http://www.sinarharapan.co.id/berita/0405/13/nas04.html
Megawati: Saya Juga Korban Kekerasan Jakarta, Sinar Harapan Presiden Megawati Soekarnoputri menyatakan dirinya adalah korban kekerasan yang terjadi di Indonesia dalam kurun waktu yang panjang. Dia yakin rakyat Indonesia tahu bagaimana sejarah itu terjadi. Hingga saat inipun dirinya masih gelisah dengan kekerasan yang terjadi di berbagai tempat seperti di Ambon, Poso dan daerah konflik lainnya. "Karena itu saya akan berusaha untuk menentang tindakan kekerasan yang terjadi di Indonesia." Menyangkut kekerasan yang pernah dialaminya, Megawati menganggap hal itu adalah bagian dari proses perjuangannya sebagai sosok perempuan untuk memberi diri bagi kemaslahatan bangsa. Pernyatan ini disampaikan Presiden ketika menemui para artis nasional di kediamannya di Jl Teuku Umar, Jakarta, Rabu (12/5). Dalam suasana yang santai dan hangat, Megawati menuturkan bagaimana dirinya sangat menentang kekerasan yang semakin menjadi-jadi di Indonesia. Terkait dengan masalah itu, Presiden menganggap perlu adanya kesadaran untuk pembangunan mental bangsa yang menjadi inti persoalan serius bangsa ini. Dalam kesempatan itu, artis nasional Shahnaz Haque yang memimpin delegasi untuk kegiatan bertema "Anti Kekerasan", menyatakan bahwa rakyat sekarang menghendaki rasa aman dan menolak adanya kekerasan yang jalin menjalin. Menjawab tuntutan itu, Presiden Megawati mengatakan bahwa dirinya sejak dulu mempunyai komitmen yang kuat untuk menolak kekerasan. Bahkan dengan gamblang ia menyatakan dirinya adalah salah satu korban kekerasan di masa lalu seperti kasus 27 Juli dan tindakan represif rezim orde baru. Oleh karena itu, sangat wajar jika Megawati selalu menyatakan sangat menentang kekerasan. Salah satu hal yang membuat dirinya ikut menentang kekerasan adalah karena trauma sejak masa kecil bersama Bung Karno. Terutama ketika terjadi "Peristiwa Cikini", suatu upaya pembunuhan terhadap Bung Karno yang waktu itu menjabat sebagai Presiden RI. Menurutnya, peristiwa itulah yang kemudian membuat dirinya selalu berusaha menentang kekerasan. Alasan Pilih Hasyim Satu hal yang ditekankan Megawati dalam dialog yang disertai joke-joke segar itu, yakni perlunya perbaikan mental bangsa. Pemerintah sudah berusaha membuat berbagai kebijakan, dan aneka program tapi semuanya menjadi mubazir jika masyarakat tidak mendukung. Berbagai masalah yang terjadi saat ini, lanjut Megawati karena reformasi tidak didukung sepenuhnya oleh mental bangsa yang kuat. Padahal cita-cita reformasi sudah sangat baik. Oleh karena itu, untuk pemilihan presiden periode 2004-2009 Megawati tidak ragu memilih Hasyim Muzadi karena mempunyai kemampuan untuk membangun mental bangsa. (hel) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

