** Milis Nasional Indonesia ppi-india **
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=82696

Golkar Janjikan Program Wajar 12 Tahun

JAKARTA (Suara Karya): Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tandjung kembali
menjanjikan peningkatan mutu pendidikan melalui program wajib belajar
(wajar) 12 tahun. "Pendidikan rakyat kelak minimal mencapai SLTA," katanya
dalam kampanye di Lapangan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat.
Akbar menambahkan, Golkar sudah memiliki program untuk mengatasi persoalan
bangsa, termasuk di bidang pendidikan. Ini dilakukan karena Golkar memiliki
sumberdaya manusia yang sudah berpengalaman.
Menurut Akbar, program wajib belajar 12 tahun menuntut dukungan pertumbuhan
ekonomi yang memadai, tidak seperti sekarang yang hanya 4-5 persen yang
membuat anggaran pendidikan belum sesuai UUD 1945, yaitu 20 persen.
Rendahnya pertumbuhan ekonomi juga belum mampu menyerap tenaga kerja baru
yang mencapai 2,5 juta orang per tahun. Dengan hanya pertumbuhan ekonomi
sebesar 4-5 persen, lapangan kerja yang tersedia hanya mampu menyerap 1 juta
hingga 1,5 juta orang.
Dalam orasi di hadapan massa Golkar itu, Akbar mengatakan bahwa krisis dan
kesulitan bangsa bisa diatasi bila Golkar mendapat mandat rakyat melalui
Pemilu 2004 untuk memimpin pemerintahan.
Akbar juga menyoroti masalah keamanan nasional selama Golkar tidak
memerintah yang tidak terjamin. Karena itu, katanya, bila mendapat mandat
rakyat melalui pemilu, Golkar akan berusaha keras dan optimis mampu
mengatasinya.
Dalam kampanye di Bandung itu, Akbar didampingi isterinya Krisnina Maharani,
jurkamnas Ruhut Sitompul, dan caleg DPR dari Kabupaten Bandung Ferry
Mursyidan Baldan, Paskah Suzetta, dan Lili Asdjudireja.
Dalam kesempatan terpisah, peserta Konvensi Partai Golkar Aburizal (Ical)
Bakrie menyatakan bahwa pemerintahan ke depan ini bisa solid bila dipimpin
oleh koalisi nasionalis, agama, dan militer. Dia mengingatkan, masalah
terberat yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah mendatang adalah masalah
ekonomi dan gabungan masalah nasionalisme. agama, dan militer.
"Dengan semua itu, pemerintahan akan solid dan bisa lebih melakukan
pembangunan ekonomian dengan baik," kata Ical di sela kampanye Golkar di
Lapangan Singosari, Malang, Jumat, yang dihadiri puluhan ribu massa.
Menurut Ical, dalam sejarah Indonesia, koalisi yang terjadi adalah antara
nasionalis dan agama. Sedangkan militer saat ini dibutuhkan untuk memperkuat
keamanan dan pertahanan negara.
"Kalau saya katakan militer, itu bukan berarti militer aktif, tetapi mereka
memiliki latar belakang militer dan mengetahui bagaimana mencari teroris dan
separatis," tutur Ical.
Menurut Ical, selain soal ekonomi, Indonesia juga masalah disintegrasi.
Karena itu, pengaruh militer masih sangat dibutuhkan - termasuk untuk
mengatasi isu terorisme dan jaminan keamanan yang menjadi salah satu syarat
pertumbuhan ekonomi bagi investor.
Sementara itu, kampanye putaran kedua di Jakarta kemarin dilakukan oleh PNI
Marhaenisme, Partai Buruh Sosial Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB),
Partai Merdeka, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Dalam kampanyenya, jurkamnas PPP Suryadharma Ali mengatakan bahwa sudah
saatnya PPP memenangi Pemilu 2004 untuk melakukan perubahan demi kemajuan
dan kesejahteraan rakyat. "Mari bersama-sama merapatkan barisan untuk
memenangkan PPP," katanya.
Massa PPP yang berada di dalam gedung olahraga itu hanya berjumlah ratusan.
Tetapi lebih dari sepuluh ribu lagi memilih berkonvoi di sepanjang Jalan
Otista dan Jalan Matraman dengan meraung-raungkan kendaraan masing-masing.
Kampanye massa PPP juga banyak diwarnai pelanggaran lalu lintas, baik berupa
pelanggaran jumlah penumpang di dalam kendaraan hingga melawan arus lalu
lintas. Bahkan massa partai berlambang Ka`bah itu juga menjejali mikrobis
dan duduk di atas kendaraan.
Di Jalan Menteng Raya, kehadiran mereka di jalan yang cukup padat itu
semakin memacetkan arus lalu lintas. Sementara polisi hanya menertibkan lalu
lintas tanpa menindak satu pun peserta kampanye yang melanggar aturan lalu
lintas.
Dari Jalan Menteng Raya yang juga menjadi lokasi DPP Muhammadiyah itu, rombo
ngan berlalu ke arah Taman Ismail Marzuki, Jalan Matraman Raya, dan semakin
gegap-gempita begitu tiba di muka gang di mana rumah pribadi Hamzah Haz
berada.
Pawai serupa juga dilakukan mereka di sekitar Pasar Senen, ke arah Tanjung
Priok hingga kawasan Pulo Gadung yang berujung di sekitar Klender, Jakarta
Timur.
Sementara massa PNI Marhaenisme yang mengikuti kampanye di Gedung Serba
Rusun Klender lebih tertarik duduk-duduk di luar gedung dan menikmati nasi
bungkus pembagian panitia daripada mengikuti dialog dan orasi para jurkam.
Acara kampanye partai nomor satu itu diisi dengan orasi singkat ketua DPD
PNI Marhaenisme DKI Altein Takumangsang, dilanjutkan dialog antara pengurus
partai para peserta.
Sekitar 300 warga PNI hadir dalam acara tersebut, namun tidak semua masuk
gedung. Banyak di antara mereka hanya duduk-duduk di koridor atau di halaman
rumput gedung.
Di tempat terpisah, jurkam PBB Hamdan Zoelva menjanjikan perubahan jika PBB
memenangi pemilu legislatif 5 April 2004 dan kadernya menjadi Presiden RI.
"Kita ambil 30 peren saja seperti PDIP pada tahun 1999, dan salah seorang
kader kita menjadi Presiden, Insya Allah kita akan lakukan perubahan menuju
kondisi lebih baik," katanya saat menjadi jurkam di GOR Kebun Jeruk Jakarta
Barat. (J-2/Ant/M-1)



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon or Lexmark
Printer at MyInks.com.  Free s/h on orders $50 or more to the US & Canada.
http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511
http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke