14.06.2004

Genoa - Ibu kota kebudayaan Eropa 2004

Genoa terutama dikenal oleh para pelancong kapal
pesiar kapal, sebagai kota pelabuhan yang ramai
disinggahi oleh kapal-kapal peti kemas dan kapal-kapal
pesiar. Namun kota yang marak yang pernah menjadi
pusat keuangan dunia barat di waktu lampau seakan
diremehkan oleh turis. Kesan pertama dari kota
tersebut adalah rumah-rumah penduduk yang agak
semrawut yang merembet ke atas di lereng bukit
sepanjang 33 kilometer yang terkesan menelan semua
kawasan di sekitarnya. Karena selama ini kawasan
antara laut dan pegunungan semakin sempit maka
struktur kota dengan jalan raya bebas hambatan,
jembatan dan terowongannya, kompleks pelabuhan dan
instalasi industri minyak, berkesan semrawut. Banyak
wisatawan yang melancong ke Italia menghindar kota itu
dan langsung menuju ke daerah pantai atau ke
tempat-tempat bersejarah di daerah Toskana. Lagi pula
orang di Genoa kadang-kadang tidak tahan dengan
kebisingan dan keributan lalu lintas terutama suara
sepeda motor. Bahkan para pemusik jalanan di Genoa
harus berlomba dengan suara bising lalu lintas
kendaraan bermotor. Penduduk Genoa sekitar 600 ribu
jiwa.

 

Kota Genua memiliki sekitar 170 Palazzi, yaitu istana
kaum bangsawan yang megah, lebih dari 190 rumah
bangsawan serta 180 bangunan gereja, biara dan kapel.
Batu marmer putih dan batu tulis hitam menghias bagian
depan banyak bangunan. Spinola, Grimaldi, Fieschi,
Doria, itulah nama-nama keluarga bangsawan ternama.
Selama ini sekitar lima bangunan bersejarah telah
direnovasi bagian luarnya sehingga terlihatlah
keindahan hiasan dinding yang kuno dan sangat
bernilai. 

Centro storico, itulah nama bagian kota lama dengan
gang-gang kecil dan sempit yang berkelok-kelok. Kata
orang, Centro Storico merupakan bagian kota tua yang
terluas di Eropa. Carrugi merupakan sebutan untuk
gang-gang sempit yang gelap dan diapit
bangunan-bangunan tinggi di mana pandangan mata segera
tertarik pada pemandangan jemuran pakaian yang  lekat
dengan suasana nostalgia di zaman dulu. Namun penduduk
lokal sudah lama meninggalkan tempat tinggal yang
tidak nyaman itu. Kini yang tinggal di gang-gang
sempit itu kebanyakan imigran gelap dari Afrika Utara
dan Tengah dan dari Amerika Latin. 

Menelusuri kota Genua dengan berjalan kaki , harus
memiliki fisik yang kuat, bukan hanya otot kaki yang
diuji, melainkan juga seluruh otot tubuh . Sebab ,
berjalan kaki di Genua, kota yang dibangun menanjak ke
atas, orang harus menaiki banyak tanjakan. Dapatlah
dikatakan , Genua kota yang dibangun secara vertikal.
Namun tidaklah dapat dikatakan Genua memiliki panorama
yang indah.

Para fotograf sulit mencari obyek yang menawan,
seperti misalnya, di kota.kota pantai lainnya seperti
San Remo. Dari dulu para seniman tidak melukis
panorama Genua , melainkan melukis potret para
pedagang Genua dan para isterinya. Memang di mana-mana
terlihat pembangunan dan renovasi.

Genoa dikenal sebagai salah satu kota terkaya di dunia
karena keterkaitannya dengan dunia maritim. Dahulu
republik ini menguasai Eropa dengan koloninya yang
membentang dari Spanyol sampai Laut Hitam. Ketika itu
kemakmurannya tercermin pada gedung-gedung dan villa
yang megah. Di zaman renaissance para bangsawannya
mensponsori para kaisar, raja dan kaum pedagang.
Istana San Giorgia yang sejak abad ke-15 merupakan
bank umum pertama di dunia merupakan lambang Genoa.
Keluarga bangsawan Andrea Doria yang ketika itu
berkuasa mengubah wajah kota. Ia menyuruh para murid
seniman ternama Raphael dan Michelangelo , membangun
palazzo dan istana bergaya Romawi. Sedangkan bagi
keluarga bangsawan lainnya seperti Grimaldi, Adorno
atau Spinola, seni arsitektur dijadikan sarana untuk
memamerkan kekayaannya. Namun keindahan sebenarnya
dari bangunan-bangunan megah itu baru terlihat dibalik
bagian luarnya.


=====================================================
=====================================================

Presiden Republik Indonesia,

Susilo Bambang Yudhoyono

=====================================================
=====================================================


        
                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Friends.  Fun.  Try the all-new Yahoo! Messenger.
http://messenger.yahoo.com/ 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke