Perjalanan IV [7]

 

AYAT NUR 35
 

Di malam yang dingin,

hujan mengguyur jalanan,

angin bertiup menderu-nderu,

perjalanan 'tholabul ilmu kutempuh.

 

Sudah tak kupikirkan lagi jarak yang kutempuh,

sudah tidak kupertimbangkan lagi jalanan yang kulalui,

sudah tidak kuhiraukan lagi berapa banyak batu yang kuterjang,

ketika yang ada di keinginan hanya satu,

RAHASIA AYAT NUR.

 

betapa tidak,

pernah kudengar kisah ini sebelumnya,

Ketika beberapa orang sudah ngumpul untuk menerima AYAT NUR ini,

sang Guru keluar menemui mereka dan berkata,

"Sudah siapkah kalian ?",

"Yaa...kami siap"

 

sang Guru, hanya mengeluarkan sebuah benda dari balik bajunya,

sebuah CERMIN,

"Tahukah kalian semua, benda apa yang kupegang ???"

Semua mengangguk.

"Yaa...sudah", kemudian sang Guru pergi meninggalkan mereka.

 

murid-murid pada terbengong-bengong,

apa tadi yang diajarkan sang Guru ???

Khok hanya ditunjukkan CERMIN,

Katanya mau diajari ayat NUR 35 ???

Khok cuman ditunjuki cermin ????

 

he...he...he....

aku tersenyum ketika mendengar cerita itu,

pelajaran tasawuf adalah pelajaran ruhani dan bukan belajar pengertian,

atau belajar pemahaman, atau belajar baca arab Alib, ba, ta',

Bukan itu saja, bukan,

tasawuf adalah keseimbangan ilmu lahiriyah dan ilmu bathiniyah....

 

dan aku terus berjalan menuju satu harapan,

pelajaran ini kudapatkan.

 

Maka sampailah aku di tempat guruku yang ke IV,

yang katanya mau ngajari aku AYAT NUR 35 ini.

sampai di sana,

menunggu beberapa lama,

Guruku keluar dari tempat istirahatnya,

 

cerita-cerita biasa, seolah ndak nyangkut urusan agama,

Beliau berkata:

"Masyarakat itu ibarat CERMIN, lihatlah ke dalam cermin itu,

maka tampaklah bayangan,

kalau engkau  tersenyum, maka bayangan di dalam cermin itu tersenyum juga,

kalau engkau menangis, bayangan di dalamnya akan menangis juga,

kalau engkau memukul, bayangan di dalamnya juga akan memukul juga,"

 

Aku mengangguk-angguk

 

Beliau melanjutkan, "Hati itu adalah CERMIN,

maka ketika engkau melihat cermin dirimu,

apalah yang tampak ???,

manusia itu bayangannya,

lalu siapakah yang memiliki bayangan ???

Adanya bayangan yang jelas, adalah karena adanya cahaya yang terang,"

 

aku bertanya,

"Apakah cukup adanya sinar yang terang saja guru, agar bayangan sempurna sesuai 
aslinya ???"

 

"tidak cukup itu saja",kata beliau

"mestilah antara cermin dan yang dipantulkan,

mestilah tidak ada yang menghalangi,

tidak ada hijabnya",

 

"Apakah setelah ada cahaya, kemudian tidak ada hijab, apakah bayangan akan menjadi 
jelas sesuai aslinya ??", tanyaku.

 

"tidak cukup itu saja", kata beliau

"bayangan bisa sempurna dipantulkan,

mestilah cerminnya tidak berdebu, tidak kotor,

mestilah cermin itu bersih, jernih,

jadi bila cermin itu kotor, maka mestilah digosok sampai bersih,

sampai debu-debu itu hilang",

 

AKu kembali bertanya,

"Seandainya sinar terang sudah ada, hijab sudah ndak ada, cermin sudah bersih 
mengkilap, apakah sudah cukup guru"

 

"tidak cukup itu saja", kata beliau lagi

 

"Cermin itu mestilah ada pada fokusnya, bila tidak fokus, bayangan yang terbentuk 
tidak akan sesuai aslinya",

 

kemudian guruku masuk untuk terus malam itu beliau tidak keluar lagi,

aku terbengong-bengong....

Lho katanya diajari ayat NUR ??,

 

Maka setelah ulang dan sampai di rumah, kubuka ayat NUR dan kubaca,

"Alloh sumber cahaya yang meliputi langit dan bumi. Perumpamaan cahayaNya bagai cahaya 
yang berpelita di dalamnya.Pelita itu diruang kaca. RElung kaca itu bagai cahaya 
bintang yang gemerlapan. Dinyalakan dengan minyak pohon zaitun yang tumbuh dilembah 
Suci penuh restu, yang cukup mendapatkan cahaya matahari sejak terbit sampai 
terbenam.Minyaknya berkilauan, walaupun tidak disentuh api.

Cahaya di atas cahaya.

Alloh membimbing orang-orang yang dikehendakinya ke dalam cahayaNya.

Alloh membuat perumpamaan kepada manusia.

Dan Alloh Maha Mengetahui segala-galanya"

 

Maka ketika kubaca ayat itu beberapa kali,

tahulah aku kenapa Nabi Musa tiba-tiba pingsan setelah melihat cahaya terang di puncak 
sebuah gunung.

Seandainya dia tidak pingsan, pastilah dirinya akan terbakar ditelan cahaya tersebut.

 

tahulah aku ketika Alloh berfirman,"LAA ILAAHA ILAA ANA FA'BUD'NI",

 

Maka ketakutan mana yang melebihi sebuah ketakjuban dalam memandangNya ???

 

Maka apa lagi yang bisa diharap selain Rohman dan RohimNya ???

 

Maka apa lagi yang layak dilewati, selain MADZAB CINTA.

 

Maka tak ada lagi yang mesti dituju, selain diri-Nya.

 

Sungguh, lautan cinta akan menenggelamkan dirimu.



bersambung..

website huttaqi : www.huttaqi.com

join milist : [EMAIL PROTECTED]

 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke