Padahal penyelesaian konflik adalah sudah tugas kita semua di dunia ini, karena pekerjaan ini merupakan tujuan hidup kita sebagai Hamba HambaNya untuk peradaban dan bekal amal diri kita.
Sesungguhnya dalam konflik Irak/Palestina bila para pemimpin memiliki akses kuat&pengaruh kuat tetapi tidak memperdulikan solusi selama sudah diketahui, ini akan dipertanyakan di depanNya di Akhirat. Tentu saja apa yang diberi adalah bentuk azab, ketobatan atau kebahagiaan? Bila telah menunggu nunggu atau membiarkan konflik, padahal usaha mereka sangat besar dan berpengaruh mampu menghentikan konflik. Tentu dengan ketabahan, menahan diri, keadilan, memperhatikan aspirasi dan kerja sama. Sesungguhnya ini dapat menguras besarnya bakal amal berkat telah menambah penderitaan, korban jiwa dan kerusakan dalam waktu lama tergantung bagaimana berapa lama penyelesaian konflik. Sebab Allah tidak dapat menolong mereka selama mereka membenarkan tindakan diri sendiri untuk pembalasdendaman, dan kebencian saja agar tercapai kepentingan tertentu. Apakah mereka sudah mengetahui kesadaran atau solusi? bila belum, seharusnya sudah tindakan kita semua untuk membantu menjelaskan pada mereka untuk bentuk keperluan dan peringatan. Harusnya pencegahan dan perhatian untuk keadilan, kebersamaan, tujuan hidup dan pertolongan. Tidak bisa menunggu nunggu bila tidak ingin memparahkan para terdakwa dalam ketobatan dan azab. Jadi Allah tidak menyukai tindakan mereka selama peperangan tidak dapat dibenarkan hanya untuk pembalasdendaman dan kebencian saja. Termasuk para pejuang Irak, US, Israel, Hamas. Karena tindakan mereka tidak akan dapat membantu menyelamatkan bekal amal mereka di Akhirat. Itulah hanya dapat menjadi contoh. Oleh karena itu, kita harus sadar untuk penyelesaian konflik yang terbaik adalah memberi kesadaran pada mereka untuk lebih memperhatikan bekal amal dan tujuan hidup yang benar. YAITU memberi peringatan bentuk azab dan pembalasan di Akhirat. Agar dapat membangun rasa ketakutan padaNya atas bentuk azab pembalasan demi keadilan dan sejajar dengan penderitaan masyarakat di bumi. Insyallah bila itu dapat menyadarkan mereka agar lebih memperhatikan penyelesaian konflik secara damai dan keadilan. Jangan hanya pernah melakukan perbuatan tidak terpuji selama penyelesaian konflik selalu di depan mereka. Ini sangat diperhatikan olehNya demi masyarakat bersama. Yang saya sampaikan ini bukan bentuk fanatik melainkan dengan pertolongan, kebersamaan, tujuan hidup sebagaimana diajarkan agamaku adalah penyelesaian solusi, ketabahan, kebersamaan, tujuan hidup dan keadilan. Tidak ada pembalasdendaman, kebencian dan kekerasan selama solusi selalu ada di tangan kita sebagai bukti kemauan kita di depanNya. Jadi Kita harus berada di jalan benar inilah dapat membuatNya bangga selama perbuatan kita sangat terpuji dan baik. Peringatkan mereka bahwa selalu ada azab pembalasan untuk membangun kesadaran dan ketakutan mereka padaNya demi memperhatikan tujuan hidup bersama. wallahu Allam, --- In [EMAIL PROTECTED], "amartien" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Perbuatan di Abu Ghraib adalah perbuatan yang di kutuk oleh semua penduduk Amrik, yang dengan gencarnya menuntut supaya yang bersangkutan di hukum. Mereka marah sekali atas perbuatan sekelompok orang mereka sendiri