http://www.serambinews.com/news/view/22992/tiga-warga-negara-iranitangkap-di-aceh-barat

31 Januari 2010, 14:17
Tiga Warga Negara Iranitangkap di Aceh Barat
* Didasari Laporan Pemilik Warung di Teunom
Utama 
MEULABOH - Tiga warga negara Iran, Sabtu (30/1) sore ditangkap aparat 
kepolisian jajaran Polres Aceh Barat ketika ketiganya sedang dalam perjalanan 
dari Banda Aceh ke Meulaboh. Penangkapan itu dilakukan polisi untuk 
menindaklanjuti laporan seorang pemilik warung di Teunom, Kabupaten Aceh Jaya 
yang sempat disinggahi oleh ketiga warga asing itu untuk makan siang, kemarin.

Informasi dari berbagai sumber yang diperoleh Serambi, termasuk dari pihak 
kepolisian, ketiga warga negara Iran itu masing-masing bernama Mohammad Qhali 
(56), Ghorban Kham (21), dan Behroooz (39). Ketiganya berangkat dari Banda Aceh 
tujuan Meulaboh dengan menggunakan mobil Xenia. Namun sejauh ini belum 
diketahui misi yang dijalankan oleh ketiganya.

Dalam perjalanan itu, ketiganya dilaporkan sempat singgah di sebuah warung nasi 
di Teunom, Kabupaten Aceh Jaya untuk makan siang. Namun setelah ketiga warga 
asing itu meninggalkan warung, pemilik warung mengaku kehilangan uang dan 
mencurigai 'tamu'-nya yang melakukan kejahatan tersebut.

Pemilik warung melaporkan kasus kehilangan uang itu ke Polsek Teunom, termasuk 
tersangka yang dicurigai. Polisi di jajaran Polres Persiapan Aceh Jaya 
melakukan koordinasi antarpolres sehingga beberapa saat kemudian, ketiga warga 
asing asal Iran itu ditangkap oleh aparat Polsek Samatiga, Aceh Barat.

Hingga sore kemarin, ketiganya masih diamankan di Mapolsek Samatiga untuk 
dimintai keterangan. Namun akibat kendala bahasa, belum banyak informasi yang 
didapat polisi, termasuk belum diketahui apakah ketiga warga asing itu sudah 
tahu alasan mereka diperiksa atau belum.apolres Aceh Barat, AKBP Djoko Widodo 
MSi melalui Kasat Intel AKP Zainuddin kepada Serambi membenarkan pihaknya 
mengamankan tiga warga negara Iran atas dugaan kejahatan yang dilaporkan oleh 
seorang pemilik warung di Teunom.

Kapolres Aceh Barat menyarankan agar kasus ini ditanyakan ke Polsek Teunom atau 
langsung ke Polres Persiapan Aceh Jaya agar semuanya menjadi jelas, karena 
kasusnya terjadi di wilayah hukum Aceh Jaya. Kapolres Persiapan Aceh Jaya, 
Kompol Hasanuddin melalui Kasat Intel Iptu Jon Damanik membenarkan ada tiga 
warga negara asing diamankan di Mapolsek Samatiga, Polres Aceh Barat. 
"Ketiganya dimintai keterangan apakah benar terlibat kejahatan seperti 
dilaporkan seorang pemilik warung di Teunom atau tidak. Untuk proses 
pemeriksaan selanjutnya, ketiganya akan kita bawa ke Calang dulu," kata 
Hasanuddin.asat Intel Polres Persiapan Aceh Jaya menambahkan, sejauh ini belum 
bisa dipastikan apakah ketiga warga asing itu terlibat kejahatan atau tidak. 
"Masih perlu pemeriksaan secara mendalam, apakah uang di warung itu sudah 
duluan hilang atau memang melibatkan ketiga warga asing tersebut.(riz) 

Kirim email ke