http://www.suarapembaruan.com/News/2004/05/30/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY

Akankah Peneliti Fauna Indonesia "Punah"?

PERMASALAHAN serius yang dihadapi Indonesia kini adalah kian langkanya
peneliti bidang zoologi, khususnya yang mendalami bidang biosistematika atau
ilmu yang mempelajari tata nama dan klasifikasi binatang. Jumlah peneliti
semacam itu sangat tak memadai dibandingkan dengan kekayaan keanekaragaman
fauna yang ada di Indonesia.
"Ternyata di Indonesia, tidak hanya spesies fauna yang terancam punah.
Tetapi peneliti bidang keanekaragaman fauna pun terancam punah," ungkap
Kepala Bidang Zoologi (yang lebih dikenal dengan nama Museum Zoologi Bogor
atau MZB) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Siti Nuramaliati
Prijono, di ruang kerjanya, baru-baru ini.
Ia mengatakan, peneliti dan teknisi yang ada di MZB berjumlah 23 peneliti
untuk bidang biosistematika hewan, 18 peneliti ekologi hewan, 9 peneliti
fisiologi hewan, dan 10 orang teknisi. Dua tenaga teknisi itu adalah ahli
bidang taksidermi (pengawet jasad hewan), sebuah bidang keahlian yang sangat
langka di Indonesia yang sebentar lagi pensiun. "Saat inipun yang ada di MZB
sebagian besar sudah berusia 40 tahun ke atas dan bahkan beberapa peneliti
akan segera masuk masa pensiun," tegasnya.
Jika krisis SDM di bidang penelitian fauna ini tak ditangani serius maka
Indonesia akan bergantung kepada peneliti asing. Jadi, untuk mengetahui nama
spesies fauna yang ada di Indonesia kita harus bertanya kepada peneliti
negara lain.
Menurut Siti, kita harus membayar bila kita butuh bantuan tenaga peneliti
asing untuk mengidentifikasi satu spesies. Untuk serangga misalnya, kita
dikenai biaya sekitar US$ 100 per spesies (sekitar Rp 900 ribu). "Betapa
mahal biaya yang harus dikeluarkan bila kitatidak mampu mengetahui
keanekaragaman spesies fauna kita. Bila kita tak mengenal jenis fauna dan
potensinya, lalu bagaimana mungkin kita bisa mengelolanya secara lestari
sebagai modal pembangunan negara kita?" ujarnya lagi.
Kurangnya minat menjadi peneliti di kalangan generasi muda karena ilmu ini
dianggap kering tak menghasilkan uang, sehingga kesejahteraan peneliti juga
belum terjamin. Di lain pihak, bidang ini butuh ketekunan tersendiri.
Berusia 110 Tahun
Tepat pada 15 Agustus 2004 nanti, MZB berusia 110 tahun. MZB ini didirikan
Dr J.C. Koningsberger, seorang peneliti hama dan penyakit yang menyerang
tanaman produktif. Di usianya yang ke-110 tahun, MZB merupakan museum
koleksi fauna terbesar di Asia Tenggara. "MZB merupakan salah satu museum di
dunia yang telah mengelola spesimen koleksi ilmiahnya berstandar
internasional.
Awalnya MZB hanya mengoleksi serangga hama serta penyakit tanaman pertanian.
Pada saat itu sebagian peranan museum telah terpenuhi, yaitu pengumpulan,
perawatan, penelitian, dan pameran.
Dalam perkembangannya kegiatannya tak hanya terbatas pada biosistematika,
melainkan melebar ke bidang ekologi dan fisiologi fauna. Pada usia 110
tahun, MZB punya koleksi fauna lebih dari 2 juta spesimen yang terdiri dari
16.400 spesies dan terdapat koleksi yang berusia lebih dari 100 tahun.
Jumlah koleksi MZB diperkirakan baru sekitar 10 persen dari kekayaan spesies
fauna yang ada di Indonesia. Sementara itu, perkiraan keanekaragaman hayati
fauna di dunia berjumlah sekitar 10 juta spesies dan baru 1,4 juta spesies
di antaranya yang sudah punya nama.
Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, ternyata masih
banyak jenis fauna yang belum dideskripsi. Bahkan ada kemungkinan, beberapa
spesies itu sudah punah sebelum dideskripsi dan diketahui potensinya.
Pentingnya koleksi ilmiah MZB ini diakui oleh dunia internasional. Hal itu
terbukti dengan adanya bantuan dari Global Environment Facility (GEF) selama
lima tahun mulai 1994 dan bantuan Pemerintah Jepang melalui Japan
International Coorporation Agency (JICA) tahun 1995 - 1997.
Bantuan GEF ditujukan meningkatkan kualitas fasilitas dan koleksi ilmiah
berikut peralatan dan juga kualitas SDM yang berkaitan dengan biosistematik.
Bantuan JICA itu digunakan untuk pembangunan Gedung Widyasatwaloka beserta
kelengkapan peralatan laboratorium. (HR/B-12)


Last modified: 28/5/04



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke