Itu seruan bal-am Indonesia agar pertikaian Israel - Palestina berakhir, benaran atau hanya sandiwara. Sebab sebetulnya Indonesia saja sama wataknya dengan Israel, menindas bangsa Acheh - Sumatra dan West Papua. Kalau Indonesia melalui mulut bal-amnya ikut campurtangan persoalan Palestina - Israel, umpama orang yang berlumuran kotoran hendak membersihkan orang lain, umpama orang yang tangannya masih berlumuran darah kaum dhuafa Acheh - Sumatra dan West Papua, mimpi hendak mendamaikan orang lain berkelahi.

Hai bal'am - bal'am Indonesia bercerminlah dulu siapa kalian sebetulnya. Hayatilah Puisi berikut ini:

MATA AIR ISLAM
(Karya hsndwsp)
 
Air adalah air
Engkau sumber kehidupan
Sa'at mentari memancarkan sinarnya
Engkau membumbung ke angkasa, mmenjadi awan
Dihembus angin kegunung
Hujan lebat turun di pegunungan
Mencebur ke sungai
Menggapai lautan
 
Air adalah air
Engkau beresensi
Tak pernah berhenti
Hidupmu penuh tantangan
Dihadang pepohonan
Dihadang bebatuan
Bendungan raksasa
 
Embun adalah embun
Penampilanmu mempesona
Engkau takpernah beresensi
Hidupmu sementara
Falsafah hidupmu hampa
Hidup untuk bekerja
Bekerja untuk makan
Makan untuk hidup
 
Wahai embun menceburlah ke sungai
Agar engkau hidup abadi
Ketika Sangsurya memancarkan sinarnya
Wajahmu mengundang pikiran yang aduhai
Namun tak lama setelah itu
Engkau lumer, tenggelam, musnah
Riwayatmu dilupakan
 
Engkau anjing serigala, tikus dan domba
Engkau pengisap darah manusia
Hidupmu penuh durjana
Licik seperti anjing
Rakus bagaikan serigala
Serakah, tamak seperti tikus
Menghambakan diri, tak berdaya macam domba
 
Mata air Islam
Engkau mulai dari Adam
Menempuh liku - liku yang panjang
Hidupmu penuh tantangan
Dihadang pepohonan
Dihadang bebatuan
Bendungan raksasa
 
Mata air Islam
Engkau bukan hero
Engkau bukan ratu adil
Engkau bukan Malaikat
Engkau Manusia teladan
Engkau adalah Utusan Tuhan
Engkau Imam dan Penyeru - penyeru kebenaran
 
Mata air Islam
Engkau bukan manusia supra
Engkau bukan manusia super
Engkau adalah model, teladan
Engkau penempuh jalan mendaki lagi sukar
Engkau pemimpin kaum dhu'afa
Engkau standarisasi
Engkau representant
Wakil Tuhan di Bumi
 
Adam bendunganmu Syaithan
Habil bendunganmu Qabil
Ibrahim bendunganmu Namrud
Musa bendunganmu Fir'aun, Hamman, Karun dan Bal'am
Harun bendunganmu Samiry
'Isa bendunganmu Kaisar - kaisar di Rhoma
Muhammad bendunganmu Abu Sofyan, Abu Jahal dan Lahab
'Ali bendunganmu Mu'awiyah bin Abi Sofyan
Hussein bendunganmu Yazid bin Mu'awiyah
Penyeru kebenaran bendunganmu basyar – basyar
 
Wahai embun menceburlah kesungai
Agar engkau hidup abadi
Agar engkau dapat menggapai lautan
Kembali keasalmu
Agar engkau tidak sekedar existensi
Terimalah seruan  Mata Air Islam

(alasytar, Acheh - Sumatra)




From: Tabaos Nusa Ina <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, December 30, 2008 3:13:57 PM
Subject: [ambon.com] MUI Serukan Boikot Produk Amerika

MUI Kian hari kian bertambah canggih!

-----------


KOMPAS
Selasa, 30 Desember 2008 | 20:38 WIB


MUI Serukan Boikot Produk Amerika

GETTY IMAGES/URIEL SINAI
Tentara dan tank tempur Israel berjaga-jaga di perbatasan Jalur
Gaza usai serangan udara menewaskan 228 warga Palestina,
Sabtu (27/12).

JAKARTA, SELASA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan kepada umat Islam di Indonesia untuk melakukan aksi boikot terhadap seluruh produk-porduk Amerika Serikat. Seruan ini disampaikan oleh salah satu Ketua Komisi Fatwa MUI, KH Ma'ruf Amin dalam perbincangan dengan Persda Network, Selasa (30/12).

Seruan ini, kata Ma'ruf dengan maksud agar Presiden Amerika Serikat yang baru, Barack Obama, tak lagi mengikuti jejak pendahulunya yang sebentar lagi digantikan, George W Bush yang tak bisa bersikap netral dalam menyelesaikan konflik Palestina dan Israel.

"Salah satu cara kita, bangsa Indonesia dalam ikut membantu menyelesaikan pertikaian Israel dan Palestina adalah dengan menekan Amerika Serikat. Kita boikot semua produk Amerika dalam upaya mendesak pemerintahan Barack Obama nanti untuk bisa secepatnya menyelesaikan konflik Israel dan Palestina. Kita semua tahu, konflik antara Israel dan Palestina ini sudah berkepanjangan dan sudah harus diakhiri secepatnya," kata Ma'ruf Amin.

Ia berharap, dengan adanya seruan boikot ini yang dilakukan oleh umat Islam Indonesia, Barack Obama tergugah hatinya, tidak lantas mengikuti pendahulunya dalam menyelesaikan masalah konflik Israel dan Palestina. Seruan ini, katanya lagi, juga didasari atas sikap keras kepala Israel terhadap rakyat Palestina.

"Israel itu keras kepala. Hanya dengan Amerika Serikat saja dia takut, seruan lembaga PBB saja, tidak dihiraukan karena Israel merasa dilindungi oleh negara besar, Amerika. Umat Islam Indonesia harus bisa mendesak Barak Obama untuk peduli dengan nasib rakyat Palestina," tandas KH Ma'ruf Amin.

YAT
Sumber : Persda Network



© 2008 KOMPAS.com — All rights reserved.






Kirim email ke