SURAT DARI PARIS: TERRE D'AVENTURE [TERDAV] PARIS MENGGALAKKAN PARIWISATA KE INDONESIA
Pada tanggal 13 Mei, Kemis lalu, Terre d'Aventure [Terdav], sebuah biro perjalanan dari sekian banyak biro serupa di ibukota Perancis ini, telah menyelenggarakan sebuah pameran foto tentang Indonesia, khususnya Bali. Pertemuan yang dihadiri oleh kuranglebih 300 undangan ini berlangsung di kantor Terdav, 6 rue Saint-Victor, 75005 Paris yang terdiri dari dua bagian: ruang kantor dan ruang pameran. Keunikan Terdav terletak pada sifatnya yang mendekati ciri Lembaga Swadaya Masyarakat [LSM] secara oientasi dan pengelolaan yang profesional. Sedangkan mayoritas biro perjalanan [travel agent] lainnya bertitikberat pada mengeduk keuntungan tanpa disertai dengan idealisme sosial dan kemanusiaan. Hal ini tidak mengherankan karena para pekerja Terdav umumnya berasal dari aktivis-aktivis LSM yang menggalang solidaritas dengan lapisan bawah di Perancis dan negeri-negeri, terutama ang dulu disebut sebagai "dunia ketiga" atau "negeri yang kurang berkembang" [Less Developing Countriees, LDC] atau yang membela masalah lingkungan hidup [ekologi]. Dengan latarbelakang ini, selama 27 tahun usianya,Terdav melakukan aktivitas kegiatan profesionalnya mengorganisasi perjalanan wisata ke berbagai penjuru bumi, berdasarkan pada "ketakjuban akan kekayaan dan keindahan alam, keinginan mengenal dan mempelajari kekayaan dan keindahan budaya yang beraneka rupa itu dengan keinginan mengembangkan saling hormat, saling belajar dan menjaga keseimbangan ekologi dan manusia serta kesadaran bahwa planet kecil kita ini adalah milik bersama". "Menghormati orang lain" [respect les autres], merupakan patokan standar bagi Terdav, sikap yang di Perancis diajarkan sejak anak memasuki ruang pendidikan paling dasar. Kita tidak bisa menjadi penduduk bumi yang manusiawi jika kita tidak "menghormati orang lain", ujar Christine Cabasset, salah seorang tenaga teras Terdav yang bertanggungjawab untuk masalah Asia, termasuk Indonesia. Berangkat dari nilai-nilai demikian, maka Terdav mengorganisasi wisata jalan kaki dan kontak manusia. Dengan jalan kaki pertemuan antar anak manusia dari berbagai benua berlainan menjadi makin intens, melalui pertemuan terjadi saling kenal dan dari saling kenal muncul saling menghargai dan persahabatan. Ekologi pun tidak terganggu. "Wisata jalan kaki juga mempunyai kegunaan lain yaitu melakukan olahraga demi kesehatan", tambah Christine yang pernah aktif menyokong perjuangan rakyat Timor Lorosae untuk kemerdekaan nasional. Wisata jalan kaki dilakukan oleh Terdav sejak 13 tahun lalu dan dalam hal ini Terdav merupakan pionir. Untuk mengkonsolidasi hasil-hasil wisata, Terdav melakukan secara teratur pameran-pameran foto tentang negeri-negeri yang telah dikunjungi. Kepada para pengunjung, penanggungjawab kawasan Terdav memberikan uraian singkat menyeluruh kepada para pengunjung mengenai negeri terkait, termasuk situasi politik di negeri tersebut. Pada tanggal 13 Mei yang lalu, Terdav mengorganisasi sebuah pertemuan dan pameran khusus tentang Indonesia , terutama Bali dalam rangka menyongsong hari libur musim panas. Pameran dan pertemuan khusus ini dimaksudkan agar para wisatawan Perancis tidak terpengaruh oleh Tragedi Bom Bali dan tanpa keraguan mengunjungi Indonesia. Tentu saja dalam hal ini, Terdav mengambil suatu risiko yaitu berspekulasi tentang perkembangan politik di Indonesia, sementara pemilihan presiden masih belum dilakukan. Sedangkan siapa yang akan menjadi presiden mempunyai pengaruh terhadap kehidupan politik dan kehidupan politik akan berdampak langsung terhadap keadaan ekonomi termasuk majumundurnya pariwisata. Masalah yang sangat diperhitungkan oleh para wisatawan asing, pertama-tama tidak lain daripada masalah keamanan. Beberapa saat setelah Tragedi Bom Bali, pemerintah Perancis sempat menganjurkan agar para warganya menunda rencana pergi ke Indonesia, ke Bali khususnya. Anjuran ini secara resmi sampai sekarang belum pernah ditarik kembali, dan untuk itu, maka Terdav menyelenggarakan pameran khusus tentang Indonesia, terutama Bali dan Toraja. Christine Cabassset telah mengantar pembukaan pameran dengan uraian singkat lengkap tentang keadaan Indonesia. Dalam pertemuan ini tidak nampak seorangpun pejabat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia [KBRI] di Paris.Padahal kegiatan ini sangat menguntungkan pariwisata Indonesia. Yang diajak serta oleh Terdav adalah Koperasi Restoran Indonesia, 12 Rue deVaugirard, 75006 Paris. "Restoran Indonesia" dimintai oleh Terdav untuk menyediakan makanan-makanan Indonesia .Sebagai penanggungjawab bagian dapur, Budhisatwati bersama timnya tela hadir dan memberikan suasana khusus pada pertemuan dan pameran ini. Dalam hal ini, serta-merta saya teringat akan kegesitan dan kelincahan Yuli Mumpuni , Atase Pers KBRI yang sekarang telah kembali ke Jakarta. Dalam soal-soal begini Mbak Yuli sangat jeli dan aktif tanpa menghiraukan kelelahan fisik yang sering nampak di wajahnya. KBRI memerlukan diplomat tipe Mbak Yuli: terbuka, tanpa prasangka, luwes, gesit, jelit dan tak kenal lelah. Dekat dengan warga anak bangsa dan negerinya di rantau orang. Barangkali di sinilah arti penting mutu individu sebagai diplomat untuk mensukseskan misi diplomasi. Andaikan....andaikan Mbak Yuli bisa kembali datang ke Paris dengan posisi lebih penting barangkali Mbak Yuli dan diplomasi Indonesia bisa mengefektifkan Paris sebagai salah satu pusat penting diplomasi Komunitas Eropa, apalagi di hari-hari mendatang kegiatan organisasi-organisasi non pemerintah Perancis tentang Indonesia bukan makin berkurang tapi makin meningkat. Hal lain yang bisa dipelajari dari Terdav sebagai sebuah LSM profesional atau yang dikelola oleh mantan aktivis-aktivis LSM, saya kira adalah kemampuan mengelola LSM secara profesional semua mata proyeknya sehinggga bisa mandiri dan kemudian tidak lagi tergantung pada sumber dana luar. Pengelolaan profesional begini memungkinkan LSM benar-benar bisa mandiri dan memberdayakan diri sendiri dan masyarakat serta menciptakan lapangan pekerjaan tanpa mengorbankan idealisme. Praktek dan pengalaman Terdav menunjukkan hal ini mungkin dan bisa diujudkan. Barangkali kemampuan dan kemungkinan ini tidak lepas dari pola pikir dan sikap mental poenanggungjawab LSM. Jika memandang LSM kesempatan mendapat dana mudah dengan menjual kemiskinan dan persoalan masyarakat tapi hakekatnya masih berkutat pada egoisme, profesionalisme dan kemandirian dan arti LSM sesungguhnya tidak akan pernah tercapai. LSM akan berfungsi tangga menaiki diri sendiri ke lingkaran elite masyarakat yang asing dari mayoritas rakyat negeri dan bangsa. Tidakkah keadaan begini yang kemudian menjadikan LSM Indonesia selama sekian puluh tahun tidak juga punya arti penting untuk perobahan hakiki? Sekedar usul dalam rangka memperkenalkan Indonesia dan mendorong perkembangan persahabatan antara rakyat Indonesia dan Perancis, misalnya, mengapa tidak KBRI dan Terdav mengorganisasi kursus bahasa Indonesia? Saya pribadi pernah membuka kursus serupa bersama Biro Perjalanan besar Perancis, "Sans Fronti�re" kepada mereka yang tertarik. Sedangkan Koperas Restoran Indonesia, pada awal berdirinya pernah juga menyelenggarakan kursus sejenis. Peminatnya cukup besar. Usul inipun saya usulkan kepada Terdav. Untuk Indonesia dan kemanusiaan dan hidup manusiawi, sangat banyak yang bisa kita lakukan. Kantor diplomasi hanyalah salah pangkalan tapi tidak bisa menanganinya sendiri. Metode Mumpuni sangat diperlukan jika kita serius mencintai negeri.Kemanusiaan dan Indonesia adalah serbua samudra kerja yang :menanti prakarsa manusiawi dan keindonesiaan! Paris, Mei 2004. ---------------- JJ.Kusni Catatan: Foto-foto terlampir melukiskan suasana pembukaan pameran Indonesia yang diselenggarakan oleh Terdav, diambil oleh JJK. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

