Bang Mario..., memang benar kalau sering melakukan silaturahim itu 
sangat bermanfa'at sekali, maka daripada itu..., saya menghimbau diri 
saya pribadi dan rekan-rekan mahasiswa untuk dapat terus berperan 
aktif di milis ini minimal 1 bulan sekali untuk terus mempererat tali 
persaudaraan dengan saling mengerti kelebihan dan kekurangannya satu 
sama lain. Kata Kakek dan Nenek saya..., silaturahim itu dapat 
membuat umur seseorang menjadi berkah..., gak percaya....? Mari 
mencoba !!!











--- In [email protected], Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Gus Dur dan Silaturrahmi
> Oleh Mario Gagho
> 
> Gus Dur seperti yang kita kenal adalah tokoh
> kontroversial di mata sebagian orang dan sangat
> populer di mata orang lain.
> 
> Banyak kata-kata dan pernyataannya yg membuat kalangan
> NU (para kyai dan tradisional NU) yg marah. Namun, di
> sisi lain, kyai yg sama dalam waktu tidak lama berubah
> menjadi teman baik Gus Dur.
> 
> Apa rahasianya? Jawabnya: silaturrahmi. Gus Dur
> terkenal dg aktivitas silaturrahmi-nya yg luar biasa;
> apalagi mengingat kondisi fisiknya yg sebenarnya lebih
> patut untuk banyak istirahat. Karena itu tidak heran
> kalau semasa menjadi presiden, dia termasuk salah satu
> presiden yg mencapai rekor paling banyak perjalanan
> silaturrahmi-nya ke luar negeri termasuk ke India.
> "Silaturrahmi"-nya ke sejumlah negara Eropa dan
> Amerika telah membuat posisi diplomatik RI cukup
> dimengerti dunia luar dalam persoalan konflik dalam
> negeri waktu itu, seperti soal Aceh (GAM) dan Ambon.
> 
> Intensitas silaturrahmi-nya ternyata tidak berkurang
> walaupun saat ini sudah buta total dan kondisi
> kesehatan fisiknya setelah mengalami stroke menurun
> drastis. Terbukti dia sempat beberapa kali datang ke
> New Delhi setelah tak lagi jadi presiden. Belum
> terhitung kunjungannya ke negara-negara lain. 
> 
> Silaturrahmi ternyata tak hanya manjur sebagai obat
> penambal persahabatan yg retak; semakin memperkuat
> hubungan antar-individu yg sudah baik; mengurangi
> kesalahpahaman antar-kelompok, antar-suku dan
> antar-pemeluk agama; lebih dari itu, ia juga menjadi
> cara efektif dan sangat mujarab untuk menambah wawasan
> dan "wisdom": belajar menghadapi perbedaan, belajar
> melihat suatu persoalan dari sudut pandang orang lain
> dan belajar melihat realitas sekitar yg tak sesuai dg
> idealisme dan mungkin norma kita. Apapun arti dari
> idealisme dan norma itu.
> 
> Dalam hubungan antar-negara, silaturrahmi ini disebut
> dg "kunjungan kenegaraan" atau state visit. Apabila
> anda rajin baca koran setiap hari, coba kita
> perhatikan dampak politik, ekonomi dan kultural dari
> setiap kunjungan seorang kepala negara ke negara lain.
> Baca berita esok harinya, maka akan anda dapatkan
> sejumlah hasil kerja sama politik, ekonomi,
> pertahanan, kultural dll yg telah dihasilkan berkat
> "silaturrahmi" seorang kepala negara ke negara lain.
> Lihat misalnya hasil kunjungan presiden SBY ke Amerika
> beberapa bulan lalu; atau kunjungan PM India Manmohan
> Singh, juga ke Amerika, bulan lalu.
> 
> Secara personal saya bukan pemuja Gus Dur, tapi juga
> bukan anti-Gus Dur. Karena sikap seorang pemuja dan
> pembenci sama buruknya: sama-sama tidak dapat melihat
> hal-hal negatif dan sisi positif secara objektif pada
> seseorang dan yg hanya akan berujung pada fanatisme
> dan naivisme dangkal.
> 
> Terlepas dari kekurangannya, Gus Dur adalah aset
> nasional dan dikagumi di panggung internasional. Dan
> salah satu faktor keberhasilannya, di antara
> faktor-faktor yg lain, adalah intensitasnya dalam
> melakukan silaturrahmi dg berbagai kalangan tanpa
> memandang kelompok, suku, bangsa dan agama.
> 
> Dan salah satu kelemahan saya, di antara ribuan
> kelemahan-kelemahan saya yg lain, adalah silaturrahmi
> ini. Mungkin, dengan menyoroti sisi positif seorang
> figur sukses yg salah satu keberhasilan pencapaiannya
> adalah berkat silaturrahmi, maka kebiasaan baik ini
> akan "menular" ke saya. Setidaknya itulah harapan
> saya. Harapan akan lebih indah kalau selalu diisi dg
> harapan ke depan yg lebih baik, bukan? Termasuk dalam
> hal ini, harapan menuju perubahan sikap yg lebih baik;
> jadi bukan hanya harapan yg bersifat materi.***  
> 
> Mario Gagho
> Agra University
> www.ppi-india.org
> ---------
> A WINNER works harder than a loser and has more time. 
> A LOSER is always "too busy" to do what is necessary.
> 
> 
>               
> __________________________________ 
> Yahoo! FareChase: Search multiple travel sites in one click.
> http://farechase.yahoo.com
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/igXolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di 
http://dear.to/ppi dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org 
==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg 
masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 
3- HP Ketua PPI (Mukhlis): 09871815229 ; Sek. PPI(Herman): 09897160536
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke