Njan meuka geumusu tgk Oslo, kabeh gaih paleh Acheh masanjoe. Njankeuh atra lahe lam geureuda puntjasilap. Bhai tanoh blang padang dan 10 milyar per anggeta RPDA peue kaseungap, ohnaka. Kiban peuneutoh keuneulheueh?
________________________________ From: Syahrul Harun <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tue, February 16, 2010 5:48:23 PM Subject: RE: |IACSF| Bls: «PPDi» Ulama Kecam Kontes Waria Aceh Meunyo kana duta kaom nabi luut di aceh .kameutamah maju bacut teuk aceh.teuserah bak .W.H. lah ________________________________ To: ia...@yahoogroups. com From: matamamplam_ 7...@yahoo. co.id Date: Tue, 16 Feb 2010 13:31:56 +0800 Subject: Re: |IACSF| Bls: «PPDi» Ulama Kecam Kontes Waria Aceh MasyaAllah.. Aceh sudah ada duta dari golongan bangsa Sodom.... --- Pada Sel, 16/2/10, X C <xc...@yahoo. com.sg> menulis: >Dari: X C <xc...@yahoo. com.sg> >Judul: Re: |IACSF| Bls: «PPDi» Ulama Kecam Kontes Waria Aceh >Kepada: ia...@yahoogroups. com >Tanggal: Selasa, 16 Februari, 2010, 11:09 AM > > > >Hana masalah kontes waria ka meutamah duta Aceh saboeh tuek, duta Naggroe Aceh >pih hana mupat lom, kadang cit ka sisat di Bangla. pu tengku tengku KPA le >yang ka juet kue waria cit lhueh teken dame?. > >saluem sibak rukok tuek. > > > > > > > >--- On Mon, 15/2/10, mukhsin rizal <mukhsin_rizal@ yahoo.com> wrote: > > >>From: mukhsin rizal <mukhsin_rizal@ yahoo.com> >>Subject: Re: |IACSF| Bls: «PPDi» Ulama Kecam Kontes Waria Aceh >>To: ia...@yahoogroups. com >>Date: Monday, 15 February, 2010, 6:59 PM >> >> >> >>Bagaimana melihat persoalan ini, sebaiknya dikaji dulu bagaimana proses >>perizinannya. apakah pemerintah Aceh memberikan izin ? kalo pemerintah Aceh >>memberikan izin untuk kontes tersebut bolehlah pemerintah Aceh disalhkan. >> >>anda tau tidak bagaimana suatu kegiatan itu dapat dilaksanakan ? >>jadi ada kegiatan yang ilegal dan ada kegiatan yang legal. yang menjadi hal >>menarik adalah mengkambing putihkan Pemerintah Aceh. >> >>seharusnya kita melihat bagaimana Aceh ini kita bangun dengan menghargai >>kebebasan berpendapat. tetapi bangunan tersebut harus memberikan nilai yang >>objektif, komunikasi saat sekarang yang sering dilakukan adalah membangun >>komunikasi dengan claim-claim yang membuat aceh ini kacau, misal para pihak >>yang berwenang terhadap pengamanan suatu kegiatan maka wilayahnya adalah >>pengamanan, para pihak pemberi izin kegiatan maka wilayah dia juga merupakan >>hanya bagian perizinan saja, dan ulama sebagai orang yang sangat dihargai >>kiranya peran beliau terus saja pada ke ahlian masing-masing. >> >>kalaulah ranah yang kita mainkan bukan keahlian atau kita sendiri kurang tahu >>maka hasilnya adalah persetruan atau gejolak kecil akan bangkit dari >>pernyataan kita yang mengecam orang tidak tau menahu, benar pemerintah Aceh >>harus mengambil tindakan tetapi perlu di ingat bahwa prinsip hukum lebih baik >>melepaskan orang yang bersalah dari pada menghukum orang yang tidak bersalah. >> >>salam damai >> >>--- On Mon, 2/15/10, muhammad dahlan <tang...@yahoo. com> wrote: >> >> >>>From: muhammad dahlan <tang...@yahoo. com> >>>Subject: Re: |IACSF| Bls: «PPDi» Ulama Kecam Kontes Waria Aceh >>>To: ia...@yahoogroups. com >>>Date: Monday, February 15, 2010, 7:30 PM >>> >>> >>> >>>Itu pertanda, bahwa lembaga pemerintah Aceh dan pejabat2 di Aceh termasuk >>>RRI tidak menerti Islam dan tidak menghargai lagi keberadaan Ulama di tanah >>>rencong. >>> >>>Di lain pihak, mereka mencoba memperolok-olok syariat Islam yang nota-bene >>>sedang diperlakukan di Aceh. >>> >>> >>> >>> >>>--- On Mon, 15/2/10, chairuddin as-soujal <souja...@yahoo. co.id> wrote: >>> >>> >>>>From: chairuddin as-soujal <souja...@yahoo. co.id> >>>>Subject: |IACSF| Bls: «PPDi» Ulama Kecam Kontes Waria Aceh >>>>To: "Ppdi" <p...@yahoogroups. com>, "iacsf" <ia...@yahoogroups. com> >>>>Received: Monday, 15 February, 2010, 8:26 AM >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> ________________________________ Dari: sunny <am...@tele2. se> >>>>Kepada: p...@yahoogroups. com >>>>Terkirim: Ming, 14 Februari, 2010 19:58:10 >>>>Judul: «PPDi» Ulama Kecam Kontes Waria Aceh >>>> >>>>Hadist Nabi saw: "Rasulullah saw mengutuk orang-orang lelaki yang meniru >>>>orang-orang perempuan dan orang-orang perempuan yang meniru orang laki-laki" >>>>(HR.Bukhari) .... >>>>"Rasulullah saw mengutuk orang laki-laki yang memakai pakaian seperti >>>>pakaian orang perempuan, dan mengutuk orang perempuan yang memakai pakaian >>>>seperti pakaian laki-laki". (HR.Abu Daud) >>>> >>>>Ulama Kecam Kontes Waria Aceh >>>>Minggu, 14 Pebruari 2010 17:47 WIB >>>>Banda Aceh (ANTARA News) - Kalangan ulama Aceh mengecam keras kontes waria >>>>yang diselenggarakan di aula LPP RRI Banda Aceh, Sabtu malam (13/2), >>>>demikian Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk Faisal Ali di Banda >>>>Aceh, Minggu. >>>> >>>>"Kami mengecam keras pelaksanaan kontes waria dan tindakan itu telah >>>>menodai pelaksanaan syariat Islam di Aceh," kata Faisal. >>>> >>>>Ia menyatakan, kontes itu tidak pantas dilakukan karena perbuatan tersebut >>>>jelas-jelas bertentangan dengan syariat Islam yang berlaku menyeluruh di >>>>provinsi berjuluk "Serambi Mekah" itu. >>>> >>>>"Kontes itu, apapun alasannya jelas bertentangan dengan Syariat Islam dan >>>>kita berharap para pihak untuk mempertanggungjawab kan terhadap kegiatan >>>>yang bertentangan dengan adat dan budaya serta agama Islam tersebut," >>>>katanya. >>>> >>>>Dalam Islam, demikian Ketua Dewan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Aceh >>>>ini, tidak ada istilah "waria" tapi yang ada "khuntsa" dan adalah haram >>>>jika laki-laki menyerupai wanita dan sebaliknya. >>>> >>>>"Artinya, waria itu buatan manusia yakni laki-laki menyerupai perempuan, >>>>sementara `khuntsa` yang ada dan diakui dalam Islam karena itu adalah >>>>ciptaan Allah SWT. Kalau waria itu adalah perbuatan yang melanggar kodrat >>>>Tuhan," katanya. >>>> >>>>Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Darmuda juga >>>>mengecam kontes waria itu. >>>> >>>>"Kita juga mengecam dan tidak menoleransi digelarnya kontes waria apapun >>>>alasannya jelas bertentangan dengan mayoritas penduduk Aceh yang Islami," >>>>katanya. >>>> >>>>Dalam kontes yang digelar di aula RRI Sabtu malam itu, Angga alias Zifana >>>>Lestisia (19) asal kota Lhokseumawe, terpilih menjadi Duta Aceh.(*) >>>> >>>>________________________________ Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. >>>>Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! >>> >>> ________________________________ >>>Yahoo!7: Catch-up on your favourite Channel 7 TV shows easily, legally, and >>>for free at PLUS7. Check it out. >>> >>> >> > ________________________________ New Email names for you! >Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. >Hurry before someone else does! > > ________________________________ Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis) ________________________________ Få mer ut av Windows Live™ med Internet Explorer® 8. Oppgrader nettleseren.
