Hizbullah: Kami Tak Gentar Hizbullah: Kami Tak Gentar Mohammad Raad, Ketua Fraksi HizbullahKetua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Mohammad Raad mengungkapkan kesiapan para pejuang Hizbullah untuk menghadapi kemungkinan serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Lebanon. Seperti dilansir wartawan IRIB, Mohammad Raad hari Kamis (20/5) mengatakan, Israel tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memerangi kami dan kamipun siap untuk kembali mengulang kemenangan atas musuh ini. Seraya menyinggung latihan perang Israel yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan lokal di Lebanon Selatan, Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon ini menambahkan, latihan ini sengaja digelar untuk menakut-nakuti warga dan menebar perselisihan di tengah berbagai faksi dan kelompok di Lebanon. Dulu Israel, anakmasnya AS dengan leluasa menteror pihakmanapun di Timur Tengah akan tetapi sekarang mereka sudah mulai berpikir kenapa mereka melakukan hal-hal yang tidak manusiuawi. Ini adalah opini penulis dimana perlu kita pertanyakan apa yang membuat pihak Israel tidak leluasa lagi beraksi di Timur Tengah? Jawabannya siapa lagi penyebabnya kalau bukan tentara-tentara Allah (baca Hizbullah). . . . . . . .Mereka itulah tentara-tentara Allah. Tidakkah kamu ketahui sesungguhnya tentara-tentara itulah yang mendapat kemenangan (QS, al Mujadalah 22) Berita IRIB: Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Mohammad Raad mengungkapkan kesiapan para pejuang Hizbullah untuk menghadapi kemungkinan serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Lebanon. Seperti dilansir wartawan IRIB, Mohammad Raad hari Kamis (20/5) mengatakan, Israel tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memerangi kami dan kamipun siap untuk kembali mengulang kemenangan atas musuh ini. Hizbullah: Kami Tak Gentar Mohammad Raad, Ketua Fraksi HizbullahKetua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Mohammad Raad mengungkapkan kesiapan para pejuang Hizbullah untuk menghadapi kemungkinan serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Lebanon. Seperti dilansir wartawan IRIB, Mohammad Raad hari Kamis (20/5) mengatakan, Israel tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memerangi kami dan kamipun siap untuk kembali mengulang kemenangan atas musuh ini. Seraya menyinggung latihan perang Israel yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan lokal di Lebanon Selatan, Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon ini menambahkan, latihan ini sengaja digelar untuk menakut-nakuti warga dan menebar perselisihan di tengah berbagai faksi dan kelompok di Lebanon. Hizbullah: Kami Tak Gentar Mohammad Raad, Ketua Fraksi HizbullahKetua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Mohammad Raad mengungkapkan kesiapan para pejuang Hizbullah untuk menghadapi kemungkinan serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Lebanon. Seperti dilansir wartawan IRIB, Mohammad Raad hari Kamis (20/5) mengatakan, Israel tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memerangi kami dan kamipun siap untuk kembali mengulang kemenangan atas musuh ini. Seraya menyinggung latihan perang Israel yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan lokal di Lebanon Selatan, Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon ini menambahkan, latihan ini sengaja digelar untuk menakut-nakuti warga dan menebar perselisihan di tengah berbagai faksi dan kelompok di Lebanon. Hizbullah: Kami Tak Gentar Mohammad Raad, Ketua Fraksi HizbullahKetua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Mohammad Raad mengungkapkan kesiapan para pejuang Hizbullah untuk menghadapi kemungkinan serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Lebanon. Seperti dilansir wartawan IRIB, Mohammad Raad hari Kamis (20/5) mengatakan, Israel tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memerangi kami dan kamipun siap untuk kembali mengulang kemenangan atas musuh ini. Seraya menyinggung latihan perang Israel yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan lokal di Lebanon Selatan, Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon ini menambahkan, latihan ini sengaja digelar untuk menakut-nakuti warga dan menebar perselisihan di tengah berbagai faksi dan kelompok di Lebanon. Mohammad Raad, Ketua Fraksi HizbullahKetua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Mohammad Raad mengungkapkan kesiapan para pejuang Hizbullah untuk menghadapi kemungkinan serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Lebanon. Seperti dilansir wartawan IRIB, Mohammad Raad hari Kamis (20/5) mengatakan, Israel tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memerangi kami dan kamipun siap untuk kembali mengulang kemenangan atas musuh ini. Seraya menyinggung latihan perang Israel yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan lokal di Lebanon Selatan, Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon ini menambahkan, latihan ini sengaja digelar untuk menakut-nakuti warga dan menebar perselisihan di tengah berbagai faksi dan kelompok di Lebanon. Mohammad Raad, Ketua Fraksi HizbullahKetua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Mohammad Raad mengungkapkan kesiapan para pejuang Hizbullah untuk menghadapi kemungkinan serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Lebanon. Seperti dilansir wartawan IRIB, Mohammad Raad hari Kamis (20/5) mengatakan, Israel tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memerangi kami dan kamipun siap untuk kembali mengulang kemenangan atas musuh ini. Seraya menyinggung latihan perang Israel yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan lokal di Lebanon Selatan, Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon ini menambahkan, latihan ini sengaja digelar untuk menakut-nakuti warga dan menebar perselisihan di tengah berbagai faksi dan kelompok di Lebanon. Hizbullah: Kami Tak Gentar Mohammad Raad, Ketua Fraksi HizbullahKetua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Mohammad Raad mengungkapkan kesiapan para pejuang Hizbullah untuk menghadapi kemungkinan serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Lebanon. Seperti dilansir wartawan IRIB, Mohammad Raad hari Kamis (20/5) mengatakan, Israel tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memerangi kami dan kamipun siap untuk kembali mengulang kemenangan atas musuh ini. Seraya menyinggung latihan perang Israel yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan lokal di Lebanon Selatan, Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon ini menambahkan, latihan ini sengaja digelar untuk menakut-nakuti warga dan menebar perselisihan di tengah berbagai faksi dan kelompok di Lebanon. Hizbullah: Kami Tak Gentar Mohammad Raad, Ketua Fraksi HizbullahKetua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Mohammad Raad mengungkapkan kesiapan para pejuang Hizbullah untuk menghadapi kemungkinan serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Lebanon. Seperti dilansir wartawan IRIB, Mohammad Raad hari Kamis (20/5) mengatakan, Israel tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memerangi kami dan kamipun siap untuk kembali mengulang kemenangan atas musuh ini. Seraya menyinggung latihan perang Israel yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan lokal di Lebanon Selatan, Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon ini menambahkan, latihan ini sengaja digelar untuk menakut-nakuti warga dan menebar perselisihan di tengah berbagai faksi dan kelompok di Lebanon. Hizbullah: Kami Tak Gentar Mohammad Raad, Ketua Fraksi HizbullahKetua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Mohammad Raad mengungkapkan kesiapan para pejuang Hizbullah untuk menghadapi kemungkinan serangan terbaru rezim Zionis Israel ke Lebanon. Seperti dilansir wartawan IRIB, Mohammad Raad hari Kamis (20/5) mengatakan, Israel tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memerangi kami dan kamipun siap untuk kembali mengulang kemenangan atas musuh ini. Seraya menyinggung latihan perang Israel yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan lokal di Lebanon Selatan, Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon ini menambahkan, latihan ini sengaja digelar untuk menakut-nakuti warga dan menebar perselisihan di tengah berbagai faksi dan kelompok di Lebanon. Seraya menyinggung latihan perang Israel yang berbarengan dengan pelaksanaan pemilihan lokal di Lebanon Selatan, Ketua Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon ini menambahkan, latihan ini sengaja digelar untuk menakut-nakuti warga dan menebar perselisihan di tengah berbagai faksi dan kelompok di Lebanon Media Bandingkan Perlakuan Manusiawi Iran dan Klaim AS Kebijakan Republik Islam Iran yang mengizinkan ibu dari tiga warga AS tersangka mata-mata untuk menjenguk anak mereka di Tehran disoroti secara tajam oleh sejumlah media massa di dunia. Pemberitaan tentang kebijakan Iran yang manusiawi bertolak belakang dengan tindakan pemerintah AS yang tidak mengenal makna kemanusiaan dalam memperlakukan para tahanan termasuk mereka yang ditahan tanpa kesalahan yang jelas. Beberapa warga Iran saat ini mendekam dalam tahanan AS setelah pihak keamanan negara itu menculik mereka dari berbagai tempat tanpa kesalahan yang bisa dibuktikan. Para tahanan itu diperlakukan tidakmanusiawi oleh pihak keamanan AS. Di Iran, tiga warga AS ditahan sejak Juli 2009 dengan tuduhan awal masuk secara ilegal ke dalam wilayah Iran. Setelah mengembangkan penyelidikan terhadap ketiga warga AS itu, pihak intelijen Iran memperoleh banyak bukti bahwa ketiganya masuk secara sengaja ke dalam wilayah Iran untuk keperluan spionase. Meski demikian, pemerintah Iran dengan mempertimbangan asas kemanusiaan mengizinkan ibu ketiga tahanan itu untuk menjenguk anak-anak mereka di Tehran. Kepada orang tua mereka para tahanan mengakui perlakuan baik yang mereka terima dalam tahanan di Iran. http://indonesian.irib.ir/index.php/agama/muharram.html http://en.wikipedia.org/wiki/Mahmoud_Ahmadinejad http://achehkarbala.blogspot.com/2009/09/esensi-haji-2.html Media Bandingkan Perlakuan Manusiawi Iran dan Klaim AS Kebijakan Republik Islam Iran yang mengizinkan ibu dari tiga warga AS tersangka mata-mata untuk menjenguk anak mereka di Tehran disoroti secara tajam oleh sejumlah media massa di dunia. Pemberitaan tentang kebijakan Iran yang manusiawi bertolak belakang dengan tindakan pemerintah AS yang tidak mengenal makna kemanusiaan dalam memperlakukan para tahanan termasuk mereka yang ditahan tanpa kesalahan yang jelas. Beberapa warga Iran saat ini mendekam dalam tahanan AS setelah pihak keamanan negara itu menculik mereka dari berbagai tempat tanpa kesalahan yang bisa dibuktikan. Para tahanan itu diperlakukan tidakmanusiawi oleh pihak keamanan AS. Di Iran, tiga warga AS ditahan sejak Juli 2009 dengan tuduhan awal masuk secara ilegal ke dalam wilayah Iran. Setelah mengembangkan penyelidikan terhadap ketiga warga AS itu, pihak intelijen Iran memperoleh banyak bukti bahwa ketiganya masuk secara sengaja ke dalam wilayah Iran untuk keperluan spionase. Meski demikian, pemerintah Iran dengan mempertimbangan asas kemanusiaan mengizinkan ibu ketiga tahanan itu untuk menjenguk anak-anak mereka di Tehran. Kepada orang tua mereka para tahanan mengakui perlakuan baik yang mereka terima dalam tahanan di Iran.
