PEUE NA SALAH TAGEULAWA AWAK TERHORMATNJAN NGEN GEULAWA BAK REUDEUEP TGK MATANG 
LADA?
Sejak dari seokarno sampai yudhoyono tidak pernah ada perobahan dari dewan 
penipu rakyat itu. Mereka mengelabui rakyat jelata melalui juru bicara seperti 
dibawah ini. Kalau Acheh tidak merdeka semuanya omong-kosong. Tak usah sok 
ilmiah menulis sigantang tabu bak internet hanya untuk perut konconya doang. 
Yang jelas Acheh berhasil ditipu untuk sekian kali. Mengapa Acheh selalu dengan 
mudah tertipu?  Jawabnya meunjeb hana pencuri dalam, mustahil pencuri lua 
djidjak tjeumeutjue u Acheh-Sumatra. . . . . . .Djadi leubeh paleh peuntjuri 
dalam, hana djitheedroedjih.

Kheun tgk Hasan: "Leumo dum di Acheh ditarek langai jawa", ah ah ah.





________________________________
From: Acheh Watch <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Sent: Wed, July 21, 2010 8:57:22 PM
Subject: [Lantak] HT:  "Ureuëng njang paléng bahaja keu geutajoe nakeuh - djawa 
keumah djipeugot urg atjèh seutotdjih nibak seutot geutanjoe. Mantong na urg 
atjèh njang tém djeuët keu kulidjih, keu sidadudjih, keu gubernurdjih, keu 
bupatidjih, keu tjamatdjih, dll. Mantong na biëk droëteuh njang djak djôk dan 
peusah nanggroe atjèh keu djawa!" 


  
21st 2010, 15:55
Enam Anggota DPRA ke Eropa
* M Yunus Ilyas: Saya tidak Berangkat
Kutaraja
BANDA ACEH - Sebanyak enam dari tujuh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh 
(DPRA) yang sebelumnya tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja I) pembahasan APBA 
2010, Rabu (21/7) dikabarkan berangkat ke luar negeri. Negara yang dituju 
antara 
lain Prancis, Belanda, dan terakhir singgah di Turki. 

Informasi yang diperoleh Serambi, jadwal keberangkatan mantan anggota Pokja I 
ini sudah dipersiapkan sejak dua minggu lalu. Sebuah sumber menyebutkan, 
sebelum 
berangkat, seorang pejabat di Biro Keistimewaan dan Kesra Setda Aceh meminta  
anggota dewan yang ingin berangkat untuk menyiapkan dokumen berupa paspor, 
print 
out rekening bank, serta keperluan lain. 

Beberapa anggota DPR Aceh yang ditemui Serambi kemarin, membenarkan tentang 
keberangkatan enam anggota dewan itu ke luar negeri. Bahkan ada yang 
berpendapat, keberangkatan orang-orang ini ke Eropa menyalahi komitmen antara 
pimpinan dan anggota Dewan bahwa tidak ada yang ke luar daerah, apalagi ke luar 
negeri, pada saat ada agenda mendesak di Dewan. 

Sebuah sumber menyebutkan, keenam anggota Dewan yang berangkat ke Eropa adalah, 
Ramli Sulaiman, Ermiadi, Ilham Ilyas Leube, Yahya Abdullah (F-PA), Mahyaruddin 
(PKS), dan Zuriat Suparjo (F-PG). Sedangkan, M Yunus Ilyas dari Fraksi Partai 
Demokrat tidak berangkat. “Beliau dari awal menyatakan tidak berangkat,” ujar 
sumber.

Wakil Ketua DPR Aceh Bidang Pemerintahan, Amir Helmi, yang ditanyai terpisah 
membenarkan keberangkatan beberapa anggota Dewan  ke luar negeri. Helmi mengaku 
sudah mendapat laporan terkait hal tersebut secara lisan. “Mereka lapor secara 
lisan, tetapi kalau tertulis mungkin ditujukan ke Ketua DPRA. Informasi yang 
saya dapat, dana keberangkatan tidak menggunakan uang Sekretariat Dewan,” 
ujarnya.

Tidak berangkat
Ditemui terpisah, anggota Fraksi Partai Demokrat, M Yunus Ilyas mengakui sudah 
mendapat informasi bahwa mantan anggota dewan yang tergabung dalam Pokja I akan 
ke Eropa bersama-sama pihak eksekutif. Yunus mengatakan, ia memutuskan tidak 
berangkat karena ada kegiatan lain yang lebih penting, yaitu rapat dengan mitra 
kerja, pembahasan qanun, serta persiapan APBA 2011. “Keputusan saya tidak 
berangkat sudah saya sampaikan ke partai dan fraksi saya,” ujarnya.

Pun demikian, Ketua Komisi F ini berpendapat, kunjungan ke luar negeri tetap 
penting, terutama untuk mempelajari tentang perkembangan di negara lain, 
termasuk untuk  mempromosikan Aceh ke luar negeri. Hanya saja, kata di, pada 
saat yang sama, komisi yang ia pimpin sudah ada jadwal memanggil mitra kerja 
yakni, pada 22-27 Juli 2010. “Kita sudah mengundang Dinas Sosial, Badan 
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Dinaskermobduk, Dinkes, BPK 
RSUZA, BPK RSIA, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM). Jadwal kami sangat 
padat, saya tidak berangkat dengan alasan itu,” ujarnya. 

Sementara itu, Zuriat Suparjo yang namanya disebut-sebut ikut dalam rombongan 
itu tidak menjawab secara spesifik ketika ditanya tentang rencana kunjungan 
itu. 
“Baiknya ke Biro Keistimewaan aja, karena  banyak bidang yang akan 
dipromosikan,” ujarnya.  Sebuah sumber di Sekretariat Daerah Aceh membenarkan 
keberangkatan beberapa anggota Dewan bersama eksekutif ke luar negeri. 
Menurutnya, dalam tim tersebut juga terdapat Kepala Badan Investasi Aceh, Kadis 
Kebudayaan, termasuk Karo Keistimewaan dan Kesra Aceh. “Yang saya tau, mereka 
berangkat untuk acara International Folklore Competition di Turki 23-28 Juli 
2010 mendatang,” ujar pejabat tersebut.(swa)

Tgk Hasan di Tiro: Awaknjan mandum ka pungo ! Kadjitém seumah dan teurimong 
peurintah bak djawa !
http://www.youtube. com/watch? v=9kFTIbL48Og

  
Tengku Hasan di Tiro: "Ureuëng2 lagèë  lôn siribèë go leubèh got maté nibak 
didjadjah lé djawa !http://www.youtube. com/watch? v=oqJYGoF0SMQ

 Tgk Hasan di Tiro: Lumo djawa (jawa) dum di Atjèh (Aceh) !
http://www.youtube. com/watch? v=H7wcl7m8xp8&feature=related

Tgk Hasan di Tiro: Ureuëng Atjèh Kahabéh Gadoh Karakter !
http://www.youtube. com/watch? v=H8mbiUwHpIY&feature=related 

Tgk Hasan di Tiro: Peuë (Puë) peunjakét Bangsa Atjèh uroë njoë ?
http://www.youtube. com/watch? v=sbJsJtdDFE8 

Tgk Hasan di Tiro: Gubernur, Bupati, Camat dst nakeuh geupeunan Lhoh 
(Pengkhianat) !
http://www.youtube. com/watch? v=oqJYGoF0SMQ&feature=related

Tgk Hasan di Tiro: "Ureuëng njang paléng bahaja keu geutajoe nakeuh - djawa 
keumah djipeugot urg atjèh seutotdjih nibak seutot geutanjoe. Mantong na urg 
atjèh njang tém djeuët keu kulidjih, keu sidadudjih, keu gubernurdjih, keu 
bupatidjih, keu tjamatdjih, dll. Mantong na biëk droëteuh njang djak djôk dan 
peusah nanggroe atjèh keu djawa!"
http://www.youtube. com/watch? v=Gbjb04wKWow&feature=related 

MoU Helsinki is worse than Special Autonomy !
MoU Helsinki njan leubèh brôk nibak Otonomi Khusus !
http://www.youtube. com/watch? v=HXyH-o4Ab84&feature=related

DRAMA SEUDJARAH ATJÈH. Act-5. Scene-3. Peumandangan lam kèm Tjut Njak Dien (1)
http://www.youtube. com/watch? v=2p-hnVyXO1A
 
http://www.freeache h.info/B/ "Sesungguhnya jika sebagian di antara kita yang 
dewasa ini bermegah dengan kedudukan dan kekayaan yang mereka dapatkan dari 
menghambakan diri kepada penjajah, adalah pribadi-pribadi yang meracuni dan 
melecehkan ideologi Acheh Merdeka yang beliau lahirkan, dan kepada mereka masa 
kehancuran akan datang yang membuat mereka lebih nista daripada kaum penjajah."

-
 

 


      

Kirim email ke