Eng Ing Eng, JREEEEENG
Awas Koboi mau lewat

----------------------------------------------------------------------
AS Ingin Secepatnya Buru Teroris di Asteng

SINGAPURA (AFP): Menteri Pertahanan Amerika Serikat Donald Rumsfeld 
menyatakan pasukan AS akan ''secepatnya'' memburu para teroris di 
Asia Tenggara (Asteng).

Pernyataan Rumsfeld itu disampaikannya saat mengunjungi pasukan 
marinir AS di kapal USS Essex, kemarin. Dia mengemukakan itu 
berkaitan dengan keterlibatan AS dalam menjaga Selat Malaka yang 
menjadi pintu masuk bagi sepertiga perdagangan dunia itu.

"Kapan kita akan mulai memburu para teroris di wilayah ini?" tanya 
seorang anggota marinir.

"Yah, Saya harap, secepatnya," jawab Rumsfeld.

"Kita tidak bisa hanya menunggu serangan lainnya dan berharap untuk 
melawannya. Kita harus keluar dan mencari jaringan-jaringan teroris 
tersebut dan orang-orang yang mendanainya, serta negara-negara yang 
melindungi mereka," katanya.

Rumsfeld tidak menjelaskan lebih jauh tentang pernyataannya itu. 
Hanya, pernyataan Rumsfeld itu muncul saat AS dan Singapura tengah 
berusaha meningkatkan keamanan laut di Selat Malaka, terutama dengan 
meningkatkan pertukaran informasi intelijen.

Di Kuala Lumpur, Menhan Malaysia Najib Razak--yang akan bertemu 
dengan Rumsfeld dalam pertemuan keamanan regional di Singapura--
menegaskan sikap negaranya yang menentang intervensi asing atas 
kedaulatannya.

"Masuknya AS mungkin bisa untuk Singapura, tetapi tidak untuk 
Malaysia. Kami tidak setuju masuknya negara ketiga," katanya seperti 
dikutip oleh kantor berita Malaysia, Bernama.

Sekitar separuh suplai minyak dunia yang dikirimkan ke pasar Jepang, 
China, dan Korsel melalui selat sempit yang membelah semenanjung 
Malaysia, Pulau Sumatra, dan Singapura itu.

Singapura terus-menerus mengingatkan, Selat Malaka dan Singapura 
sangat rentan terhadap serangan-serangan teroris.

Meningkatnya pembajakan di perairan Asia Tenggara, hilangnya kapal-
kapal penarik dan penculikan seorang kapten kapal komersial tahun 
lalu kian memperbesar kekhawatiran bahwa teroris tengah berencana 
membajak kapal-kapal untuk melancarkan serangan teroris di laut yang 
modelnya mirip serangan 11 September 2001 terhadap menara kembar 
World Trade Center New York dan kompleks Departemen Pertahanan AS 
(Pentagon) di Washington.

Namun, prakarsa meningkatkan keamanan perairan tersebut menyulut 
kontroversi. Ini karena komandan pasukan AS di Pasifik, Laksamana 
Thomas Fargo April lalu menyatakan salah satu opsi yang kini tengah 
digodok adalah menempatkan marinir dan pasukan khusus dengan kapal-
kapal super cepat di selat tersebut.

Rumsfeld berusaha menjernihkan persoalan itu. Kepada para wartawan 
dalam perjalanannya dari Washington, Rumsfeld mengatakan telah 
terjadi "kekeliruan pelaporan" atas kesaksian Fargo kepada Kongres.

"Kami tengah berupaya menyelesaikan itu semua. Ini masih tahap awal. 
Rencana itu masih dikonsultasikan dan masih akan dibahas dengan 
negara-negara lain di kawasan itu," katanya merujuk pada rencana 
keamanan maritim regional itu.

Di atas kapal perang itu, Rumsfeld menegaskan saling bertukar 
informasi intelijen sangat penting untuk mengalahkan ancaman maritim.

"Saya kira tidak adanya publisitas mengenai apa yang terjadi di luar 
sini sebagai bentuk kekeliruan itu," katanya. 



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Friends.  Fun. Try the all-new Yahoo! Messenger

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke