Tips Menulis di Media (7) "Basis dan Topik Tulisan"
Oleh Mario Gagho

Seperti yg sudah disinggung di muka, tulisan opini
adalah berupa tanggapan dari fenemona yg lagi tren
saat ini. Dalam konteks tulisan opini di koran, maka
tulisan yg perlu kita tanggapi adalah sbb: 

(1) Isi Editorial/Tajuk sebuah media.
(2) Headline/Berita utama sebuah media.
(3) Tulisan opini.
(4) Hari besar Nasional dan Internasional.

Siapapun yg ingin jadi penulis/pengamat hendaknya
tidak pernah melewatkan tiga poin pertama di atas
setiap kali membaca sebuah koran. Dan selalu mengingat
poin ke empat. 

(1) Tanggapan Editorial/Tajuk sebuah media adalah
suara atau sikap resmi dari media yg bersangkutan
tentang sebuah kasus/kejadian tertentu; sesuai dg misi
media tsb. Menanggapi editorial/tajuk di harian Kompas
tentu saja berbeda dg cara kita menanggapi editorial
di harian Republika, misalnya. Umumnya menanggapi
tulisan editorial/tajuk harus cepat. Idealnya,
tanggapan untuk tajuk/editorial hari ini dapat dikirim
hari ini juga sehingga dapat dimuat esok harinya di
media terkait. Namun, kalau tanggapan kita baru
selesai dalam dua hari, teruskan dikirim ke media
terkait, karena peluang untuk dimuat masih tinggi
terutama untuk media yg tak sebesar Kompas. 

(2) Tanggapan Headline Media/Berita Utama juga bisa
dijadikan pijakan untuk menulis. Jangan lupa untuk
mencatat nama media/tanggal/bulan headlines yg kita
kutip.

(3) Tanggapan Artikel Opini. Artikel opini dikenal
juga dg istilah artikel OP-ED (singkatan dari
opini-editorial). Umumnya artikel OP-ED yg menanggapi
artikel OP-ED lain berisi tambahan yg lebih lengkap
dari yg dibahas sebelumnya atau menentang artikel yg
ditanggapi.

(4) Hari besar nasional/internasional adalah tulisan
yg isinya berkaitan dg hari besar pada saat itu.
Contoh, pada sekitar 21 Januari mendatang adalah Hari
Raya Idul Adha. Siapkan sejak sekarang tulisan yg
berkaitan dg hari idul adha. Dan kirimkan segera ke
media sebelum hari H.

Catatan: Umumnya kita mengirim tulisan yg berdasarkan
tanggapan atas Editorial atau Headlines pada media yg
kita tanggapi. Contoh, tanggapan Editorial/Headlines
di Kompas hendaknya dikirim ke Kompas, tidak ke media
lain. Namun kalau tidak dimuat di media terkait, tak
ada salahnya dikirim ke media lain. Sedangkan untuk
artikel OP-ED yg berkaitan dg hari besar
nasional/internasional dapat dikirim ke media mana
saja.

Kalau Artikel Tidak Dimuat

Untuk Kompas dan Suara Pembaruan tulisan yg tidak
dimuat biasanya mendapat pemberitahuan dari redaksi.
Sedangkan di koran-koran lain tanpa pemberitahuan.
Umumnya, kalau dalam waktu seminggu tulisan tidak
muncul, berarti tulisan kita tidak dimuat dan bisa
dikirim ke media/koran lain. 

Jangan lupa, tulisan yg sama dapat dikirim ke dua
media yg berbeda asal tidak sama segmennya. Contoh,
satu tulisan bisa saja dikirim ke media nasional dan
media daerah (tentu saja tidak sekaligus di-CC-kan
dalam satu email). Tapi jangan sekali-kali mengirim
satu tulisan ke dua media yg sama segmennya. Seperti
pada dua media nasional atau dua media daerah yg sama.
Contoh, Kompas dan Republika (dua media nasional) atau
Waspada dan Harian SIB (media daerah Medan). 
(bersambung)


=====
Mario Gagho
Political Science,
Agra University, India
---------
A WINNER works harder than a loser and has more time. 
A LOSER is always "too busy" to do what is necessary.


                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone. 
http://mobile.yahoo.com/maildemo 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/igXolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di 
http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.uni.cc  
==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg 
masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke