Salam, Mas Wisnu, infonya sangat berharga. Kita baru sadar ternyata banyak himpunan2 yang sudah terbentuk oleh alumni India....
Sekedar masukan, untuk HAI di Jakarta, sorri nggak bisa hadir, ihiks... kita mungkin harus banyak belajar dari teman2 lain yang sudah lama eksis. Kalau bisa beberapa program akan sangat bermanfaat bila disinergikan dengan potensi teman2 alumni. Sebagai salah satu contoh, dalam merealisasikan "karya" yang dimaksud, mungkin kita bisa mensinergikan kemampuan/keahlian dan bidang profesi teman-teman. Saya senang mendengar bahwa ternyata beberapa teman sudah eksis menjadi penulis reguler di sebuah penerbitan. Bahkan berita bahwa ada teman2 yang sudah mempunyai penerbitan dan percetakan adalah sangat membahagiaakan. Yang dibutuhkan sekarang adalah usaha untuk menyatukan kemampuan tersebut selain dari menumbuhkan jiwa aktifis kita sebagai alumni. Minimal, ada sedikit pengorbanan untuk memperjuangkan misi. Mungkin, diskusi-diskusi reguler perbulan yang membahas kendala dan keberhasilan misi ini perlu dibuat. Kemarin di jakarta Timur, ada Bang Daud dan rekan2 yang merintis kegiatan seperti ini... Tempat yang disewa kelihatan sangat pas (tapi dikonfirmasi dulu) untuk temu diskusi secara reguler. Apalagi berbagai kegiatan di sana juga mencakup penerbitan dan percetakan. Selain itu, mungkin bisa dilakukan di mana saja, yang cocok... kebetulan di tempat saya (kp melayu) juga bisa, (ada ruang untuk majlis taklim). Hasil2 diskusi dan kegiatan riset dan data bisa kita lakukan untuk kemudian di buat sebagai "karya awal" Tujuannya, adalah minimal ada langkah pasti dan nyata yang kita buat. Selanjutnya baru kita bergerak kearah lain yang lebih besar. Dalam diskusi pembentukan HAI kemarin dengan ibu mala dan rizki pernah kita mendata dan membuat road map dan rencana langkah-langkah nyata ini. Harapannya apa yang kita cita-citakan kemarin dapat terwujud tentunya. Julkifli --- In [email protected], "wisnu" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > dear teman-teman, > > > Begini, kebetulan Ahad, 29 Mei 2005 lalu, saya dengan 'terpaksa' melancong ke Semarang memenuhi undangan 'personal' dari teman alumni India yang secara langsung mendapatkan undangan tertulis acara Temu Alumni India Jawa Tengah di Bandungan (kurang lebih 'Puncak'nya Semarang lah). > > Yang menarik, mungkin tidak banyak yang tahu bahwa ternyata sudah ada beberapa versi 'himpunan' alumni India. Yang ini namanya IKADIA (Jawa Tengah - mungkin ada juga IKADIA cabang kota lain), Ikatan Alumni India, dan (kebetulan) semua anggotanya adalah mereka yang pernah kuliah di University (sekarang IIT) of Roorkee. Walhasil, saya adalah satu-satunya yang non-Roorkee waktu itu, pun tidak dengan undangan resmi (tidak tahu diri ya). > > Saya sangat salut dengan usaha teman-teman Jakarta untuk mewujudkan MUNAS HAI 2005 ini, walaupun saya tidak dapat secara langsung meramaikan acara. Mungkin catatan saya ini bisa menjadi sedikit pertimbangan. Bahwa,. Ada beberapa ikatan alumni serupa yang sepertinya 'perlu' menjadi perhatian. Apakah akan organisasi yang akan ada nantinya akan menyatukan 'beberapa' yang sudah ada tersebut atau 'baru' sama sekali. > 1.. Ternyata, IKADIA Jawa Tengah (yang saya sempat datang kemarin) yang beranggotakan sekitar 57 orang, hampir dibilang sangat sulit untuk membuat agenda rutin dan 'produktif'. Pertemuan rutin diusahakan untuk diadakan 2 kali setahun, dengan tuan rumah bergantian antara komisariat (antara lain Surakarta, Yogyakarta, Pekalongan, Semarang, Pati, Kedu, Purwokerto). > 2.. Salah satu agenda yang menjadi keprihatinan mereka adalah, bagaimana membuat alumni India eksis dan diakui melalui 'sebuah karya'. Keinginan mereka untuk membuat buku laporan sejarah tentang irigasi dan bangunan perairan (sesuai dengan expertise mereka, yang notabene saya pun gak paham) tidak juga kelar karena masalah 'kesempatan' . Tidak banyak yang berani atau bisa menyempatkan diri menyambut lontaran bola tersebut. Pun untuk sekedar mengurusi agenda pertemuan rutin tersebut. > 3.. Kesulitan untuk mempertemukan seluruh anggota. Temu alumni yang diadakan kemarin dihadiri oleh sekitar 27an orang, yang konon katanya merupakan rekor, karena biasanya hanya dihadiri oleh sekitar 30% anggotanya. > 4.. Masalah finansial juga menjadi faktor dibicarakan, meskipun mereka adalah notabene para 'bos' yang tidak kekurangan dalam hal materi. > Saya tidak tahu arah tulisan saya ini kemana. Dan walaupun mungkin terdengar pesimis, tetapi tidak sama sekali bermaksud mengecilkan hati teman-teman yang sedang bersemangat HAI. Sama sekali tidak. Saya hanya sekedar memaparkan 'pandangan mata' dari tempat kejadian yang menurut saya kok masih terkait dengan isu-isu HAI. > > Selamat ber-MUNAS HAI. > > Wassalam > wisnu ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/igXolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> _________________________________________________________________________ Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ========================================================================== Catatan penting: 1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India 2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326 4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647 5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255 Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
