KPU itu kan makhluk jadi-jadian, yang penampakkannya lima tahun sekali.
begitulah dengan sepnampakan yang begitu lama kadang-kadang wajahnya tidak
karu-karuan, seperti yang biasa digambarkan oleh  para normal  serem-serem,
yah itulah wajahnya yang sebenarnya.  Makhluk seperti ini biasanya banyak
dihujat  karena kerjanya nggak benar, dari penyiapan kertas pemilu, sampai
pencalonan pilpress nampaknya bermasalah.

ternyata orang-orang indonesia ini mudah terkecoh dengan penampakan KPU,
mereka menghujat makhluk jejadian yang di bentuk dan dinampakkan oleh
penguasa yang sedang melaksanakan pemerintahan. Bagi KPU hukum dan SK hanya
merupakan urusan gampang, karena ada pesanan dari penguasanya.   kalau
makhluk jadi-jadian ini diperintahkan untuk menyetop pencalonan seorang
warga negara   yah itulah pekerjaannya, yang umumnya berada pada
berkelakukan negatif.

kalau tinta itu kan hanya tumbal, biasanya  mereka minta sesajen (dari
tinda, kertas, kota suara, apalagi mobil) yang harus sesuai dengan tugas
dan resiko yang akan mereka tanggung, padahal resiko itu tidak ada, tinggal
tunjuk aja siapa yang menampakkannya dan sedikit berkelit maka urusan
selesai.

Jadi kalau yang menampakkan adalah penguasa atau pemilik makhluk ini, maka
seharusnya rakyat harus menggugat kepada si penguasa tersebut, jadi banyak
yang salah kaprahnya

salam
yb





dear all

pertama : terimakasih kembali, sama-sama bapak/ibu Listy.
semoga para tokoh masyarakat berkenan pula memafhuminya.

kalau main sepakbola ada yang nakal, kena kartu kuning bahkan merah.
tetapi lain lagi KPU (saya tak percaya mereka akademisi sejati) dalam
urusan tinta. Sudah jelas para PRODUSEN TINTA Pemilu Caleg 2004 yll
berbuat jahat : kepada negara, lembaga pemerintah, dan masyarakat,
karena memakai TINTA B3 ... dan sudah ramai di media, kok KPU mau
pakai lagi para pelaksana jahanam yang telah menebar racun-kanker ke
tubuh-tubuh manusia indonesia (ingat : TEMBUS KULIT & efek bisa
bertahun baru muncul). Di dunia, bahkan oleh PBB, tinta violert
begitu TERLARANG (BANNED).
jadi, mustahil kita masing2 melindungi diri. kasihan khalayak.
para ilmuwan kimia-biologi-medis, masih belum tampil, apakah karena
kurang info iptek ?
yang pasti : sangat jahat (LEGAL/kriminal maupun ETIK/moral) kalau
pendusta-penyebar-bencana kesehatan dan uang, dibiarkan ikut pasok
tinta lagi untuk tahap pilpres 2004.
mereka niscaya dihukum, bukan malah disuruh cari untung, bukan.

inilah tantangan di depan mata kita sekalian.
jangan biarkan bahan-bahan toksik kanker mutagen iritan beredar
bebas, malah diedarkan oleh (langsung/taklangsung) KPU.

ibu VALINA (ketua tinta KPU baru, menggantikan RUSADI yang belum
diproses kesalahan menyebarluaskan bahan beracun) diharapkan dapat
mendengar dan mengetahui hal ini. para pelaku kejahatan mestilah
dihukum, jangan diumbar bermain semau jidat.

segenap bangsa mesti melihat dan mendengar.
perhatikan mulai hari ini apa yang dilakukan ibu VALINA di KPU itu.
jangan mempermalukan para cendekia Indonesia dan UI khususnya ya ?

terimakasih.
wasalam.











------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke