Kepada Pengurus baru PPI India saya ucapkan
Congratulations karena sudah masuk berita DETIK. Ini
menunjukkan bahwa the NEW PPI-INDIA betul-betul
dinamis, tanggap dan sensitif tidak hanya pada masalah
internal/lokal tapi juga pada masalah nasional. 

Keep the good works guys. I love u all. :)

SELAMAT!
salam hangat,


http://us.f420.mail.yahoo.com/ym/Compose?YY=7345&inc=200&order=down&sort=date&pos=0&view=a&head=b&box=ppiindia

PPI India Kecam Pemboman di Depan Kedubes Australia
Reporter: Gatot Prihanto

 detikcom - Jakarta, Kecaman terhadap aksi peledakan
bom di depan Kedutaan Besar Australia, Jl. HR. Rasuna
Said, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/9/2004) lalu,
terus berdatangan. Salah satunya dari Perhimpunan
Pelajar Indonesia (PPI) di India.

PPI India, dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa
(14/9/2004), menyatakan peristiwa tersebut merupakan
aksi bom yang tercela paska Bom Bali, J.W. Marriott,
dan Bom Bandara Udara Soekarno-Hatta. Kejahatan ini
mengakibatkan jatuhnya korban yang tewas maupun
luka-luka dan bentuk kerugian lainnya.

Kejahatan ini dinilai sangat terkutuk dan merugikan
orang banyak, juga merusak stabilitas Nasional
Republik Indonesia. "Tentunya, tiada satu hukum dan
agama apapun yang membenarkan aksi kejahatan ini,"
tulis PPI India.

Dinyatakan, sebagai putra putri bangsa yang sedang
menuntut ilmu di negeri Gandhi, para anggota PPI
menyatakan turut berduka-cita untuk para korban tewas
pada aksi peledakan bom di depan Kedubes Australia.
PPI India juga mendoakan mereka semoga Tuhan YME
mengampuni dosa-dosa almarhum/almarhumah. 

Atas duka-cita tersebut, para anggota PPI India telah
melaksanakan Sholat Ghaib bersama pada pada hari Jumat
(10/9/2004) di Musholla Baiturrahman, KBRI New Delhi,
India. 

PPI India mengutuk keras aksi kejahatan di depan
Kedubes Australia, dan menyatakan aksi kejahatan
tersebut jelas-jelas telah merugikan negara, bangsa
dan masyarakat Indonesia. 

"Ini merupakan tindak kejahatan terhadap kemanusiaan
yang akhirnya membuat rasa takut dan mengganggu
keamanan bagi orang banyak, dan bagian pelanggaran
terhadap hak asasi manusia," tulis PPI India.

PPI India menyatakan mendukung upaya penegakan hukum
atas aksi kejahatan bom tersebut. Mereka juga
mengimbau seluruh masyarakat Indonesia di mana saja
berada agar tidak terbawa oleh emosi dan provokasi.
(gtp)




=====
Mario Gagho
Political Science,
Agra University, India


        
                
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
http://promotions.yahoo.com/new_mail 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/igXolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di 
www.ppi-india.da.ru dan www.ppi.4t.com  
==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni 
India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india; Arsip diskusi nasional: 
www.ppi-india.da.ru
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke