Irwansyah Yahya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Anjing kecil itu bernama �SULTAN�
(True Story )
Akhir Bulan 10 tahun 2004 kami (Aku, Tasar dan Khalid-Thai) pindah ke rumah baru yang beralamat di jalan Khandari Road 16, Lajpat Kunj � Agra. Rasa tenang dan gembira dengan keadaan rumah baru yang disekelilingi dengan kehijauan dan suara Burung Merak di sore hari. Kami tinggal di lantai II dengan dapur dan kamar mandi yang lumayan besar. Didalam rumah ada 4 ruangan, 2 ruangan dipakai sebagai ruang inap, dan 2 nya lagi untuk ruang tamu dan perpustakaan. Tuan rumah kami juga asyik dan tak pernah marah dan jengkel walaupun suara musik dan tv dihidupkan layaknya di diskotik. Temen-temenpun banyak yang berkunjung sekedar untuk menghilangkan rasa bosan.
Setelah 2 bulan melewati honey-moon kami di rumah baru itu, tuan rumah kami membeli anjing kecil dari Delhi ( terakhir diketahui bernama Sultan), sebelumnya juga tuan rumah sudah memiliki 2 anjing gede� yang diberi nama Tiger dan Badshah. Kesan pertama aku ama sultan, dia anjing kecil yg pendiam dan pemalu serta penurut. 2 minggu pertama kehadiran sultan ditempat kami tidak membuat banyak ulah bahkan dia terlihat penurut serta tidak banyak menggonggong, munkin dikarenakan suasana baru dan belum beradaptasi dengan keadaan setempat. Kami masih sering turun kebawah dan keluar rumah walau hanya untuk sekedar membeli sebatang rokok.
Setelah 2 minggu Sultan pun terlihat sudah menampakkan kesombongan nya dengan sering meng-gonggong jika kami melewati tempat dimana dia sering nongkrong sendirian. Saat itu masih musim dingin Sultan terlihat memakai jaket bewarna merah dan kehitam-hitaman, dan jika temen-temen kami datang berkunjung, si Sultan pun dengan tegar nya berdiri di depan Gate masuk seakan-akan meng-introgasi setiap temen-temen ku yang pingin masuk. Salah satu temen kami bernama Syaban (Mahasiswa asal Kenya) adalah korban pertama kejahatan Sultan, Syaban sempat mendapatkan gigitan kecil di celana jeans nya karma tidak menghiraukan gonggongan Sultan saat masuk, tapi memang Syaban sedang bernasib baik, dia berhasil lari masuk ke dalam kamar kami dengan nafas yang nampak kecapean.
Setelah kejadian Syaban, Tasar merasa was-was selalu jika turun ke bawah bahkan sekarang tidak berani sama sekali untuk turun keluar rumah jika sendirian, walaupun di Aceh dulu Tasar terkenal berani berhadapan dengan musuh yang dilengkapi dengan AK-47 sedangkan Tasar-nya dengan hanya memakai RPG di tangan kanan, GLM di tangan kiri, Granat Nanas tergantung di dada, Mini-Gun22 terselip di pinggang dan Bom Molotov terikat di leher cukup membuat musuh gemetaran, tapi si Sultan, story nya beda wan�!!!. Begitu penuturan Tasar.
Masa ujian pun tiba, temen-temen banyak yang datang, salah satu nya bernama Adi (bukan nama sebenarnya) tapi mempunyai adik bernama Andri mereka berdua berasal dari jakarta disekelilingi rumah nya banyak orang China (Itu-Itu aja cerita nya kalo lagi Di Agra, Tah pa pa�.!!!!). Adi adalah korban kedua kebrutalan Sultan, Adi sempat di kejar beberapa kali bahkan si Adi sempat lari mengelilingi sepeda motor dan terus keliling ampe terasa capek tapi hebatnya, Adi sempat menampar si Sultan sampai terduduk dan tidak bisa mengonggong lagi, melihat Sultan terduduk tak berdaya, Adi berkata � My name is ADI, dah kenal kau blon�?? �. Keesokannya Adi turun lagi ke bawah, ketika Sultan melihat bahwa yang lewat itu si Adi, dengan ganas nya Sultan mengejar sekuat tenaga sambil mengonggong tapi nasib lagi sial sultan ketabarak gate karna terlalu cepat lari ampe lupa nge-break, Adi berhasil keluar dan selamat.
Korban ketiga adalah Yusuf Marbun (bukan nama sebenarnya) tapi mempunyai abang bernama Jubair kuliah meng-otak/atik computer di Banglore mereka berdua berasal dari Medan (Tau gak napa tiang telkom dikampung Yusuf bercat kuning bawah dan hitam atas�?? J) Yusuf saat itu baru kembali dari toko membelikan Namkeen* yang berisi 1 kiloan, ketika masuk gate Yusuf memastikan dulu ada si Sultan ato gak, terlihat sepi Sultan pun tidak nampak, ketika Yusuf sudah mendekati pintu masuk untuk naik ke lantai II, Sultan muncul dan menerkam Namkeen yang berada dlm genggaman Yusuf sehingga robek dan isi nya terburai keluar, Yusuf sempat menjerit dan minta tolong, sampai tuan rumah keluar dan memerahi Sultan, Yusuf selamat tampa cedera sedikitpun, tapi masih trauma.
Setelah Korban ketiga kami pun bertekad untuk membuat komplain agar masalah Sultan di tangani se segera munkin untuk mencegah jatuhnya banyak korban, usulan kami agar Sultan di Ikat dan ditempatkan di dalam kamar tuan rumah pun ditolak, � Di ikat..!! iase mat karna lah..� kata tuan rumah � dia kan anggota keluarga kami juga masa� yang lain yang lain dilepas bebas sedangkan Sultan di ikat, kan Nahin fair, gini aja lah, kalian setiap lewat jgn lupa bawa biscuit untuk Sultan� katanya. Anjuran tuan rumah agar selalu membawa biscuit setiap melewati daerah kekuasaan Sultan seperti berguna and it really work. Pagi sekitar jam 1 siang aku pulang dari kursus computer, ku jumpai Sultan masih mengonggong, ku ulurkan tangan kiri ku dengan biscuit seharga Rs.5, Sultan pun seperti terhipnotis tunduk dan memakan biscuit tersebut, setelah habis satu biscuit sultan kembali mengonggong sepertinya meminta lagi, ku kasih lagi, saat itu aku bisa jalan dengan bebas tampa gangguan Sultan, sengaja aku tidak menyentuh Sultan karna itu tdk boleh dan Ust. Berwibawa di Mesjid Baiturrahman KBRI-Muchlish Zamzami pernah berkata � Anjing dan Babi jangankan disentuh di pegang saja tidak boleh� aku juga heran dgn kata Ust. Muchlish tapi biarlah yang penting �tidak boleh�.
Hari selanjutnya aku kembali ke kamar tampa membawa biscuit dan Sultan tau kalo aku lupa membelikannya biscuit, tapi aku sempat berkata� Sorry yaar, mere paise khatam ho gaya�� tapi sultan tetap menggonggong dan mengejar ku sampai ke tangga atas bahkan sampai ke balcony halaman depan kamar kami, karna kesal ku dengan senjata apa adanya, buku di kanan kiri, sapu ditangan kanan, dan sepatu sprandi di kedua kaki ku, kami adu kekuatan dan jotos, sampai akhirnya leher Sultan berhasil ku injak dan karna kesel ku, tak sengaja keluar dari mulutku � Sultan.. Aku lebih dulu hadir di rumah ini, dan kau baru lahir kemaren sudah berani menganggu kami, dan saat ini kau sedang berada di daerah kekuasaan ku, aku bisa saja membunuh mu atau membuat mu cacat, tapi kali ini kau beruntung..camkan itu baik-baik�. Sultan ku lepas dan lari kebawah ketika berada di pintu bawah, Sultan kembali menggonggong seakan-akan berkata� awas kau ya ku tunggu kau lewat di daerah kekuasaan ku, kalo pun aku gak bisa dapat kau wan, temen-temen kau akan ku hajar, dan ini janji ku� amarah ku kembali tinggi ketika ku dengar dia menyebut nama ku � Anjing kau Sultan bisa tau nama ku� kembali ku lempar Sultan memakai buku kursusku, dan diapun lari.
Setelah kejadian itu Sultan seperti segan ama ku tapi tidak ama temen-temen ku. Sampai ku tulis cerita ini Sultan masih berkuasa di bawah walaupun tak pernah lagi naik ke atas, dan kesel nya aku selalu harus menjemput dan mengantar temen-temen yang datang kerumah sampai ke gate karna takut dengan gertakan Sultan. Dan dikarenakan Sultan kami seperti terpenjara di dalam kamar tidak bisa bebas bermain dan keluar rumah, kawan�!! Kami di Agra butuh pertolongan�.???? HELP� /ir_ones/
- Namkeen adalah makanan kecil yang tersusun dari campuran kacang hijau, kedelai, lada,,biji besi,tembaga dan masala. (di ingat untuk isian TTS anda).
- Untuk keabsahan cerita ini tanyakan aja ama mereka yang pernah menjadi korban.
"------------------------------"Irwansyah YahyaStudent of Agra University - IndiaDepartment Of Economic (Comm B)__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255
Yahoo! Groups Links
http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/
[EMAIL PROTECTED]
