> Ipul, saya mo sedikit komentar nih, bebas2 aja kan karena pandangan
saya sedikit beda sama Ipul :

> >>> Soal, vocal ato tidak saya jadi ingat komentar dosen saya waktu
memberikan motivasi pada saat perekrutan asisten dosen, Prof. Rustam
Edward Siregar (Dekan FMIPA di unpad.ac.id). singkatnya begini, "ilmu
apapun yang kita pelajari, kalau kita faham atau tau betul pasti kita
BISA bicara alias vocal". Dalam ilmu sciences dan mungkin lainnya
bisa dilakukan dengan metode asistensi atau mengajar...untuk
melancarkan berbicara dan menambah kepercayaan diri untuk tampil
didepan umum jg melatih pembicaraan kita lebih terstruktur, focus
(nggak ngalor ngidul). Selain itu juga bisa dengan mengikuti seminar2
dan harus ikut bertanya, yang diadakan di institusi tertentu wah
banyak sekali di India ini� sempat saya diboongin sama orang gara2
saya tanya tempat seminar IT oleh DU di CGO Complex deket Nehru
Stadium trus dikasih tau Nehru Place�.lho�jauh itu, jadi terlambat
tapi�nggak jadi masalah. Juga bisa dengan kelompok2 diskusi yang
dilakukan dimana saja baik di taman2, di kelas juga di warung
> kopi. Atau di negri JNU dikenal GSP (Gangadhaba Strategic Place).

******** Walaupun demikian dari sekian yg bung fachim paparkan tetap
saja keahlian seseorang itu tidak akan pernah bisa di ukur apakah dia
itu vocal (pandai berbicara). Memang dari sebagian yg pernah kita
ketahui dan bahkan menjadi rahasia umum bahwa orang vocal biasanya
orang yg mampu memberikan komentar, argument, statment dan hal�
lainnya. Namun kriteria tersebut tidak akan menjamin bahwa orang
tersebut pintar. "Biasanya tong kosong nyaring bunyinya"

>
> Mengenai di India atau dilingkungan saya jnu.ac.in wah�itu justru
lebih dari yang saya dapatkan di unpad.ac.id, yang saya alami itu
sangat kondusif dimana mereka, para professor dan peserta seminar
yang tau persis bahasa inggris tidak memperdulikan apakah gramatical
dan spelling kita bagus atau tidak, selama mereka bisa menangkap
pembicaraan kita itu sudah bagus. Mereka lebih bangga jika melihat
anak didiknya yang vocal dan berani bertanya ato kepengen tau
daripada yang diam dan tidak mau bertanya. Orang diam kan ada dua
kemungkinan, ngerti ato tidak ngerti? Nah disinilah kita harus bisa
menunjukkan bahwa kita itu tau persis dari apa yang kita pelajari,
hampir tiap assignment, selalu ada yang namanya viva/wawancara untuk
mengetahui bagaimana kita sebagai siswa memahami bahan studi, buat
assignment sendiri dan nggak nyontek.

******** Bersyukur sekali anda dapat melanjutkan pendidikan anda di
JNU. Mudah�an suatu saat universitas� lainnya di India menerapkan
sistem pendidikan seperti yg ada di JNU.

> >>> Hm�soal "banyak baca", sebetulnya nggak ngejamin juga�apa dulu
yang dibaca?? karna banyak teman2 saya yang boleh dibilang "calon
dokter" sampai saya sapa "ibu dokter" tapi bacaannya buku2 ringan
seperti komik Sinchan misalnya, atau banyak baca tetapi bukan bacaan
yang mengarah pada keilmuan tertentu, yakni hanya informasi2 ringan
dan sepertinya kurang manfaat. Nah, semakin seseorang itu faham dan
tau persis yang akan dibicarakan, biasanya dia bisa dengan mudah
merepresentasikan ide dengan "kata2 dan cara termudah" yang sangat
mudah dimengerti orang lain. Saya pernah ketawa geli dalam hati
ketika melihat junior saya yang baru mengenal istilah eksplorasi
geofisika di kelas seperti interpretasi, penetrasi, polarisasi,
processing dsb dan memakainya pada saat diskusi di himpunan yang
sebetulnya bisa dikatakan dengan kata yang mudah seperti pemahaman,
pendalaman, pembagian dan pengerjaan. Yah mungkin biar lebih keren,
tapi ngawur..

******** Kutipan kata "banyak baca!" yg saya ambil dari kata� bung MG
adalah salah satu motivasi umum bagi para mahasiswa agar dapat
membuka wawasannya. Sudah pasti bacaan tersebut adalah bacaan yg
berkaitan dengan dunia ilmu pengetahuan. Minat membaca yang tinggi
adalah penting. Orang yg ingin pintar pasti akan bergantung pada
kemampuan membacanya dan keseriusnya memahami bacaannya, tul gak bung
MG? saya baru yakin apa yg dikatakan oleh bung MG saat saya sering
bertanya kepada beliau bagaimana mencari bahan untuk menulis artikel
dan setiap pertayaan itu keluar dari mulut saya pasti jawabannya
adalah "banyak baca!" kata beliau dan ketika saya coba untuk membaca
buku� yg berkaitan dengan apa yg saya tekuni walhasil bahwa menbaca
mampu menanamkan reading enjoyment pada diri kita. Tul gak bung MG?
Sejarah belum pernah mencatat ada orang pintar dan hebat yang tak
banyak membaca.

> >>> Sepertinya dengan aktif di milis2 setidaknya bisa menumpahkan
ide2 kita. Kalo Ipul minat di dunia IT bisa gabung di forum IEEE atau
computerforum.com dan masih banyak lg. Itulah pentingnya pengalaman
berdiskusi hingga daya "recognition" (atau penangkapan informasi
dengan pembandingan informasi sebelumnya) lebih terasah. Yang saya
lihat sejak pertama ke India, sepertinya menarik ada diskusi tiap
minggu di PPI tapi hanya Qisai yang jadi "single fighter" dan
itu "cuma sekali".

******** Tepat! anda tepat sekali bahwa keaktifan kita di milis�
mendorong dan bahkan memaksa kita untuk bisa menuangkan buah� pikir
kita yg diantaranya mungkin saja bisa diterima dan ditolak oleh
sipendengar ataupun sipembaca. Terima kasih bung fachim sudah
mengajak saya untuk bergabung di forum IEEE dan di computerforum.com
kebetulan saya juga anggota di Milis ITCenter, ini alamat URL-nya:
http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/ kalo anda ingin bergabung
bergabung saja :) tidak ada paksaan.

>
> Semoga bermanfaat dan nggak nyinggung sana sini demi untuk kebaikan
kita bersama, salam!

******** Kenapa bung fachim harus meletakkan kalimat "nggak nyinggung
sana sini demi untuk kebaikan kita bersama"? Kita semua tau bahwa
Pada dasarnya diskusi adalah kebebasan berpendapat yang bertanggung
jawab serta menghargai perbedaan berpendapat, jadi hepotesa saya
bahwa berdiskusi dimilis PPI-India ini sudah pasti buat kebaikan kita
bersama, kenapa harus takut?

>
> regards,
******** Best Regards,





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/igXolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di 
http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org 
==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg 
masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke