dear teman2 pengurus dan anggota, saya sangat berharap bisa hadir besok dlm pertemuan rapat temus. namun, kalau umpama tidak dapat hadir ada beberapa poin yg ingin saya utarakan disini:
1. bahwa temus adalah salah satu soal kecil apabila ditinjau dari konteks bahwa temus tak ada kaitannya sama sekali dg urusan akademis kita; (a) ikut temus tidak akan menambah nilai kuliah kita, atau menambah nilai KOM bagi yg sudah jadi dosen/PNS; (b)bagi yg belum pernah naik haji sama sekali, temus dibuat sebagai sarana untuk bisa naik haji dg 'gratis' sekaligus dapat tambahan sedikit uang (tidak seberapa); (c)bagi yg sudah haji, tapi masih ingin ikut temus lagi, tujuannya umumnya untuk dagang atau tambahan uang saku (diakui atau tidak). haji-pun haji badal. namun demikian, banyak juga alasan "idealis" yg dipakai di muka umum seperti demi "melayani tamu Allah di tanah suci" ini bagi saya alasan klise pedagang sayur yg berilmu ustadz; atau untuk tambahan biaya kawin/keluarga -- ini alasan yg lebih jujur. 2. Oleh karena itu, pengurus dalam membuat kriteria hendaknya membuat skala prioritas siapa yg akan didahulukan apabila jatah quota yg hanya 11 orang itu diminati oleh jumlah yg lebih. 3. Logika yg logis dan makes sense menurut saya adalah sbb: Kategori (a) Yg belum pernah haji sama sekali dan sudah dua tahun di india hendaknya jadi prioritas utama. Mereka jelas demi ibadah haji. Kategori (b) Bagi yg sudah haji/ alias para "pedagang sayur" yg berminat temus lagi, dipersilahkan apabila memang kategori A sudah habis dan quota masih lebih. Kategori (c) Adalah mereka yg belum haji, tapi masih baru setahun di India. kelompok ini juga dipersilahkan apabila kategori A dan B sudah habis dan memang tidak mengganggu kuliahnya. 4. Hindari sejarah busuk dan memalukan pada masa2 kepengurusan masa lalu, di mana kategori A bisa kalah hanya karena pengurus "tidak tahan" dan "tidak bernyali" untuk menolak permintaan halus/paksa dari kelompok B atau C. 5. Pengurus inti PPI, jangan pernah tunduk pada tekanan siapapun, terutama yg Anda anggap kawan akrab/senior yg anda segani/orang luar yg anda anggap punya jasa "besar" ke ppi. 6. Keputusan hendaknya murni berdasarkan rasa keadilan menurut makna dan logika keadilan umum, bukan keadilan pribadi. 7. Kepada semua pihak di luar pengurus PPI, yg biasa memaksakan kehendaknya untuk merubah keputusan yg diambil pengurus, please dont repeat it again. Didiklah adik2 kita yg lagi belajar bersikap adil, jujur dan transparan. salam hangat, --- DP-PPI India <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Nomor : 17/SEK/DP-PPI/D/VIII/2005 > > Kepada Yth : > > Rekan-rekan Mahasiswa/i > > Mario Gagho Agra University www.ppi-india.org --------- A WINNER works harder than a loser and has more time. A LOSER is always "too busy" to do what is necessary. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/igXolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> _________________________________________________________________________ Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://dear.to/ppi dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ========================================================================== Catatan penting: 1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India 2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 3- HP Ketua PPI (Mukhlis): 09871815229 ; Sek. PPI(Herman): 09897160536 4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647 5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255 Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
