (Tikus putih dan tikus hitam). Sementara sarang lipan dan kala adalah
keberadaannya dalam keadaan bahaya. Sedangkan kerumunan ular besar cdan berbisa
merupakan azab kubur yang bakal menimpa setelah tamat riwayatnya.
Angin spoi-spoi basah yang membawa percikan airmadu merupakan ujian Allah
jenis lain berupa nikmat dunia yang membuat manusia yang aduhai, sampai lupa
lagi janjinya dengan Allah untuk bertaubat, keburu dikejar maut. Memang
kebanyakan manusia takmampu menahan godaan dan rayuan dunia yang gemerlap, illa
kalila.
Pembaca yang mulia !
Qabil memahami betul bahwa Habil itu adalah saudaranya, namun kenapa dia tega
membunuhnya? Betapa dia tak berdaya melihat kecantikan Iqlima yang merupakan
ujian Allah untuk meraih dua tempat yang kontra versi kelak yaitu Syurga atau
Neraka. Ternyata Qabil mengambil Syurga dunia sementara untuk akhirah dia
mengambil Neraka. "Dan siapa yang membunuh Mukmin dengan sengaja maka
balasannya
Neraka Jahanam, kekal padanya. Allah memarahinya dan mengutuknya serta
menyediakan baginya siksaan yang besar "(Q.S, 4:93).
Bal'am itu adalah orang 'alim yang tau persis bahwa nabi Musa dan Harun
adalah Rasulullah, namun rayuan dunialah yang membuat dia memihak kepada
Fir'aun. Adalah hal yang sama dilakukan juga oleh Amru bin Ask yang memihak
kepada Muawiyah bin Abu Sofyan. Hal itu dapat kita lihat ketika berulang kali
membongkar pasang barang - barangnya dari seekor keledai yang membuat
pembantunya berani membuat prediksi apa yang sedang bergolak dalam kepala
Tuannya, lalu menawarkan alternatif agar ikut bersama Imam Ali atau tetap saja
dirumah daripada mengikuti Muawiyah yang akan membuat dia masuk neraka kelak
bersama Muawiyah bin Abu Soifyan.
Namun Hur bin 'Adie adalah sosok yang brillian, betapa dia mampu melompat
kedalam bahtera Imam Hussein bin Ali serta mampu melupakan bisikan-bisikan
sjurgawi dunia yang gemerlap dari kubu Yazid bin Muawiyah, prototype Yudhoyono
yang kekenyangan Syngkong dan ampas kelapa dari jamu gendong made in Mbah
Soekarno dan Mbak Mega.
Selanjutnya mari sejenak kita buka lembaran sejarah Nabi Ibrahim dan Ismail,
fannya orang-orang yang tahan uji untuk meraih jalan yang mendaki lagi sukar
diatas permukaan planet Bumi ini
Ibrahim adalah Ibrahim. Dia adalah seorang teladan, wakil Allah. Dia telah
mengalami pahit getirnya perjuangan menegakkan system Allah. Dia berhasil dalam
segala cobaan Allah. Semua bendungan berhasil di bobolkan. Namun kali ini tak
terbayangkan sama sekali di dalam sanubarinya.
Isma'il adalah Isma'il. Engkau menjadi "Simbolisasi" ujian bagi setiap
manusia. Siapapun di dunia ini pasti memiliki "Isma'il". Soal jaka ditanyai
orang kita (pakai istilah klasik) siapakah Ismailmu? Mana kutau Isma'ilmu.
Engkau sendirilah yang tau siapa Isma'ilmu. Yang kutau hanya Isma'ilku sendiri.
Apakah Isma'ilmu itu? Isma'ilku apa saja yang membuat langkahku terhalang untuk
beresensi. Isma'il bagi Ibrahim adalah anaknya sendiri. Mulus tidaknya jalan
Ibrahim menuju Allah sekarang tergantung sangat pada kesiapan nya menggorok
leher Ismail. Karena kasih sayangnya yang teramat sangat kepada buah hatinya
sekarang, membuat dia menunda untuk melaksanakan perintah Allah pada hari
pertama dan kedua. Sekarang hari ke tiga, Ibrahim berdiri tegak di Mina bersama
anak nya Isma'il, untuk berdialog yang nampaknya sangat harmonis namun hasilnya
sangat mencekam. Membicarakan soal potong-leher. Tak akan pernah terjadi dialog
semacam ini sepanjang umur Dunia.
Sekarang giliran engkau untuk mengenali siapa Isma'ilmu itu. Tahukah engkau,
siapa Isma'ilmu? Ismailmu itu boleh jadi "Pegawai Negeri" dalam system thaghut.
Sanggupkah engkau menggorok lehernya? Bagaimana caranya? Tidak pakai pisau.
Lihatlah bagaimana Tamlika, Miksamlina, Miksmilina, Maghdalena dan
sahabat-sahabatnya termasuk seorang tukang kebun, menggorok leher Isma'ilnya.
