Assalamualaikum, Senang rasanya melihat terobosan baru di PPI ini walaupun pada awalnya agak repot, biasa lah itu kalo suatu perubahan nggak ada yang mulus, perlu waktu untuk memuluskannya. Dan yang utama, membiasakan untuk merubah diri. Kayak balon karet aja, klo mo diisi angin awalnya susah, tapi stelah berkali kali jadi gampang dan fleksible. Tapi tetep aja, nggak ngaruh, masih kesel juga karna ada project tambahan nih dari dr. vijay huh¡¦
Alhamdulillah, saya sebagai pengurus PPI (Student Agent) senang skali dan sangat-sangat mengharapkan transparansi dan yang utama adalah pengedepanan kejujuran dan ketinggian ahlak atau nilai2 moral itu terbentuk dalam pengambilan keputusan. Saya yakin untuk kedepannya, kita pengurus periode ini sedang menggencar2kan promosi pendidikan di India nih dengan bantuan teman2 alumni yang baik hati, di Jakarta dan di kota2 lainnya, hal yang paling dasar adalah bagaimana kesanggupan kita sendiri PPI-india dalam mensupport, menjembatani dan melayani mereka para junior yang akan berbondong2 dan benar2 gila-gilaan seperti halnya teman2 India untuk menuntut ilmu, bukan sekedar mencari gelar untuk datang ke negrinya Shri Gandhi ini buat nambahin embel2 namanya di buku nikah. Saya juga memimpikan, karna 2 tahun lg saya bakal hengkang dari India, pastinya bakal rindu skali sama PPI-India yang akan diwariskan dan dijalankan kepada mereka yang akan membawa nama komunitas intelektualis PPI-india yang begitu mempesona dengan kapasitas intelektual mereka yang kompleks dan dinamis, pastinya mampu bersaing di kelas dunia, nggak cuma kelas safdarung aja. Wah bung Alwin nih bisa ditiru, terbang ke Boston University bo!! Tentunya membawa nama baik PPI jg, PPI komisariat Aligarh jg hehehe¡¦. Kapan ya ajak2 fachim nih?¡¦.ajak ane ke MIT donk¡¦.pengen ktemu lg nih sama mbah Richard Stallman, kmaren debat soal GNU dan definisi free software blum puas juga, hiohiohio¡¦. Kawan2 yang baik, mungkin kita boleh bangga bila apa yang telah kita pelajari di peradaban jaman batu ato di rimba entah berantah di Indonesia sana dulu, dan juga hasil meniru seperti yang diajarkan oleh senior2 kita turun temurun adalah hal yang baik, mungkin itu menurut versi kita aja. Dan kita pun nggak boleh berbangga bila kita di India trus mengklaim punya kualitas yang lebih baik karna di ¡°luar negri¡±, ngerti bahasa hindi/urdu sedikit2, apalagi bagi kita yang hanya menutup diri hanya dalam pergaulan yang itu2 aja, tidak mengikuti perkembangan baik di india, bahkan dunia, ato minimal apa yang ada di indonesia lah, apalagi ingin mencoba metode dan terobosan baru. Kita boleh bangga bisa menggunakan fasilitas zaman informasi ini seperti yang sedang saya pelajari, tapi itu hanya sekedar media bukan berarti kita bisa menggunakan itu trus media itu bisa merubah pola pikir dan kreatifitas kita dalam berkarya apalg berorganisasi. Apa yang saya perhatikan dari mereka para junior di indonesia lewat media komunikasi yang boleh dibilang free buat saya di kampus seperti e-mail, ym, friendster dsb (hayo..penyalahgunaan neeh, tapi boleh koq kata prof. asal g ngeganggu studi) ketika berbicara soal pendidikan di India dan antusiasme mereka untuk belajar kesini. Saya sempat diskusi, dan ini yang membuat saya khawatir, takut dan pesimis dalam menghadapi dan mensupport mereka pada saat mendengar mereka yang katanya lulus dari universitas2 favourite di indonesia dan sempat aktif di komunitas bem (badan eksekutif mahasiswa) baik dari unpad, itb, ui, ugm, teman2 dekat saya di undip, dan lain sebagainya. Mereka yang masih begitu muda dengan segudang pengalaman baik akademis dan umum, memiliki etos kerja tinggi, energic dan anthusias untuk belajar dan selalu meng-update diri dalam hal bersikap dan berorganisasi tentunya. Apa yang saya dapatkan dari main2 di hmi jatinangor selama 3 tahun itu sepertinya udah ¡°obsolete¡± banget deh didepan mereka! Nggak jarang mereka yang haus ilmu bahkan sudah beribu2 kali mengikuti berbagai pelatihan informal baik dalam studi mereka maupun kepemimpinan yang diadakan di institusinya, di kota2 besar di Indonesia, mereka ambil, cerna, trial-erorr, mempraktekkannya ditempat mereka beraktivitas dan bila dirasa kurang baik dibuangnya dan sepertinya segala macam pelatihan seperti itu semua nyaris nggak kita temukan di India, karna kita nggak percaya diri untuk mau mencarinya. Sepertinya mereka bukan orang yang masih lugu dan memiliki pola belajar yang hanya datang dari kampung seperti halnya saya datang ke India karna senior saya bilang, kmu mendingan ksini aja daripada nganggur, dikampung kagak enak, ¡°bisa ke India itu keren lho¡¦.!!¡±, sepertinya siiih delhi itu lebih keren dari jakarta (karna blom pernah tau jkt), ada taj mahal, himalaya dan nggak kayak kampung kita dulu, pokoknya kuliah gampang, absensi kagak ngaruh, dijamin pasti lulus deh, pulang bisa dapet gelar apa aja buat bekal nikah, ngelabuhin calon istri/mertua dan santai aja, kmu bisa survive gimanapun caranya, terserah, ato mungkin aja ada yg ngasihanin, kmu masih bisa makan. Sepertinya itu sih gila namanya, kalo cara seperti ini terus berlangsung, nggak disadari akhirnya mungkin mereka bakal jadi generasi yang malas dan tumpul baik kreativitas maupun rasionalitasnya, pastinya ibadah juga malas, bahkan takut dalam bersaing, berbicara dan bertindak karna nggak dicontohin sama seniornya yang cukup tempramental, selalu merasa paling hebat, karna nggak biasa melihat orang lain dan pastinya karna mereka merasa berhutang jasa padanya atas segala ketergantungannya. Saya rasakan dari pertanyaan2nya mereka para junior adalah mereka yang sangat2 mandiri, bermotivasi tinggi tuk belajar sepanjang hidup, g pernah bangga dengan stagnansi seperti yang dicontohkan Rosulullah dlm beraktivitas, hari ini harus lebih baik dari kemaren dan ingin selalu mengedepankan profesionalisme dalam hidup, nggak suka main belakang, apalagi curang baik dalam studi dan bergaul. Klo nggak gtu mah berarti ente niru sopir otoriksa donk bhaiya? Tentunya akan menjadi bumerang buat kita2 di PPI ini kalo segala kompleksitas yang akan muncul dari junior nggak kita sadari, antisipasi dan dipersiapkan dari sekarang. Paling nggak sekarang kita berusaha minimal sama dengan apa yang mereka para junior ketahui, jika bisa lebih baik dan memberikan contoh yang baik, tauladan dan kharisma dari perilaku yang sebenarnya, tanpa kepura2an hingga mempesonakan mereka. Akhirnya mereka bisa bangga kepada senior mereka, dan menceritakan pada junior mereka lg kedepannya untuk mengajak dan meniru apa yang telah mereka lakukan, dengan bangganya mereka bakal bilang ¡°Hey smua¡¦.ayo ksini, kmu mendingan studi di India aja! keren lho nggak cuma bisa ketemu Shahruk Khan ato Preiti Zinta aja, bisa ikut hajji gratis, tuh senoirnya juga keren2, pinter2 dan baik2, jujur, rajin, cool, gaul, trus kmu wajib rajin blajar, ntar di drop out lho! Pendidikan disini ketat skali, malu lah, liat tuh rata2 senior kita aja dapet first division, pokoknya asik deh di india kita juga bisa skaligus blajar dan ngelancarin bahasa inggris, pastinya nggak diragukan lg ilmu kita yang bermanfaat!¡± Salam kompak, Fachim ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org! http://us.click.yahoo.com/Z1lQfA/LpQLAA/HwKMAA/igXolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> _________________________________________________________________________ Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://dear.to/ppi dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ========================================================================== Catatan penting: 1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India 2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 3- HP Ketua PPI (Mukhlis): 09871815229 ; Sek. PPI(Herman): 09897160536 4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647 5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255 Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
