15.06.2004
Teknologi transmisi televisi digital
Era televisi analog pelan-pelan tergeser era televisi
digital. Dengan pemancaran multi media band lebar,
definisi perangkat hiburan rumah tangga akan berubah
secara drastis.
Setelah 50 tahun sistem transmisi televisi bertahan
menggunakan standar analog, di era digital ini hal tsb
dinilai sudah ketinggalan zaman. Memang di tahun-tahun
terakhir, mutu pemancaran televisi analog sudah
meningkat pesat. Apalagi dengan memanfaatkan saluran
kabel atau satelit yang membuat gambar di layar
televisi nampak lebih jernih. Akan tetapi, sejak tahun
1998 lalu para pengusaha pemancar televisi menyadari
ada kendala yang tidak dapat ditembus, untuk terus
meningkatkan mutu gambar siaran televisi jika tetap
menggunakan standar analog. Ketika itulah dicanangkan
perpindahan teknologi dari analog ke digital.
Akan tetapi, perpindahannya tentu saja tidak bisa
dilakukan secara revolusioner, sebab masih terdapat
ratusan juta pesawat televisi analog yang pada
prinsipnya tidak dapat menangkap siaran digital. Di
sisi lainnya, terdapat desakan kuat untuk segera
memanfaatkan sistem pemancaran digital, yang
kualitasnya jauh lebih unggul. Karena itulah, dalam
CeBIT tahun ini di Hannover (Jerman), selain
ditawarkan pesawat televisi digital juga ditawarkan
dekoder untuk menangkap siaran digital. Dengan dekoder
itu, siaran televisi digital kembali diubah menjadi
analog.
Di Jerman, kompromi teknologi inilah yang akan
dimanfaatkan, mengisi celah antara sistem pemancaran
digital dan penangkapan analog. Pertimbangannya, jika
tidak dimulai sekarang, dengan kompromi semacam itu
maka banyak yang akan ketinggalan teknologi. Karena
itu di Jerman awalnya akan diterapkan sistem
pemancaran sistem digital melalui satelit dan sistem
digital melalui kabel. Juga untuk menguji coba siaran
digital semacam itu, Jerman melakukannnya secara
bertahap. Mula-mula untuk wilayah ibukota Berlin dan
sekitarnya, kemudian bertahap di negara bagian
lainnya.
Batas kemampuan analog
Sebagai pengguna akhir tentu saja kita bertanya, apa
yang salah dengan sistem pemancaran analog? Bukankah
pesawat televisi semacam itu dapat menerima pemancaran
lewat kabel, satelit, bisa menampilkan gambar dari DVD
dan camcoders? Ternyata masalah utama dari pesawat
televisi analog adalah ketajaman gambarnya. Seperti
diketahui, ketajaman gambar pada televisi, tergantung
kerapatan titik gambar per-sentimeter persegi, yang
disebut pixel. Saat ini, pesawat televisi analog,
maksimal memiliki kerapatan gambar 512 kali 400 pixel.
Bandingkan dengan monitor komputer paling jelek
mutunya atau display handphone, yang memiliki
kerapatan gambar 640 kali 480 pixel. Sementara monitor
komputer yang mutunya bagus, memiliki kejernihan
gambar minimal 10 kali lipat dari televisi analog
terbaik. Kamera saku digital kini sudah merambah mutu
gambar antara empat sampai lima Mega-pixel. Bagi
mereka yang terbiasa menggunakan komputer dengan layar
monitor cukup baik, menonton televisi analog ibaratnya
melihat gambar-gambar yang baur dan tidak jernih. Di
kalangan pertelevisian, pesawat televisi analog
disebut memiliki format resolusi standar.
HDTV
Kini di pasaran sudah beredar pesawat televisi yang
tergolong memiliki format resolusi tinggi, yang
disebut HDTV. Kerapatan gambarnya antara satu sampai
dua Mega-pixel. Dengan pesawat televisi resolusi
tinggi-HDTV, pemirsa dapat menonton tayangan dengan
kualitas luar biasa dan gambar yang lebih realistis.
Tentu saja perangkat HDTV tanpa pemancaran digital,
tidak ada artinya. Percuma saja jika pesawat
televisinya tergolonng resolusi tinggi, tetapi
pemancarannya masih menggunakan sistem analog. Selain
itu kini semakin disadari keunggulan teknologi digital
dibanding analog. Misalnya saja dengan teknologi
pemampatan gambar menggunakan program MPEG-2 maka
jumlah paket siaran yang dapat dipancarkan dalam
sekali waktu, menjadi lebih banyak.
Sebetulnya pemancaran televisi digital di Jerman sudah
dimulai sejak tahun 1998, namun dalam bentuk pay-tv
yang tidak populer. Salah satu stasiun pemancaran
televisi digital di Jerman, Premiere misalnya nyaris
bangkrut karena kurangnya pelanggan. Kemajuan
teknologi memang tidak serta merta dapat diterima.
Sekarang ini, dengan gabungan pemancaran digital dan
dekoding analog diharapkan secara bertahap
teknologinya dapat memantapkan basis di masyarakat.
Dalam pekan raya komputer, teknologi informatika dan
telekomunikasi terbesar di dunia CeBBIT di Hannover,
terlihat para produsen peralatan elektronika
berlomba-lomba menawarkan televisi resolusi tinggi �
HDTV yang dilengkapi penerima digital. Selain pabrik
yang sudah memiliki reputasi mantap, seperti Sony atau
Siemens, juga pemain baru seperti Samsung dan LG
menawarkan produknya yang boleh dibilang merupakan
lompatan teknologi. Samsung misalnya menawarkan
televisi plasma HDTV terbesar di dunia. Dengan gambar
yang amat jernih dan warna yang semakin cemerlang,
dipastikan para pelanggan akan pelan-pelan beralih ke
televisi teknologi digital.
Multi media home platform
Keuntungan lain dari perangkat televisi HDTV terbaru
adalah semuanya sudah dilengkapi perangkat penerima
sinyal digital, jadi dekoder tidak diperlukan lagi.
Siaran digital dapat diterima dengan mudah oleh
perangkat televisi generasi baru ini. Namun masih
terdapat kerugian jika menerima siaran televisi
digital langsung melalui antene. Sejauh ini, di Jerman
pemancaran langsung siaran digital yang disebut paket
standar, direncanakan hanya berisi antara 12 sampai 25
program siaran. Sementara melalui kabel, dapat
ditangkap sampai 80 program dan melalui satelit lebih
dari 100 program.
Kelebihan lain dari pemancaran televisi digital,
adalah terbukanya peluang untuk siaran interaktif.
Selain itu, surfing online nantinya juga dapat
dilakukan memanfaatkan perangkat televisi. Semua
kemungkinan ini terbuka, berkat proyek "digital video
broadcasting" � DVB yang digagas sekitar 300
perusahaan broadcasting dan elektronika di Eropa.
Perangkat televisi digital, sebetulnya tidak lain dari
perangkat komputer. Karena itu seperti juga komputer,
televisi digital membutuhkan sistem operasional dan
software terapan. Proyek DVB kemudian mengembangkan
"multimedia home platform"-MHP, yang dijadikan standar
oleh institus standarisasi telekomunikasi Eropa-ETSI.
Dari namanya saja sudah terlihat bahwa basis dari
teknologi pemancaran televisi digital adalah
multimedia. Karena itu, kemungkinan yang ditawarkan
jauh melebihi dunia pertelevisian yang selama ini kita
kenal. Sejauh ini MHP mengandung tiga profil
pemancaran. Yang pertama adalah apa yang disebut
perluasan program TV dan televisi interaktif. Kemudian
profil berikutnya, yakni akses internet. Dan profil
ketiga, adalah pemancaran televisi digital melalui
perangkat handphone.
Di arena CeBIT, perusahaan pembuat handphone terkemuka
di dunia Nokia, juga sudah memperkenalkan prototip
handphone untuk menangkap siaran televisi. Dengan
pemancaran digital berspektrum lebar semacam itu, di
masa depan penawar jasa online melalui sistem
komputer, akan mendapat pasaran baru yakni penawaran
akses online melalui kanal televisi. Memang benar
motto CeBIT tahun 2004 ini, yakni di masa depan kita
akan menjual dan berbelanja dengan cara yang sangat
berbeda. Juga bekerja dan menikmati waktu senggang
akan sangat berbeda definisinya. Dengan pemancaran
televisi digital, ibaratnya gerbang ke masa depan itu
sudah dibuka.
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish.
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/