** Milis Nasional Indonesia ppi-india **
Sriwijaya Post, 20 Maret 2004

"Air Force One" Amien
Biayanya Rp 560 Juta


JAKARTA, SRIPO - PT Republik Express (RPX Airlines), salah satu dari anak
RPX Group membantah menyumbangkan salah satu pesawat Boeing B 737-200 untuk
kampanye calon presiden dari partai PAN, Amien Rais karena logo pesawat ini
diubah menjadi logo dan atribut PAN.

Pesawat Boeing B737-200 yang dikontrak PAN untuk dipakai Amien Rais.
(Sripo/abs)
"RPX Airlines ataupun RPX Group tidak berstatus sebagai penyumbang sebab
dalam perjanjian itu adalah murni bisnis. DPP PAN dan RPX Airlines terikat
dengan segala hak dan kewajiban yang tertera dalam commercial agreement
tersebut," kata Harsha E Joesoef, CEO RPX Group didampingi Sekjen DPP PAN
Hatta Radjasa kepada pers di Jakarta, Jumat (19/3) malam.
Pasalnya, RPX Airlines telah teken kontrak dengan menyewakan pesawat
beregistrasi RPX-RPI dengan DPP PAN. RPX Airlines juga membantah ada
kaitannya dengan perusahaan kargo dunia asal AS, Federal Express (Fedex).
Pesawat ketiga RPX Airlines B 737-200 itu dicarter DPP PAN sejak 1 Maret-1
April 2004 dengan nilai kontrak 2.000 Dolar AS per jam terbang. Selama
sebulan kampanye, Amien Rais diperkirakan naik pesawat itu hingga 35 jam
terbang senilai 70.000 dolar AS atau Rp 560 juta sesuai commercial agreement
DPP PAN dan RPX Airlines.
Menurut Harsha, DPP-PAN mencarter pesawat agar gerakan Amien Rais terbang
dari satu kota ke kota lain lebih luwes dan mudah. Karena itu, carter
pesawat sebab tak perlu check in dan boarding bila dibandingkan naik pesawat
reguler, Garuda, Merpati atau Lion Air dan lainnya.
Kalau naik satu pesawat berpenumpang 100 orang dengan tiket Rp 200.000/orang
rute Jakarta-Surabaya dengan masa tempuh 1,5 jam harus bayar Rp 20 juta atau
Rp 40 juta untuk pergi pulang. Itu pun kalau penerbangannya lancar, kalau
tidak bisa mengubah jadwal kampanye. Berbeda dengan carter pesawat, tinggal
naik langsung terbang, acara selesai terus pulang tak perlu beli tiket dan
antre lagi.
Mengapa nilai carter 2.000 dolar AS lebih rendah dari operating cost pesawat
sekitar 3000 dolar AS, pak?," tanya Sripo.
"Memang beaya untuk promosi itu mahal. Dampak positifnya, pesawat ini kalau
sudah menjadi pesawat Capres dari PAN kan bisnis RPX dapat track record.
Nantinya pesawat ini akan menjadi corporate jet yang menjadi bisnis carter
dan kargo di masa pasca-pemilu," kilah Harsha.
Pesawat kargo yang disewa beli dari satu perusahaan Prancis via Bank Niaga
itu telah mengantongi izin dari Dephub sejak tahun 2001. Pesawat sudah
dipasangi logo dan atribut PAN sebagai lambang "tunggangan" Capres dari
partai PAN jauh sebelum dioperasikan 1 Maret 2004, RPX dan DPP PAN sudah
meminta izin ke Dephub.
Hingga 19 Maret 2004, pesawat yang dinaiki Amien Rais itu sudah memiliki 22
jam terbang kalau dihitung ongkosnya mencapai 44.000 dolar AS. Amien Rais
selain naik pesawat selama kampanye juga naik heli dan bus. Semua sarana
transportasi itu siap setiap saat, dan dibayar kalau dinaiki Amien Rais dan
rombongannya.
"Namun demikian, sebagai good corporate citizen, kami akan melepas logo dan
atribut partai yang ada di badan pesawat tersebut sesegera mungkin sesuai
dengan aturan sah yang ada," kata Harsha.
"Dalam organisasi DPP PAN, saya sendiri adalah Ketua Dewan Pakar. Tapi dalam
PAN, tugas dan kewajiban kami sangat jelas dan terstruktur. Jadi bisnis
adalah bisnis. Dan saya kira, PAN memiliki niat baik untuk melaporkan segala
bentuk sumbangan dan berbagai kontrak dengan pihak ketiga termasuk dengan
RPX Airlines kepada KPU," Harsha menambahkan.
Dana Kampanye
Sekjen DPP Hatta Radjasa dalam kesempatan itu mengatakan, commercial
agreement untuk carter pesawat DPP PAN-RPX Airlines diteken awal tahun ini.
Rencana carter itu sudah dirancang beberapa tahun lalu dan masuk dalam
planning jangka panjang partai PAN.
Rencana itu dimatangkan lagi pada temu calon legislatif dan eksekutif
nasional PAN pada September 2003 di Yogyakarta untuk menentukan dana
kampanye 2004. Dalam sidang tersebut diputuskan dana untuk kampanye PAN
ditaksir Rp 12-13 miliar.
Dana itu berasal dari seluruh anggota PAN, sumbangan donatur termasuk dana
dari APBN untuk anggota PAN masing-maisng Rp 1000/orang diambil dari dana
APBN pada masa Pemilu tahun 1999. Lantas semua dana kampanye itu dimasukkan
dalam satu rekening yang ditetapkan sesuai keputusan KPU.
"Sebelum ada partai-partai memasukkan dana kampanye dalam satu rekening, PAN
sudah memiliki rekening sendiri. Nantinya setelah pemilu rekening ini
diaudit. Dan kalangan International Watch menilai sistem keuangan PAN yang
terbaik," kata Hatta.
Tapi kenapa pak Amien di Yogya bilang naik pesawat gratis pak, sergah
wartawan.
"Pak Amien tidak ngurusi carter pesawat, karena semuanya diurusi DPP PAN,
Bendahara Umum yang membayar. Pak Amien tinggal naik, tak perlu beli tiket,
check-in, boarding dan semua kita yang nyiapkan," tangkis Hatta.
Landing di Halim
Sementara itu, rusaknya sistem ATC (air traffic control) bandara
Soekarno-Hatta (Cengkareng) juga berdampak pada pesawat carteran Amien Rais.
Akhirnya, pesawat yang ditumpanginya pun mendarat di bandara Halim
Perdanakusumah.
Pesawat RPX (Republic Express) yang disewa Amien seharusnya dijadwalkan
mendarat di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.15. Pesawat itu take off
dari bandara Supadio, Pontianak sekitar pukul 16.15.
Sebelumnya, Amien memang berkampanye untuk Partai Amanat Nasional (PAN) di
ibu kota Kalimantan Barat itu. "Karena kita dapat informasi bahwa bandara
Cengkareng sedang trouble, maka pesawat akhirnya mendarat di bandara Halim,"
kata Jeffrie Geoffanie, tim sukses Amien Rais saat dihubungi, Jumat (19/3).
"Jadi, kita tak ada masalah bagi kita saat Bandara Cengkareng bermasalah.
Dan inilah enaknya kalau pakai pesawat carteran, bisa pindah tempat
mendarat," lanjut Jeffrie. Kedatangan Amien dan rombongan juga sesuai waktu
yang direncanakan. (jbp/hbk)



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke