Di dalam buku-buku pelajaran sejarah dan media massa nasional, beberapa tahun
sebelum terciptanya perdamaian di Nangroe Aceh Darussalam, kita sering
mendengar istilah pemberontakan rakyat Aceh atau pemberontakan Aceh
terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sejak zaman kekuasaan Bung Karno hingga presiden-presiden penerusnya, sejumlah
kontingen pasukan dari berbagai daerahterutama dari Jawadikirim ke Aceh
untuk memadamkan pemberontakan ini. Kita seakan menerima begitu saja istilah
pemberontakan yang dilakukan Aceh terhadap NKRI.
Baca Kelanjutannya