yang sudah membawa aib ke seluruh rakyat Amrik. > > Pimpinan di angkatan bersenjata amrik, begitu di laporkan mengenai kejadian tsb. bl. Januari yang lalu, langsung memerintahkan seorang jendral utk menyelidiki dan membuat laporan. Kalau saya tidak salah ingat, satu minggu kemudian, 6 orang di kabarkan akan di tuntut di pengadilan. Hal itu di siarkan/diberitahukan kepada media, tetapi mungkin karena pada waktu itu potret2 tsb. belum beredar, maka kejadian tsb. tidak di tulis sebagai berita utama. > > Presiden Amrik, dan pejabat2 paling tinggi di pemerintahan ber- kali2 sudah minta maaf kepada orang2 arab/muslim. Kongres mengadakan hearing. Rakyat Amrik ber-tanya2 kepada diri sendiri, bagaimana ini bisa terjadi. Karena adanya sistim demokrasi, maka orang2 tidak takut utk mengeluarkan pendapat dan ada "check and balances". Yang mengadukan hal ini adalah seorang tentara Amrik sendiri. Pimpinan tentara Amrik atas kesadaran sendiri melakukan penyelidikan mengenai hal ini. > > Rakyat Amrik tidak mendapat sikap yang serupa dari rakyat arab/muslim meskipun sudah puluhan tahun orang amrik di penggal kepalanya (William Buckley, cia yang berkantor di Lebanon, di culik kemudian dibawa ke Iran dimana ia di siksa dan di penggal kepalanya), di tangkap dijadikan sandera (a.l. pembajakan kapal2 terbang, penyerbuan kedutaan Amrik di tehran), dibunuh se-mena2 (kejadian Sept. 11, Achille Lauro), mayatnya di tarik2 di jalanan (Somalia), di gantung di jembatan (Irak). Bukan saja perbuatan2 tsb. tidak di kutuk oleh pemerintahan dan rakyat arab/muslim pada umumnya, tetapi ada yang terang2-an ber-gembira dan me-nari2, dan senang akan kejadian malang yang dialami oleh orang2 Amrik tsb. > > Di Irak pun ada orang Irak yang di penggal kepalanya oleh teroris. Belum lagi yang "hanya"' dibunuh/ditembak mati. Jumlah orang Irak yang mati (sengaja dibunuh) ditangan orang Irak sendiri jauh lebih banyak dari pada orang Amrik. > > Apakah reaksi yang sangat berlainan ini adalah karena perbedaan budaya? Mungkin dunia Arab/muslim sudah terbiasa dengan perbuatan2 keji seperti itu. Salah satu adalah pemenggalan kepala seperti yang dialami oleh Nick Berg, yang kepalanya dipenggal oleh teroris tsb. sambil menyebutkan Allahu Akbar ber-kali2. Begitupun kejadian baru2 ini di Palestina. Salah satu dari kepala tentara Israel yang mati karena bom tsb., di taruh diatas meja dan di video. > > Sudah -ber-tahun2 islamic terorist memenggal kepala orang2 yang mereka tangkap, antara lain di Pilipina, Kashmir, Chechnya, Bosnia. > > Saya tidak tahu apakah orang2 lain sependapat dengan saya dimana pemenggalan kepala tsb. adalah perbuatan yang paling barbar dari semua perbuatan barbar. Jika tidak ada yang memprotes, dan menangkap orang2 yang melakukan perbuatan tsb., maka pasti kejadian dimana teroris memenggal kepala orang untuk tujuan politik mereka, akan berulang kembali. > > > > > > --- On Fri 05/21, peace < [EMAIL PROTECTED] > wrote: > From: peace [mailto: [EMAIL PROTECTED] > To: [EMAIL PROTECTED] > Date: Fri, 21 May 2004 15:58:45 -0000 > Subject: [ppiindia] Iraq Inmates Ridden Like Animals <-- ini apakah jug terjadi pada Guetamalo,cuba? > > _______________________________________________ > No banners. No pop-ups. No kidding. > Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

