CIA: Rezim Zionis Israel Tidak Bertahan Lama Lagi 
http://indonesian.irib.ir/index.php/berita/headline/23043.html



(IRIB NEWS)-Dinas Rahasia Amerika Serikat (CIA) dalam laporan terbarunya 
memperkirakan bahwa rezim Zionis Israel akan runtuh dalam 20 tahun mendatang. 
Dalam Laporan yang sebagian informasinya bocor ke tangan media itu disebutkan 
bahwa CIA ragu rezim Zionis Israel dapat bertahan hingga 20 tahun mendatang. 
Disebutkan pula bahwa proyek pembentukan dua pemerintahan di Palestina oleh 
rezim Zionis tidak akan terlaksana. Bahkan akan terbentuk sebuah pemerintahan 
demokratis yang di dalamnya rakyat Palestina akan mengenyampingkan seluruh 
perbedaan mazhab dan etnis serta memiliki hak dan kebebasan yang sejajar. 
Pembentukan pemerintahan tersebut dinilai sebagai satu-satunya solusi adil 
dalam menyelesaikan krisis Palestina. Namun pada saat yang sama, laporan CIA 
itu juga menambahkan bahwa hal itu tidak mungkin terealisasi tanpa pemulangan 
para pengungsi Palestina ke tanah air mereka. 
Dalam laporan yang seharusnya hanya diketahui beberapa pejabat tinggi Amerika 
saja itu, juga diperkirakan kepulangan para pengungsi Palestina akan berdampak 
pada gelombang eksodus dua juta Zionis ke Amerika Serikat dalam 15 tahun 
mendatang. 
Saat ini saja lebih dari 500 ribu Zionis di Israel memegang paspor Amerika 
Serikat yang 300 ribu di antaranya akan bermukim di California. Sementara warga 
Zionis yang belum memiliki paspor Amerika tengah berupaya mendapatkannya. 
Dalam hal ini, Franklin Lamb, pakar hukum internasional dalam wawancaranya 
dengan Press TV mengatakan, "Upaya warga Zionis untuk mendapatkan paspor 
Amerika Serikat dikarenakan mereka mengetahui nasib yang akan menimpa rezim 
Zionis Israel." 
"Amerika Serikat tidak dapat terus bergerak melawan arus sejarah dan 
melanjutkan dukungannya terhadap rasisme Israel," tutut Lamb. 
CIA sebelumnya pernah memprediksikan runtuhnya Uni Soviet dan kali ini lembaga 
tersebut memperkirakan berakhirnya impian Israel soal "negeri yang dijanjikan". 
Lambat atau cepat peristiwa itu akan terjadi. (IRIB/MZ)
 
http://indonesian.irib.ir/index.php/berita/headline/23043.html


      

Kirim email ke