Siswono Puji Pemerintahan Megawati
Jakarta, Sinar Harapan
Calon wakil presiden (cawapres) Siswono Yudohusodo memuji hasil yang telah
dicapai pemerintahan Megawati dalam menangani makro ekonomi Indonesia selama
tiga tahun terakhir. Secara makro, kondisi ekonomi Indonesia lebih stabil
dan aman, namun sejumlah masalah berat masih dihadapi Indonesia untuk bisa
keluar dari krisis ekonomi dan utang luar negeri yang besar.
�Makro ekonomi sudah baik dengan pertumbuhan rata-rata 3-4 persen, meskipun
angka pertumbuhan relatif masih kecil,� ujar cawapres dari Partai Amanat
Nasional (PAN), ketika berbicara dihadapan pengusaha pribumi yang tergabung
dalam Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Jakarta, Selasa (16/6)
malam.
Siswono yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan
memiliki sejumlah perusahaan ini mengungkapkan hasil yang dicapai Megawati
juga telah membuat rasio utang pemerintah terhadap produk nasional bruto
membaik.
Hasil lain adalah cadangan devisa Indonesia stabil di kisaran 36 miliar
dolar AS dan neraca pembayaran yang menguat. Ditambah nilai rupiah yang
relatif stabik di angka sekitar Rp 8500-Rp9000. Hanya saja dalam beberapa
bulan ini rupiah mengalami fluktuasi.
Di samping sejumlah keberhasilan ekonomi makro, Siswono mengungkapkan
beratnya masalah yang dihadapi Indonesia dan harus segera diatasi bila kita
tidak ingin negara ini terjerembab ke dalam jurang kehancuran. Masalah itu
antara lain angka pengangguran yang makin tinggi dan bisa memicu konflik
sosial yang dahsyat.
Kunjungi Pasar Seni
Sementara itu, Siswono dijadwalkan mengunjungi Pasar Seni Sukawati di
Gianyar, Bali, Kamis (17/6). "Kunjungan Pak Sis ke Pasar Sukawati bukan
untuk berkampanye, tapi belanja. Kita memang biasa membawa tamu untuk
mengunjungi Pasar Sukawati," tegas Koordinator Kampanye cawapres Siswono
Yudohusodo di Bali, Ishaq HS kepada wartawan, Selasa (15/6) di Denpasar.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan aturan, pusat perekonomian seperti pasar
dilarang untuk dijadikan sebagai ajang kampanye. Tak sedikit calon presiden
maupun cawapres yang mendapat peringatan dari Panitia Pengawas Pemilu
(Panwaslu) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena berkampanye di pasar.
"Apa salahnya kalau hanya mencari souvenir di Sukawati. Lagi pula kita tidak
kampanye seperti menyebarkan brosur atau mengajak masyarakat untuk memilih
capres dan cawapres tertentu," papar Ishaq.
Setelah dari Pasar Sukawati, menurut Ishaq, Siswono akan menuju ke kawasan
wisata Ubud yang juga dikenal sebagai tempat berkumpulnya para seniman dan
pengrajin. Di Ubud, Siswono akan mengadakan dialog dengan seniman maupun
pengrajin.
Selain itu, imbuh Ishaq, Siswono juga terlebih dahulu mengunjungi kelompok
tani dan nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) Kedonganan, Badung. �Pak
Sis ingin mengetahui lebih dekat kehidupan petani maupun nelayan,� tandas
Ishaq. (cmg/sur)
_______________________________________________
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/