http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2009012800210648
Rabu, 28 Januari 2009
NASIONAL
JASA: Tarif Angkot-Bus di Aceh-Ambon Turun
BANDA ACEH (Lampost): Pengusaha angkutan kota (angkot) di Banda Aceh dan
Ambon sepakat menurunkan tarif penumpang antara lima sampai lima belas persen
terkait kebijakan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa
waktu lalu.
Ketua DPD Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Nanggroe Aceh
Darussalam (NAD) Zamzami Aly di Banda Aceh, Selasa (27-1), menyebutkan
penurunan tarif angkot (labi-labi, sebutan di Aceh) itu disepakati setelah
menerima saran dan masukan dari unsur pengusaha angkot dan pemerintah Aceh.
Selama ini, tarif penumpang angkot dengan jarak dekat dipungut Rp4.000
per orang, sedangkan pelajar dan mahasiswa Rp3.000 per-orang. Dalam keterangan
yang didampingi Ketua DPC Organda Banda Aceh, Ubaidillah, ia menyebutkan tarif
penumpang dinaikkan setelah pemerintah menaikkan harga BBM beberapa tahun lalu,
tapi kini harga BBM turun, maka ongkos disesuaikan.
Beberapa hari lalu, DPD Organda NAD juga telah mengumumkan penurunan
tarif angkutan penumpang umum bis antarkota antarprovinsi (AKAP) sebesar lima
sampai enam persen yang mulai berlaku pada 1 Februari 2009.
Seperti halnya di Banda Aceh, di Ambon, Wali Kota Ambon, Jopie Papilaja,
menegaskan tarif angkutan kota (angkot) turun 15 persen menyusul keputusan
pemerintah menurunkan kembali harga bahan bakar minyak (BBM) terhitung 15
Januari lalu.
"Ini berdasarkan pembahasan dan kesepakatan bersama antara Dinas
Perhubungan, Organda, dan DPRD Kota Ambon, hanya tinggal SK-nya disiapkan dan
saya segera tanda tangani," kata dia.
Tarif angkot yang berlaku di Ambon saat ini masih menggunakan tarif
dengan perhitungan harga premium Rp6.000 per liter dan solar Rp5.500 per liter,
yakni Rp2.400 per orang untuk umum dan Rp1.500 untuk pelajar dan mahasiswa
dengan jarak 0--10 kilometer.
Jika tarif baru diberlakukan, tarif angkot untuk jalur di pusat kota
Ambon akan turun menjadi Rp2.060 per orang dengan pembulatan Rp2.000 per orang,
sedangkan mahasiswa dan pelajar turun menjadi Rp1.000 per orang.ANT/N-1
<<bening.gif>>