Padahal betapa hebatnya Isma'il mereka, gemerlap, fantastis bagaikan fasilitas
Syurgawi. Isma'il mereka adalah Mentri, dalam system thaghut, Diklianus. Mereka
sanggup meninggalkan gemerlapnya Istana demi mencari redha Allah. Sesungguhnya
mereka keluar dari neraka menuju Syurga, yaitu dari bahtera Thaghut menuju
bahtera Allah.
Taukah kamu siapa Isma'ilmu sekarang? Isma'ilmu sangat berfariasi satu sama
lainnya. Boleh jadi Isma'ilmu itu kekasihmu sendiri yang harus kau gorok
lehernya dengan cara memutuskan tali cintanya, sebab kekasihmu itu akan
membawamu ke neraka. (QS.2; 221) Memang dia tampan, uang pun banyak, direktur
BANK, ataupun kekasihmu itu boleh jadi seorang jendral yang kerjanya
sehari-hari
memimpin angkatan bersenjata untuk menganianya, membunuh rakyat jelata di
daerah
jajahan Tuannya, seperti yang dilakukan sontoloyo-sontoloyo Jawa di Acheh,
kalau
jenis seperti ini kekasihmu, goroklah lehernya dengan pisau yang tajam, jika
perlu pakai saja Aka 47. Tahukah kamu siapakah Isma'ilmu? Setiap orang pasti
memiliki Isma'ilnya. Namun yang harus engkau garis bawahi, Isma'ilmu tak pernah
sama dengan Isma'ilnya Ibrahim.
Sebagai penutup, marilah kita lihat kembali secara seksama terhadap
orang-orang yang bergabung dan bersatupadu dalam sistem indonesia Hipokrit, mau
lari kemanakah mereka? Bagaimanakah tanggapan wakil-wakil mereka di Helsinki
ketika wakil dari Acheh - Sumatra menawarkan gencatan senjata demi membantu
manusia korban Tsunami ? Bukankah mereka ingin membunuh orang-orang Acheh terus
menerus ? Apakah mereka tidak memahami bahwa membunuh seorang manusia sama
dengan membunuh manusia seluruhnya ?
Allah berfirman: "Oleh karena itu Kami tetapkan atas Bani Israil bahwa siapa
yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain
atau
karena membuat kerusakan di Bumi, seolah-olah dia telah membunuh manusia
seluruhnya. Dan siapa yang menghidupkannya maka seolah-olah dia menghidupkan
manusia seluruhnya. Sungguh telah sampai Rasu-rasul Kami dengan
keterangan-keterangan yang jelas, kemudian kebanyakan dari mereka sesudah itu
menjadi orang-orang melampaui batas di muka Bumi" (Q.S,5:32)
Billahi fi sabililhaq
Hsndwsp
diUjung Dunia.
________________________________
From: Lakei Droe <[EMAIL PROTECTED]>
To: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>; Risyaf Ristiawan <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: Sekretariat KPA <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
Agoosh Yoosran <[EMAIL PROTECTED]>; Satria Pitpancal <[EMAIL PROTECTED]>; Ahmad
Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Muhammad
al qubra <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Acheh
Merdeka <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; Pos Bali <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Che
Guevara <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL
PROTECTED]; arlan nur <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Saturday, November 29, 2008 2:36:36 AM
Subject: IRWANDI YUSUF USUL AMAN DIMOT MENJADI PAHLAWAN NASIONAL INDONESIA
http://serambinews.com/old/index.php?aksi=bacaberita&beritaid=59528&rubrik=1&kategori=2&topik=57
WAHAI IRWANDI YUSUF, JANGAN RISAU. APA SAHAJA YANG ENGKAU PINTA KEPADA JAWA
AKAN DIKABULKANNYA. ASALKAN ENGKAU TETAP MAHU MENJADI ABDI DALEM JAWA.
KALAUPUN TAHUN INI ATAU TAHUN DEPAN KAMU MINTA SUPAYA KAMU MENJADI PAHLAWAN
NASIONAL INDONESIA JAWA ITU, JUGA KAN DIKABULKANNYA DAN SETERUSNYA KAMU AKAN
DIBERIKAN SEGUNGGUK EMAS KALPATURU. YANG PENTING KAMU MASIH TERUS TETAP MENJADI
ABDI DALEM JAWA DAN TERUS TIDUR DI BAWAH BINGKAI NKRI SAMBIL BERMIMPI-MIMPI
KEDATANGAN BERHALA BURUNG GARUDA SAMBIL MENIUP-NIUP DAN MENDENDANGKAN SILA-SILA
PANCASILA.
SIAPA LAGI MAHU MENJADI PAHLAWAN NASIONAL INDONESIA JAWA ITU, SILAHKAN ANGKAT
TANGAN!!!!!!!!!!!
YANG BANGGA NAMANYA MENJADI PAHLAWAN NASIONAL INDONESIA JAWA ITU MAKA IA BUKAN
PAHLAWAN PERJUANGAN ACEH MERDEKA.
SEKIAN
________________________________
Dapatkan nama E-mel keutamaan anda!
Kini anda boleh @ymail.com dan @rocketmail.com.