Salam,

Sepertinya ada ketidakpahaman dari apa yg saya paparkan. Saya bukan bermaksud utk menyalahkan si pengkritik 100 persen, tapi saya lebih tertuju kepada cara penyampaian ataupun tutur bahasa si Pengkritik. Kenapa anda jauh2 mengambil contoh sampai kepada kritikan rakyat terhadap Megawati, SBY, Ulil dan lainnya? Gak perlu jauh2 mengambil contoh sampai kesana, cukup nilai di lingkungan kita saja.

Dan gak perlu sampai cerita ini dan itu, langsung aja lihat diri anda, apakah cara dan bahasa anda benar2 diterima oleh org yg anda kritik? ataukah anda layak mengkritik org lain? Atau anda mengkritik org lain sementara org itu jauh lebih baik dari anda? Apakah sama cara mengkritik org lain dlm forum diskusi atau dlm kedai kopi? Atau kritikan itu sama tutur bahasanya antara rekan-rekan anda dengan org tua anda, atau keluarga anda, atau sanak famili anda, atau dengan adik kelas anda, atau dengan org2 tua di KBRI, atau dengan tukang becak? Kalau anda menganggap sama cara penyampaiannya, berarti anda juga harus menerima kalau di kritik org lain.

Apakah ada dalam tata cara mengkritik itu sampai menjatuhkan pribadi org lain, mengoloknya, dan bahkan mentertawakannya? Apakah baik menurut anda mengkritik org lain dengan menjelek2annya di belakang? Atau kah ada dlm tuntunan Islam sebagaimana anda pemeluk agama Islam, mengajak atau mengkritik org dgn kata2 yg menyakitkan hatinya? Anda justru lebih tau dari saya karna anda pelajar pada jurusan Islamic Studies.

Saya kira jika cara menyampaikan sesuatu itu sampai menjatuhkannya atau mengejeknya, lebih baik gak usah mengkritik org lain. Selagi cara kita masih salah dan dianggap menghina org lain lebih baik kritik aja diri sendiri, kenapa org lain sampai menganggap diri kita demikian?
Saya kira anda bukan tidak pantas utk mengkritik org lain, tapi lebih baik tidak usah mengkritik org lain. Saya bukan menilai status atau pun posisi anda, namun penilaian org-org yg tidak diterima oleh akal sehat mereka.

Ud 'uu ilaa sabiili rabbika bil hikmati wal mau 'izhatil hasanati

wassalam.

Ulis Can

jangan lupa berkunjung ke website PPI-India. Situs Persatuan Pelajar Indonesia di India.
http://www.ppi-india.org



_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke