bapak Anton yang baik,
pertama, saya koreksi ya pak, saya bukan bapak2, ndak punya kumis. ups! gak apa ya 
pak, dikit canda pagi hari.
saya ingat, sebelum pemilu legislatif, ada email bapak, juga tentang tinta ini, tapi 
nampaknya tidak ada perhatian dan tindak lanjut untuk kebaikan, dari para pengatur dan 
pengambil keputusan dalam kaitan tinta dan pemilu. yang ternyata kandungannya sangat.. 
sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia.
dan, ternyata tinta itu pun masih akan dipergunakan lagi, untuk pemilu pres/wapres, 
yang artinya seluruh rakyat indonesia akan mencelupkan jari jemarinya kedalam tinta 
tsb, bukan main.
jika dengan cara mem-bandaid jari tidak dapat menolong, mungkin ada yang bisa memberi 
jalan keluar, karena nampaknya tinta itu pun masih akan dipergunakan oleh KPU.
sekian dan terimakasih.

salam hormat buat semua


-----Original Message-----
From: antonhartomo [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: 25 Mei 2004 17:15
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [ppiindia] Re: Stop Press (awas tinta pemilu) FYI


dear all

pertama : terimakasih kembali, sama-sama bapak/ibu Listy.
semoga para tokoh masyarakat berkenan pula memafhuminya.

kalau main sepakbola ada yang nakal, kena kartu kuning bahkan merah.
tetapi lain lagi KPU (saya tak percaya mereka akademisi sejati) dalam 
urusan tinta. Sudah jelas para PRODUSEN TINTA Pemilu Caleg 2004 yll 
berbuat jahat : kepada negara, lembaga pemerintah, dan masyarakat, 
karena memakai TINTA B3 ... dan sudah ramai di media, kok KPU mau 
pakai lagi para pelaksana jahanam yang telah menebar racun-kanker ke 
tubuh-tubuh manusia indonesia (ingat : TEMBUS KULIT & efek bisa 
bertahun baru muncul). Di dunia, bahkan oleh PBB, tinta violert 
begitu TERLARANG (BANNED).
jadi, mustahil kita masing2 melindungi diri. kasihan khalayak.
para ilmuwan kimia-biologi-medis, masih belum tampil, apakah karena 
kurang info iptek ?
yang pasti : sangat jahat (LEGAL/kriminal maupun ETIK/moral) kalau 
pendusta-penyebar-bencana kesehatan dan uang, dibiarkan ikut pasok 
tinta lagi untuk tahap pilpres 2004.
mereka niscaya dihukum, bukan malah disuruh cari untung, bukan.

inilah tantangan di depan mata kita sekalian.
jangan biarkan bahan-bahan toksik kanker mutagen iritan beredar 
bebas, malah diedarkan oleh (langsung/taklangsung) KPU.

ibu VALINA (ketua tinta KPU baru, menggantikan RUSADI yang belum 
diproses kesalahan menyebarluaskan bahan beracun) diharapkan dapat 
mendengar dan mengetahui hal ini. para pelaku kejahatan mestilah 
dihukum, jangan diumbar bermain semau jidat.

segenap bangsa mesti melihat dan mendengar.
perhatikan mulai hari ini apa yang dilakukan ibu VALINA di KPU itu.
jangan mempermalukan para cendekia Indonesia dan UI khususnya ya ?

terimakasih. 
wasalam.





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke