Perhatikanlah bagaimana kebohongan pihak kakitangan penjajah Hindunesia 
dimana-mana. Diacheh mereka mulai menghembuskan isue teroris agar dapat 
mengirim banyak tentara ke Acheh - Sumatra. Ironisnya Irwandi, Gubernur 
Hindunesia di Acheh merasa tenang-tenang saja. Banyak rakyat Acheh yang mati 
satupersatu paska MoU Helsinki di tangan tentara dan polisi tetapi Irwandi cs 
masih saja mementingkan perdamaian. Perdamaian apakah itu yang menciderai 
sebahagian rakyat dan menguntungkan sebahagian yang lain hingga tidak sadar 
lagi mana musuh mereka yang sesungguhnya. Secara ideologis itu bukan perdamaian 
tapi penyerahan diri kepada musuh. Penguasa di Acheh sekarang sepertinya tidak 
berbeda dengan sepakterjang penguasa sebelumnya. Keamananpun bukan keamanan 
yang sesungguhnya dapi keamanan dipasung.  Pahamkah anda, Irwandi cs yang 
dimaksudkan KEAMANAN DIPASUNG?

Angku, Acheh - Sumatra





Oleh : WPToday
Mulia, WPToday –
Pernyatan Juru Bicara Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal Edward
Aritonang, bahwa “Ada indikasi Organisasi Papua Merdeka” sebagai pelaku 
pembunuhan Anggota Brimob Sahrul Mahulau dibantah
Jubir Komando Tertinggi Militer Revolusi Papua Barat (KTMRPB),
Iringgame Tabuni. “Stop tuduh kami!,” tegas Tabuni ketika dikonfirmasi
WPToday beberapa jam lalu.
Ia
menilai, pernyataan Aritonang adalah pembodohan publik dan ungkapan
ketakutan terhadap pelaku pembunuhan Sahrul yang sebenarnya yaitu TNI.
“Anak buahnya saja sudah menyebut TNI
sebagai pelaku berdasarkan bukti-bukti yang ada, sementara dia
(Aritonang-Red) masih berusaha putar-balik fakta dengan mengembangkan
tuduhan terhadap kami, ini pembodohan publik sekaligus sikap pengecut
yang sangat sangat memalukan,” pungkas Iringgame Tabuni.
Menurut Iringgame Tabuni, tuduhan
terhadap OPM merupakan sesuatu yang tidak benar dan mengada-ada karena
kejadian saat itu terjadi di dalam Kota Mulia. “Mana mungkin ada
anggota kami yang bisa masuk berkeliaran bebas di dalam Kota dan
melakukan pembunuhan terhadap anggota Polisi di tengah-tengah
masyarakat dan dekat dengan pusat-pusat instalasi Militer,” ungkapnya
bernada heran.
Jubir KTMRPB yang merupakan jebolan
salah satu Perguruan Tinggi di Jakarta itu juga menghimbau kepada
masyarakat untuk tetap mewaspadai rekayasa-rekayasa pembunuhan oleh TNI
maupun Polri yang akan dilakukan berturut-turut di Puncak Jaya untuk
menciptakan teror dalam rangka menjebak  Gen. Goliath Tabuni.
Pembunuhan sadis  terjadi di Mulia,
Kab. Puncak Jaya, Papua, Senin (15/02) lalu. Seorang anggota Brimob
bernama Sahrul Mahulau (23) tewas dikampak di bagian leher oleh seorang
yang, oleh beberapa saksi mata, diidentifikasi sebagai anggota TNI yang
menyamar. Pelaku kemudian merampas senjata SS1 dari tangan korban
beserta amnunisinya yang berjumlah sekitar 20 butir.***



________________________________
From: Everistus Kayep <[email protected]>
To: SIMPA Group <[email protected]>; Komunitas Papua 
<[email protected]>; OTTIS Group <[email protected]>; Kuskus 
Group <[email protected]>; Pembebasan Papua 
<[email protected]>; Westpac Revolution 
<[email protected]>; MuyuNet <[email protected]>
Sent: Sun, February 21, 2010 12:33:26 PM
Subject: KOMUNITAS  PAPUA Fw: [wptoday] Iringgame Tabuni : Stop Tuduh Kami!

  
Baku tuduh rame sudah...

E


--- On Sun, 2/21/10, wptoday_hq <wptoday...@yahoo. com> wrote:


>From: wptoday_hq <wptoday...@yahoo. com>
>Subject: [wptoday] Iringgame Tabuni : Stop Tuduh Kami!
>To: wpto...@yahoogroups .com
>Date: Sunday, February 21, 2010, 3:26 AM
>
>
>>
>
>
>
>  >
>
> 
>>      
> 
>18 Februari 2010 – 10:13 am
>>Oleh : WPToday
>
>>Mulia, WPToday – Pernyatan Juru Bicara Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal 
>>Edward Aritonang, bahwa "Ada indikasi Organisasi Papua Merdeka" sebagai 
>>pelaku pembunuhan Anggota Brimob Sahrul Mahulau dibantah Jubir Komando 
>>Tertinggi Militer Revolusi Papua Barat (KTMRPB), Iringgame Tabuni. "Stop 
>>tuduh kami!," tegas Tabuni ketika dikonfirmasi WPToday beberapa jam lalu.
>
>http://wptoday. wordpress. com/2010/ 02/18/iringgame- tabuni-stop- tuduh-kami/
>
> 

 


      

Kirim email ke