26.05.2004
Tindakan brutal militer Israel di Jalur Gaza
Setelah aksi militer selama 6 hari, akhirnya pasukan Israel Senin lalu menarik diri
dari sebagian kawasan penampungan pengungsi Rafah. Mengenai hal ini berikut ulasan
Bettina Marx dari Tel Aviv:
Inilah operasi militer terbesar di Jalur Gaza sejak beberapa tahun terakhir.
Sedikitnya 41 warga Palestina tewas dalam operasi tersebut yang diberi nama operasi
pelangi. Di kabinet Israel sendiri aksi militer itu mengundang kritik. Menteri
Kehakiman Josef Lapid mengatakan, ketika melihat seorang wanita tua Palestina yang
berdiri di depan puing-puing rumahnya, ia teringat pada neneknya yang mati di kamp
penampungan Nazi Jerman.
Menteri Kehakiman Israel Josef Lapid mungkin tidak menduga dampak besar apa yang akan
muncul ketika ia mengeluarkan pernyataannya. Inilah kritik terbuka pertama yang muncul
dari anggota kabinet Israel atas operasi militer di Jalur Gaza. Kabinet Israel marah
besar atas kritik itu, sementara dunia internasional mencatat perkembangan tersebut
dengan penuh perhatian.
Pernyataan Lapid menunjukkan secara jelas bahwa penolakan publik di Israel semakin
luas atas politik Perdana Menteri Ariel Sharon yang dinilai destruktif. Tayangan
gambar warga Palestina yang berusaha menyelamatkan diri dari serbuan panser, buldozer
besar yang menghancurkan rumah-rumah penduduk sipil, keluarga yang kehilangan rumahnya
dan anak-anak yang menangis ketakutan. Gambar-gambar itu membangkitkan keprihatinan di
seluruh dunia dan para penonton televisi di Israel sendiri tergugah.
Gerakan perdamaian di Israel yang akhir-akhir ini agak kehilangan suara, menggelar
aksi protes di depan gedung Kementerian Pertahanan menentang operasi pelangi. Para
komentator di koran-koran Israel mengecam tindakan brutal terhadap masyarakat sipil di
Jalur Gaza, sedangkan para koresponden televisi memberitakan dampak yang sangat
negatif bagi citra Israel di dunia internasional. Menteri Kehakiman Israel Josef Lapid
bahkan khawatir, Israel akan dikeluarkan dari PBB. Seorang pengamat politik Israel
menambahkan, dunia sudah jijik terhadap Israel.
Citra Israel memang sedang jatuh ke titik terendah. Politik Israel hanya tinggal
reruntuhan, proses perdamaian terserak diantara puing-puing dan perspektif bagi masa
depan semakin buram karena di Jalur Gaza dan di Tepi Barat tumbuh generasi baru
Palestina, yang hanya mengenal Israel sebagai penindas di belakang blokade jalan, pos
pengawasan dan di belakang pagar berduri.
Anak-anak yang bermain diantara reruntuhan rumahnya di kamp penampungan pengungsi
Rafah, mereka tidak mengenal hal lain selain tentara Israel dengan buldozernya. Mereka
tumbuh dengan gambaran Israel sebagai musuh. Mereka tidak akan melihat Israel sebagai
tetangga yang bisa diajak hidup bersama dalam kerukunan, melainkan sebagai musuh yang
harus diperangi dan dibasmi.
Kritik di Israel memang semakin keras namun gerakan protes saat ini masih terlalu
kecil. Oposisi di Israel belum punya suara tegas. Sementara Menteri Kehakiman
mengeritik pemerintahnya sendiri, pimpinan oposisi Shimon Peres malah melakukan
konsultasi dengan Perdana Menteri Ariel Sharon mengenai kemungkinannya terlibat dalam
pemerintahan. Peres yang berusia diatas 80 tahun ingin sekali lagi menjadi menteri.
Dua minggu lalu, gerakan oposisi untuk pertama kalinya lagi menggelar aksi besar.
150.000 demonstran menggelar protes menentang politik pemerintah. Dua hari kemudian,
operasi pelangi malah dimulai, dan Peres melakukan pembicaraan koalisi. Israel tidak
hanya punya masalah dengan pemerintahnya. Masalah yang lebih besar lagi ada pada kubu
oposisinya.
(Untuk menghadapi Israel, Palestina tidak cukup dengan hanya menggunakan senapan dan
mortir. Palestina juga harus menggunakan Artileri, Rudal dan yang lebih besar lagi)
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Friends. Fun. Try the all-new Yahoo! Messenger
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/