Rupanya saudara Vendra telah menjawannya maksud Haji Umar. Jadi pihak Acutlah 
atau yang sependapat dengannyalah sekarang untuk maju mengajukan bukti sebagai 
penggugat. Barulah setelah itu yang tergugat
akan mengklarifikasi bukti-bukti yang ada sembari menyuguhkan alibi dan bukti
tandingan bagi apa yang dituduhkan kepadanya. Silakan Acut! . . . .




________________________________
From: Vendra <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, July 21, 2009 4:46:00 AM
Subject: RE: [IACSF] Selamatkan Aceh dari Pengaruh Buruk Syiah

  
Saya melihat Syiah itu tertuduh, sebagaimana klaim anda bahwa
mazhab tersebut membahayakan Aceh. Jadi bukan kewajiban mereka untuk memaksakan
diri menyuguhkan dalil-dalil atau bukti kebenaran mereka, tapi pihak yang
menuduhlah yang mesti menghadirkan bukti!! Dimana2 dan dipengadilan manapun,
yang namanya penggugat harus menghadirkan bukti atas gugatannya, dan yang 
tergugat
akan mengklarifikasi bukti-bukti yang ada sembari menyuguhkan alibi dan bukti
tandingan bagi apa yang dituduhkan kepadanya. Begitu etikanya kak Cut…
 
Lagian saya sendiri tidak dapat mewakili mereka-mereka yang
Syiah untuk berdebat dengan anda! Sepertinya anda sedang menggiring perdebatan
ke alur yang lain dan berusaha memperbesar pertentangan- pertentangan Syiah dan
non-Syiah.. ini bukan saja berbahaya, namun seperti pengadilan inabstentia
(tanpa kehadiran atau sepengetahuan tergugat) yang menzalimi Syiah.
 
From:ia...@yahoogroups. com [mailto:IACSF@ yahoogroups. com] On Behalf Of mutia
aceh
Sent: Monday, July 20, 2009 7:52 PM
To: IACSF WAA
Subject: [IACSF] Selamatkan Aceh dari Pengaruh Buruk Syiah
 
  

Sebagai orang awam, saya tidak melihat syiah itu ancaman yang besar bagi Aceh. 
Begitu juga isu sekuler, pluralis, dll. Karena di aceh, kalaupun ada, jumlah 
mereka sedikit, dan mereka hanya bisa berkoar-koar di media. Namun, walau kecil 
dan gampang, syiah dan sekuler tetap saja harus diwaspadai, dan orang Aceh 
harus terjaga dengan ilmu. Karena bisa jadi ada orang yang terpengaruh, karena 
kekurangan ilmu. Orang2 yang terpengaruh biasanya belum betul-betul tahu bahwa 
Syiah itu sangat berbahaya. Memang ada sisi benar pada Syiah al-itsna asyariah, 
tapi bahaya mereka lebih besar.

InsyaAllah, saya paham betul Syiah Al-Itsna Asyariah. Untuk itu, saya bertanya 
pada Vendra yang mengatakan bahwa ia telah membaca buku2 syiah. Begitu juga 
saya bertanya pada Asytar yang mengatakan bahwa, "Saya menemukan kebenaran 
Syiah,"  kebenara apa saja yang anda temukan pada Syiah??? Oke pada syiah 
Al-Itsna asyariah ada sisi benarnya, tapi bahayanya lebih besar, sehingga, 
sebagai orang Aceh, kita harus menyelamatkan Aceh dari syiah ini. 

Cut orangnya terbuka. Tidak ngotot mempertahankan pendapat, tapi mendukung 
setiap kebenaran. Jika memang syiah itu membawa kebenaran, maka kalian harus 
membuktikannya. Jika tidak, maka cut inysaAllah memiliki banyak alasan untuk 
bersama-sama kita selamatkan aceh dari pengaruh buruk syiah.

Tidak bermaksud bantah-membantah, hanya ingin bersama mencari kebenaran, 
sehingga diskusi di milis ini benar-benar bisa menjadi amal baik yang turut 
memberaktan timbangan kebaikan di akhirat kelak. Amin ya rabbal alamin.  
 
   


      

Kirim email ke