http://www.gatra.com/artikel.php?id=128559


Ratusan Karyawan Freeport Tertahan

Timika, 22 Juli 2009 14:10
Sekitar 400 karyawan PT Freeport yang akan berangkat ke Tembagapura, Rabu siang 
(22/7), tertahan di mile 50 setelah konvoi bus mereka ke pertambangan ditembaki 
orang tak dikenal.

Sebuah sumber di Timika, Rabu membenarkan, ratusan karyawan Freeport itu 
diangkut dengan menggunakan 12 bus pengangkut karyawan.

Konvoi bus karyawan itu sekitar pukul 11.15 WIT diserang orang tak dikenal saat 
melintas di mile 51. Akibat serangan itu, konvoi kendaraan karyawan balik arah 
ke mile 50.

Selain kasus penyerangan itu, di ruas jalan Timika-Tembagapura juga terjadi 
kecelakaan lalu lintas.

PLT Kabid Humas Polda Papua AKBP Nurhabri ketika dihubungi mengakui adanya 
kedua insiden di wilayah kerja PT Freeport itu.

"Memang ada dua kasus yakni kecelakaan lalu lintas di mile 45 yang mencederai 
lima orang dan saat ini belum diketahui dengan pasti kondisi mereka karena 
masih ditangani tim medis RS Kuala Kencana, sedangkan kasus penembakan di mile 
51, belum diketahui ada korban atau tidak," kata AKBP Nurhabri.

Sumber lain menyatakan, kecelakaan di mile 45 menyebabkan satu anggota brimob 
tewas, yakni Bripka Ismail Todoho, dan empat lainnya luka-luka yakni Lettu 
Sriono dari Brigif dan Pratu Triono dari Yon 754.

Kemudian Petrus Uluhayanan, anggota brimob, dan Patrik Tabi. Mereka saat ini 
masih ditangani tim medis di RS Kuala Kencana. Para korban itu menggunakan 
mobil LWB dengan no lambung 01-3498 milik PT Freeport. [TMA, Ant] 

Kirim email ke