Hmmm....bener juga kata Musrizal. Bukannya ente udah di Delhi zal??
 
tapi bagi kami teman2 Delhi sih...ibaratnya...jauh dimata dekat di webcam, juga dekat di keyboard, kalo kangen sms aja trus pasang MSN messenger atau yang lazim kita pake Yahoo Messenger hehehe.....
 
Yah...memang kalo harus tiap hari ke warnet sih berat diongkos juga ya...
Wah...boleh tuh maen2 ksono ntar deh awal July ane bisa maen ke Aligarh mumpung blon regristasi...jamuannya biasa aja lah...g perlu yang spesial, biasa lah anak hostel biasa makan yang nggak spesial, hm...yang penting kan tamunya spesial......... preeettt!!
 
Oh, iya...kmaren waktu ane sempat diskusi sama Mas Yusuf, ustadz Ulis, ipul juga ustadz Tasar, kalian kan udah di Delhi....hayooo....kapan nih maen ke sarang ane ntu....Sabarmati 53, JNU.
 
Caranya gampang, naek aja 615 dari Safdarjang Enclave/Sector-2 RK Puram, trus turun di JNU campus, bus stop no. 3 dari North Gate (Central School) ato depan SD Kendriya Vidyalaya yang ada lapangan basket, nah sebelah kanan jalannya itu Sabarmati Hostel. seperti biasa...jamuan saya nggak beda seperti yang saya sajikan buat Izam, Qisai dan ustadz Ulis. Bilang aja ke cukidar ato sama Laksmi, that you're looking for Fachim, indonesian, "mothu brother walla" pasti ngerti deh.... Ditunggu lho, OK?

"Mr. Musrizal H. M. Yusuf Syekh" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Dalam sebuah pepetah Arab kira2 begini bunyinya �zur ghibban tazdad hubban�. (jarang jumpa, menambahkan rasa rindu) Pepatah ini dominan digunakan oleh kaum santri yang sejak kelas 2 pesantren telah mempelajari makna dan fungsinya.

 

Mahasiswa Aligarh yang berjumlah 14 orang, kebanyakan dari mereka dan hampir semua adalah berbackground SANTRI, sehingga tabiat memendam rindu sudah terbiasa mereka lakukan. Barangkali ini menjadi sebuah alasan utama mengapa anak2 Aligarh jarang nongol di milist PPI.

 

Disamping itu, mayoritas dari mereka saat ini masih ada yang sedang ujian, dan ada juga yang sudah selesai, namun kesibukan untuk kelanjutan urusan kuliah masih saja loyal menyerbu kekosongan waktu mereka.

 

Beberapa mahasiswa Aligarh yang sempat saya tanyakan langsung, �kok jarang nulis dimilist meski hanya sekedar kata sapa�, mereka punya alasan dari segi finansial,waktu serta kesibukan n network service problem, har ghari late hai. Harga sejam kewarnet mampu menguras paling tidak Rs.15 uang saku mereka, dan jumlah ini sangat berharga untuk kesinambungan kehidupan mereka.

 

Meskipun demikian, mereka tetap ingat kok sama semuanya, sering saya dengar mereka menitip salam jika ada yang kedelhi atau ke warnet.

 

Saat ini, kebanyakan dari mereka telah selesai mengikuti ujian final, dan insyaAllah kebanyakan dari mereka akan ke Delhi, semoga saja tetap hangat dalam bersahabat.

 

Salam saya buat Bapak2 dan Ibu di KBRI, teman2 di JNU dan di OKLA serta di PPI
kami mempersilahkan siapa saja yang nak ke Aligar, semoga saja kami mampu menjamui kalian dengan baik dan memuaskan.


Mr. Musrizal H. Muhammad Yusuf Syech
Mahasiswa Program S1 pada Department of Economics
Aligarh Muslim University
Aligarh-UP-India. 202 002.


fachim!

   

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke