** Milis Nasional Indonesia ppi-india **
Demonstrasi Antiinvasi ke Irak Akan Digelar di London, Sabtu


Para penentang invasi Irak oleh AS dan Inggris akan mengadakan 
demonstrasi pertama kali Sabtu (20/3) dengan turun ke jalan-jalan di 
London. 

   Mereka menuntut diakhirinya pendudukan di negara itu. Puluhan ribu 
orang diharapkan turut dalam demonstrasi utama di London, mulai sore 
hari pukul 12.00 GMT (20.00 WIB) di Hyde Park dan berlanjut ke jalan 
Trafalgar Square di sore hari, kata Koalisi Hentikan Perang itu. Bus-
bus dipersiapkan dari lebih 75 kota untuk membawa para demonstran ke 
ibu kota Inggris tersebut. Beberapa ribu balon hitam dilepaskan pukul 
03.00 untuk mengingatkan para korban Irak dan 201 orang yang tewas 
dalam pemboman-pemboman minggu lalu di Madrid, Spanyol. Demonstrasi 
itu akan jauh lebih kecil dibanding demonstrasi Februari tahun lalu 
yang menggarisbawahi skala oposisi bagi keputusan Perdana Menteri 
Inggris Tony Blair mengikuti kepercayaan AS untuk menggulingkan 
Saddam Hussein.

  Tetapi para pengatur demonstrasi ingin agar suara mereka 
didengar. "Kami ingin meminta diakhiri pendudukan di Irak," kata 
Lindsy German dari Koalisi Hentikan Perang dalam jumpa pers 
sebelumnya minggu ini."Seluruh apa yang kami katakan mengenai perang 
ternyata menjadi kenyataan, dan segala sesuatunya yang dikatakan 
pemerintah (Inggeris) ternyata satu kehobongan," katanya. Blair 
memperluas argumentasi Presiden AS George W. Bush, bahwa aksi militer 
diperlukan dalam hubungan dengan ketakutan atas persenjataan kimia, 
biologi dan nuklir Saddam. Sejauh ini tidak ada persenjataan seperti 
itu yang telah ditemukan sehingga para demonstran menulis slogan 
kunci berbunyi, "Tidak ada lagi kebohongan, Tuan Blair." Blair 
menerima Sabtu kelabu dari para pengkritiknya melalui koran, atas 
perang Irak. 

   Sedangkan, kalangan koran yang mendukung keputusan Blair untuk 
mengirim tentara Inggris untuk menggulingkan Saddam Hussein tercatat 
lebih lembut. Yang paling tajam adalah The Independent. Media massa 
itu menggunakan seluruh halaman depannya untuk memuat berita utamanya 
dan tulisan tajuk rencana yang mengutuk keberanian itu, dengan 
judul "Setahun perang yang membuat dunia menjadi tempat yang lebih 
berbahaya."Jajak pendapat oleh televisi Sky News, yang disiarkan awal 
minggu ini, mengindikasikan, orang Inggris terbagi dalam perang Irak. 
Sebanyak 48 persen mengatakan tindakan itu benar, dan 41 persen 
mengatakan tindakan itu salah.

  Demonstrasi antiperang terakhir yang besar di London, juga 
diselenggarakan oleh Hentikan Perang, November lalu. Waktu itu 
100.000 sampai 200.000 orang memenuhi Trafalgar Square ketika Bush 
mengadakan satu kunjungan resmi.



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke