Walaikum salam Tom,

sebetulnya ana males buat reply message ini, dah beberapa hari tak 
cuekin karna permasalahannya klasik, tapi karna lumayan membuat ana 
senyum ditengah tekanan para pemberi assignment itu, jadi yah ayo aja 
hehehe...soal nyeleneh ato salah sangka, sebetulnya sih itu perkara 
kebijakan, entah tujuannya seperti apa sih kita siswa nggak ada yang 
tau, seperti yang ana contohkan di JNU, bahwa siswa asing diberi 
kebebasan untuk memilih mau tinggal di hostel apa enggak itu terserah 
mreka. 

Sepertinya kita udah cukup dewasa untuk tau mana yang paling baik 
untuk belajar kita disini, spt sarana dan prasarana belajar. Asumsi 
ana sendiri, bahwa dengan seperti yang ana dan semua teman2 India 
disini lakukan, tinggal di hostel karna ingin mendapatkan berbagai 
benefit yang kemaren itu.

Nah klo yang emang malas dan nggak pengen belajar disini, mendingan 
pulang aja deh!, ngapain buang2 waktu, mendingan di Indonesia dan 
nggak ngerepotin orang tua, juga malu sama temen2 India, foreigner 
koq malah nggak berprestasi. Trus, kita udah nggak kayak ana kecil 
lagi yang harus dipaksa2, Izam!! blajar!!! Inget mo ujian!!!!

Hehehe, lg2 soal joint di milis ppiindia, dari dulu ana udah 
unsibscribe dan hanya saja kalian moderatornya nggak pada tau. 
Makasih atas nasehatnya zam, sepertinya kita pernah diskusi tentang 
ini pada saat offline di hostel, coba inget2 deh. Smoga nggak amnesia 
lg. ;-p ana kasih hints :

Klo A pilih Mercedez Benz, walaupun mahal karna melihat berbagai 
feature dan segala fasilitas yang memberikan kemudahan dan 
keselamatan berkemudi, si B yang hanya tau mobil Suzuki Carry yang 
diasembly dan menjamur jumlahnya di dalam negri karna faktor harga 
murah dan kegunaan, tanpa memperhatikan faktor keselamatan, hingga si 
B nggak akan ngerti kalo ada produk yang menawarkan feature lebih 
dari itu. Makanya si B merasa puas dan ujung2nya cerita ke orang lain 
begini dan begitu kalo pilihannya itu yang paling baik. si A yang 
udah tau hanya diam aja, karna si A sadar dalam memilih produk kan 
tiap orang punya kepentingan dan kebutuhan yang akan dibayarnya. 

Tom, sepertinya klo maksud ente, ana nggak pernah buka puasa di 
Embassy karna ente nggak ketemu ana, skali lg jadi baca hints diatas, 
baca lagi deh. hahahaha.....

Hmm...soal thesis, sepertinya itu bahasan klasik juga, mereka yang 
udah pernah ngerjain gtuan sebetulnya bosen denger alasan2 
menjijikkan seperti itu. Saya sempat dipilih untuk ikut riset tahunan 
di departemen fisika - unpad bekerjasama dengan LIPI bandung, ikut 
dosen saya 6 bulan dan pengalamannya sama buat tulisan dan skripsi 
saya juga, sempat dikejar2 target karna harus presentasi, harus beres 
dg target waktu tertentu, harus menulis, menganalisa dan cari2 
referensi dsb. mampir aja ke www.fisika.unpad.ac.id 

Yang saya rasakan, juga pengalaman teman2 seangkatan/senior/junior 
dsb. yang bikin kebanyakan siswa itu lama ngerjain skripsi/thesis itu 
simple aja :
 
1. MALAS, 2. MALAS, 3. MALAS, 4. MALAS dan 5. MALAS. -> yang menjelma 
jadi :
1. jadi sedikit rasa malu.
2. nggak punya daya juang.
3. nggak punya target yang jelas.
4. kurang pengetahuan karna dulunya nggak blajar serius.
5. tumpulnya kemampuan inter-personal karna terlalu ujub diri ato 
justru minder.

sepertinya sedikit skali thesis yang copy-paste klo ada ya tentunya 
bagi mereka yang punya penyakit diatas, saya yakin professor disini 
lebih student-friendly dibanding mereka yang di Indonesia, bahkan 
saya juga sempat becanda dan ngopi bareng sama Prof. Karmeshu (Dean 
SC&SS dulu) dan dr. Vijay pas winter kmaren di Coffe Corner JNU, 
kebanggan kita2 yang tinggal di Sabarmati DC, wah skarang tinggal 
memory, skarang udah nggak ada lg tuh coffe corner. 

Dan obrolannya sangat menarik, karna jelas dia menguasai bahan dan 
senang berdiskusi yang terstruktur, tentunya obrolan seorang prof 
lebih menarik dibanding obrolan tukang otoriksa.

Klo kondisi seperti diatas terus berlangsung dan membudaya, saya 
sekarang jadi sangat sependapat dengan Pak Khairuddin Siregar, "PPI 
India koq berfikir ANEH? Berfikir BIASA aja sulit!" 

Idealnya sih klo mo belajar apakah itu Bachelor/Master/Doctor, 
penyakit kayak diatas itu udah nggak ada lagi di kamus pribadi kita, 
anyhow, what to do? Penyakit bawaan kali ya?

Buat mbak Tylla & Aila, yang baru gabung hehehe....itulah Tom Cruise, 
sang "Playboy Milis" hahahaha...jadi jangan kaget klo suatu saat 
kalian jadi korban, btw, dia tipe cowok setia koq, kalo kata tante 
Mala, setia pada setiap wanita hahahhaa......

Tante Mala, gmn kabarnya neh? Tetap yakin usaha sampai kan??? kangen 
neh sama HMI.


OK deh, kebanyakan, Walaikumsalam,

fachim


--- In [email protected], Zamhasari Jamil <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> salam,
>  
> bang fachim salah sangka lagi, hehehehe....... ini bukan soal 
nyeleneh, tapi justru AMU ingin memberikan kemudahan bagi 
mahasiswanya, sehingga dg tinggal di hostel itu segala hal-hal yang 
berkaitan dg aktivitas kampus lebih mudah untuk diselesaikan.
>  
> mengenai moderator milis ini sdh diperkenalkan oleh bang MG, saya 
kira semua member di milis ini sdh tahu semua bahwa untuk "diskusi 
berat", ayo kita ngumpul bersama para cendikiawan di milis 
[EMAIL PROTECTED] terus terang saja, saya melihat diskusi 
Tylla dg Lina Dahlan di milis umum tersebut cukup sehat sekali. bang 
Lukman boleh lah sowan ke milis [EMAIL PROTECTED] tersebut. 
>  
> mengapa di milis [EMAIL PROTECTED] --> (ada garis 
tengahnya) ini hanya dikhususkan untuk membahas masalah-masalah 
seputar dapur internal kita? sebab di forum inilah kita bisa bersua. 
selama bulan puasa ramadhan ini, saya bisa hadir ikutan buka puasa 
bersama hari sabtu di kedutaan sebanyak 2 kali (satu kali terlambat, 
hehehe). dan selama itu pula saya tak menemukan bang Fachim. ternyata 
Aligarh lebih dekat ke kedutaan ketimbang Sabarmati Hostel, 
hahahahahaha......
>  
> bang Fachim saja rindukan dengan saya sdh lama tak menampakkan diri 
milis ini? ini pertanda bahwa dg nongol dimilis ini, kita sdh 
bersilaturrahmi. sebab pertemuan yang disengaja sangat jarang terjadi 
diantara kita mengingat kesibukan kita masing-masing. anda sibuk 
diperpustakaan, saya sibuk di kampung saya dan teman-teman Ph.D sibuk 
pula dg penyelesaian thesis mereka. kalaupun ada yang belum selesai 
thesisnya, itu harus dimaklumi, karena memang menulis sebuah thesis 
perlu kajian serius dan bahan bacaan yang lengkap bukan asal kopi-
paste saja. 
>  
> semua rekan-rekan kita ikut kok di milis umum 
[EMAIL PROTECTED] itu, hanya saja, sebagian dari mereka, 
emailnya disetting "no mail". bagi saya ini suatu pertanda bahwa 
mereka sendiri yang ingin menyumbat diri mereka dari segala macam 
bentuk informasi. karena itu bagi rekan-rekan yang ingin berdiskusi 
untuk "kemaslahatan bangsa", maka milis umum 
[EMAIL PROTECTED] adalah tempatnya. saat ini, mungkin kita 
hanya memberikan ide, siapa tahu ada diantara teman-teman kita di 
indonesia yang bisa melaksanakan ide tersebut. bang Fachim dan mbak 
Tylla nggak usah ragu, kedua forum diskusi [EMAIL PROTECTED] 
dan [EMAIL PROTECTED] tetap membawa nama mahasiswa India.
>  
> untuk itu, adalah sangat menyedihkan sekali, bila milis yang ada 
nama Indianya, tapi hanya diramaikan oleh orang-orang luar semua. 
Fachim dan Tylla yang memiliki waktu online yang cukup tinggi, 
bolehlah mensharing informasi yang ada pada anda di milis itu. 
>  
> saya cukup menikmati diskusi di milis umum 
[EMAIL PROTECTED] ini, karena dari sini pulalah saya banyak 
mendapatkan info tambahan yang info tersebut kadang-kdg tak 
tertangkap oleh media massa. 
>  
> bila ada yang mengatakan tidak PD untuk ikutan diskusi dan berbagi 
pendapat di milis [EMAIL PROTECTED] itu, maka saya ingin 
bertanya, sampai kapan "ketidak-PD-an" itu kita pertahankan??!! 
kegelisahan saya melihat "ketidak-PD-an" seorang mahassiwa 
pascasarjana (karena mayoritas kita sdh pascasarjana) ini sudah 
pernah saya tulis di blog saya yang berjudul "Antara Gelar Akademik 
Dan Keilmuan".
>  
> demikian dulu celotehan dari seorang bayi yang sdg lapar, dan sdg 
mikirin cucian yang suangat banyak. neng Ayu dan neng Nidia, bantuin 
nyuci dong. ncik Yuni dan mak Rini, ntar kalo ana ke Okhla, kita 
masak ikan lagi ya? 
>  
> buat bang Rozi, saya tak bisa memberikan kartu lebaran tahun ini, 
sebagai gantinya, saya persembahkan sebuah rintihan saya yang sdg 
menyendiri di Aligarh. semoga hari-hari ini cepat berlalu. bertamulah 
di blog kami dan mohon beri koreksi.... 
>  
> http://e-tafakkur.blogspot.com/2005/10/hukum-itu-perawan-dan-
tunanetra.html
>  
> bang Fachim dan mbak Tylla, dah berapa lama sih kalian jadian? 
hehehehe (becanda...) Fachim, kalo ente jadian ama Tylla, terus Aila 
Idrusi gimana dong? hahahaha......
>  
> Wassalam,
>  
> IzaM -
> 
> Fachim Harharah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> " ....... Wah klo soal tandatangan itu mesti dikonfirmasikan lg tuh 
Tom, bisa 
> lewat perwakilan Student Union, di negri JNU sini sih nggak ada 
yang 
> nyeleneh kayak gtuan. Justru untuk siswa asing dikasih lebih 
> kebebasan seperti nggak harus join hostel mess. ...... "
> 
> 
> * * * * *
> Zamhasari Jamil
> Department of Political Science
> Aligarh Muslim University, Aligarh
> Website Kampus  : http://www.amu.ac.in
> Website Pribadi    : http://www.e-tafakkur.blogspot.com
> Website PPI India : http://www.ppi-india.org
> Email: izamsh@ yahoo.com
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
>  Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/igXolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di 
http://dear.to/ppi dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org 
==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg 
masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 
3- HP Ketua PPI (Mukhlis): 09871815229 ; Sek. PPI(Herman): 09897160536
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke