Berikut adalah terjemahan dari opini David Cambell,
penulis bebas di Melbourne - Australia, yang
ditayangkan di www.theage.com.au 23 April 2004.
Judul
asli: "Dad ... what's a terrorist?"
---------------------------------------------

Yah, teroris itu apa?: Yakinlah, bahkan anak
kecil pun tahu bedanya baik dan jahat!
diterjemahkan oleh: Gondo Maruto

---------------------------------------------
? Yah... teroris itu apa?
+ Yah kalau menurut kamus Oxford teroris itu
"seseorang yang menggunakan kekerasan dan
ancaman untuk mencapai tujuan-tujuan
politiknya". Yang maksudnya, teroris itu
laki-laki dan wanita sangat jahat yang
ditakuti orang-orang biasa seperti kita,
dan kadang-kadang malah membunuhinya.

? Mengapa mereka membunuhi orang-orang biasa?
+ Karena mereka membencinya atau membenci
negara orang-orang biasa itu. Wah, sulit
untuk menjelaskan.... pokoknya ya seperti
itulah kenyataannya.

? Ooo, seperti orang-orang di Irak yang
menangkapi orang-orang biasa kemudian
mengancam akan membunuhinya bila semua
tentara asing tidak meninggalkan Irak?
+ Tepat sekali... contoh yang bagus!
Itulah kejahatan yang disebut "blackmail".
Orang-orang tak berdosa itu disandera,
dan teroris-teroris itu akan membunihinya
bila tuntutan-tuntutannya tak dipenihi
oleh pemerintah dari para sandera itu.

? Jadi, apakah juga dikatakan blackmail,
ketika kita menyatakan akan menyerang
Irak dan membunuh orang-orang tak berdosa
tanpa mereka memberitahukan dimana senjata-
senjata berbahaya mereka?
+ Bukan! Tapi... ya, aku duga begitu. Dari
satu sudut pandang itu. Tapi, itu bukan
blackmail, itu ULTIMATUM!... yaaa...
katakan itu blackmail yang baik.

? Haaa? Blackmail yang baik? Apa itu?
+ Bila dilakukan untuk alasan-alasan
yang baik. Senjata-senjata itu sangat
berbahaya yang dapat melukai atau
membunuh orang-orang, bahkan seluruh
dunia. Maka sangat perlu menemukan
senjata-senjata itu, kemudian menghancur-
kannya.

? Tapi Yah... tak ada satu pun senjata itu
yang ditemukan....
+ Benar. Tetapi kita tahunya sekarang. Kita
tak tahu ketika serangan dilakukan. Kita
semua menyangkanya ada.

? Lalu, membunuhi orang-orang tak berdosa
di Irak itu sebuah kesalahan?
+ Tidak! Itu adalah tragedi, kecelakaan,
tetapi kita telah menyelamatkan lebih banyak
kehidupan. Kau lihat, kita telah menghentikan
seorang kacau-balau yang bernama Saddam
Hussein untuk melanjutkan pembunuhannya
terhadap rakyat Irak. Saddam Hussein
berkuasa dengan tangan besi, memerintahkan
pembunuhan terhadap ribuan rakyat Irak,
juga membuatnya cacat. Penderitaan untuk
para ibu, bapak, dan bahkan anak-anak Irak
sendiri, bukan?

? Seperti seorang bocah yang aku lihat di TV
itu ya, Yah? Seorang bocah yang kehilangan
kaki akibat bomb cluster itu?
+ Ya... itu salah satu contohnya.

? Tetapi itu perbutan kita, Yah. Bukankah
dengan demikian pemimpin-pemimpin kita itu
teroris?
+ Ah, anakku yang baik... bukan, Nak! Apapun
yang ada di pikiranmu, itu adalah kecelakaan.
Kecelakaan yang menimpa orang tak berdosa
dalam peperangan. Kau tak bisa mengharapkan
tepatnya sasaran ketika menjatuhkan bom
cluster di atas suatu kota. Dan tak ada
seorangpun yang menginginkan kecelakaan
begitu terjadi. Tetapi, itu memang kenyata-
annya.

? Jadi dalam perang hanya tentara yang
boleh dibunuh?
+ Ya, tentara telah dilatih untuk berperang
buat negaranya. Itulah tugas mereka, dan
mereka sangat gagah berani. Mereka tahu
perang itu berbahaya dan mereka dapat
terbunuh dalam perang. Segera setelah
mereka memakai seragam, mereka menjadi
target pembunuhan pihak lawan.

?Apakah seragam teroris?
+ Itulah persoalannya... mereka tak berseragam.
Kita tak dapat membedakan mereka dari penduduk.
Kita tak tahu sedang bertempur dengan siapa.
Dan karena itu banyak rakyat tak berdosa
menjadi korban perang.... teroris itu tidak
mengikuti hukum perang!

? Perang punya hukum?
+ Oh, iya. Tentara harus berseragam. Dan kamu
tak boleh tiba-tiba menyerang seseorang tanpa
alasan, tanpa pihak lain berbuat terlebih
dahulu sehingga ada alasan kamu mempertahankan
diri.

? Lalu, mengapa kita menyerang Irak? Karena
Irak menyerang kita terlebih dahulu dan kita
hanya mempertahankan diri?
+ Tidak persis begitu. Irak tidak menyerang
kita...tapi mingkin saja sudah. Kita memutus-
kan menyerang Irak, karena Irak menggunakan
senjata-senjata berbahaya seperti pembicaraan
kita di atas.

? Senjata-semjata yang tak dimilikinya itu?
Lalu, berarti kitakah si pelanggar hukum
perang itu?
+ Secara teknis sih iya. Tapi....

? Jadi, jika kita mendahului melanggar hukum
perang, lalu mengapa tidak membiarkan saja
orang-orang yang tak berseragam itu melanggar
hukum perang?
+ Yaaah, kan beda? Kita meakukan hal-hal yang
dengan alasan baik pada waktu melanggar hukum
perang.

? Tapi Yah... bagaimana kita tahu bahwa yang
kita lakukan itu adalah baik?
+ Pemimpin-pemimpin kita ... Bush dan Blair
dan Howard... merekalah yang mengatakan
kepada kita bahwa yang dilakukan terhadap
Irak itu adalah baik. Dan bila mereka tak
tahu itu, lalu siapa? Mereka mengatakan bahwa
semua yang telah dilakukannya adalah demi
Irak agar menjadi tempat yang lebih baik.

? Tempat yang lebih baik?
+ Aku kira begitu, tetapi ku juga tak yakin.
Orang-orang tak berdosa masih terus terbunuh
dan penculikan-penculikan tetap merupakan
ancaman. Aku menyampaikan penyesalan dan
permintaan maaf kepada keluarga-keluarga
terculik, tetapi kita tidak dapat menerima
tuntutan teroris. Kita harus tegas melawannya.

? Apakah Ayah juga akan berkata begitu,
seandainya akulah yang disandera?
+ Oh... ya... tidak... maksudku, itu sangat
sulit...

? Jadi Ayah membiarkan aku dibunuh? Tak
cintakah Ayah kepadaku?
+ Tentu saja. Aku sangat mencintai anakku.
Ah, ini sangat memusingkan, aku tak tahu
harus berbuat apa kalau terjadi...

? Baiklah, bila seseorang menyerang kita,
membom rumah kita dan membunuh Ayah, Ibu
dan Jamie adikku, aku tahu apa yang harus
aku lakukan, sekarang!
+ Apa?

? Aku akan berusaha menemukannya dan
membunuhnya. Dengan cara apapun yang
dapat aku tempuh. Aku benci mereka selamanya.
Lalu aku akan terbang dengan pesawat tempur
dan membom kota-kota mereka.
+ Tapi... tapi... kamu dapat membunuhi banyak
orang, Anakku?

? Aku tahu itu, Yah. Tapi inilah perang! Dan
itulah kenyataan sejarah.  Ingat?

 

 






[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke