--- : Pesan MPH-PGI Menjelang Pemilu Presiden & Wakil (2004) Berikut ini adalah surat gembala PGI menjelang Pemilu Presiden. Meskipun mungkin bukan ditujukan kepada kita, namun ada baiknya kita baca sekaligus mencerna maksud dan arah surat ini. Panduan/criteria calon presiden yang dianjurkan oleh PGI termuat dalam alinea ke-5 surat ini. Selamat baca-baca Rgds, R.P.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Pesan Majelis Pekerja Harian PGI Menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2004 "Saudara(i) Ikut Menentukan Masa Depan Bangsa Ini" Saudara-saudara kekasih di dalam Kristus, 01. Kita telah melaksanakan hak sebagai warga negara berdasarkan UUD1945 melalui Pemilihan Umum para anggota legislatif. Pada umumnya pemilu berlangsung baik. Kendati di sana-sini masih terjadi berbagai kecurangan, seperti misalnya intimidasi, penggunaan uang untuk membeli suara (politik uang), cara-cara penghitungan suara yang tidak jujur dan lain sebagainya. Rakyat ternyata jauh lebih dewasa dalam berdemokrasi dari yang diduga selama ini. Kami yakin Saudara telah memperhatikan dengan sungguh-sungguh, baik "Pesan Natal Bersama Tahun 2003 PGI - KWI" maupun "Suarat Gembala MPH PGI Dalam Rangka Pemilu 2004." Semoga pesan-pesan itu telah memberikan tuntunan hati nurani kepada Saudara dalam menjatuhkan pilihan masing-masing. Marilah kita mendoakan hasil Pemilu para anggota legislatif itu dengan segala kekurangannya, agar Tuhan memberkatinya demi bangsa ini. 02. Tinggal sebulan lagi kita akan melaksanakan tugas yang tidak kalah pentingnya yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden. Lima pasangan capres dan cawapres telah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Tentang pasangan Gus Dur-Marwah Daud, KPU telah mengambil keputusan politik yang sangat sulit. Menurut UU tidak ada yang salah dalam keputusan KPU atas hal itu. Yang salah adalah UU itu sendiri, yang sangat terbuka terhadap aneka penafsiran dan potensial mengabaikan hak-hak politik kaum penyandang cacat jasmani. 03. Menghadapi Pemilu presiden dan wakil presiden yang akan datang ini, kami ingin mengajak Saudara untuk secara bertanggungjawab dan dengan tuntunan hati nurani yang tercerahkan ikut mengambil bagian. Mengulangi pesan gembala kami yang lalu, sekali lagi kami mengimbau Saudara-saudari untuk tidak menjadi penonton alias "golput." Sebab dengan tidak menggunakan hak politik itu ada kemungkinan Saudara telah menyia-nyiakan peluang sekali dalam lima tahun, yang jika digunakan mungkin sekali akan menolong bangsa dan negara ini keluar dari krisis multi dimensi yang sedang melandanya. 04. Tentu Saudara ingin mendengarkan dari kami siapakah yang akan dipilih. Itu adalah hak Saudara/i. Kami mewakili sebuah lembaga moral yang tidak akan mencampuri urusan politik praktis. Namun emikian kami ingin mengemukakan beberapa prinsip yang barangkali bermanfaat bagi Saudara dalam menentukan pilihan. Perhatikanlah catatan masa lalu mengenai sikap dan perilaku serta sepak terjang calon-calon itu, apakah mereka selama ini benar-benar telah memperjuangkan kepentingan rakyat seluruhnya, atau hanya kepentingan golongan dan dirinya sendiri. 05. Berikut ini kami ingin mencatat beberapa pedoman praktis untuk menjatuhkan pilihan Saudara/i. Pilihlah calon presiden dan wakil presiden: - Yang tidak mempunyai catatan masa lampau yang "kelam" dan meragukan yang sungguh-sungguh menghormati dan menjunjung tinggi hak- hak asasi manusia, termasuk hak kaum perempuan serta kaum terpinggirkan lainnya. - Yang bertekad mengamalkan secara konsisten nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 secara utuh. - Yang bertekad mempertahankan keberadaan dan keutuhan NKRI, namun bukan dengan tangan besi, melainkan dengan menumbuhkan dan membina kecintaan segenap rakyat terhadapnya yang sungguh-sungguh memberdayakan rakyat di seluruh bidang kehidupan dalam rangka membangun sebuah bangsa yang demokratis, adil, damai dan sejahtera, khususnya dengan memulihkan dan memajukan perekonomian bangsa dalam semangat sebagai bangsa yang bermartabat. - Yang bertekad menempatkan peranan militer pada tempat dan kedudukannya yang wajar sebagai kekuatan untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan bangsa, serta untuk menjaga agar proses demokratisasi untuk membangun sebuah masyarakat yang berperadaban (civil society) berlangsung dengan aman dan tentram. - Yang sungguh bertekad memutuskan rantai kekerasan dalam segala jenisnya yang selama ini telah menyengsarakan rakyat, seperti yang terjadi di NAD, Maluku, Maluku Utara, Poso, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Menjadikan rakyat sebagai "tumbal kekerasan" untuk mencapai tujuan- tujuan politiknya. - Yang sungguh-sungguh bertekad memperkembangkan kerukunan dan persaudaraan yang otentik di antara rakyat Indonesia yang berbeda suku, agama, ras dan golongan. - Yang sungguh-sungguh memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme sampai ke akar-akarnya. - Yang bersungguh-sungguh dalam mencegah kerusakan dan pengrusakan hutan dan lautan. Alhasil, presiden dan wakil presiden yang diharapkan haruslah mempunyai visi dan misi yang berintikan tekad untuk membangun negara dan bangsa Indonesia menjadi sebuah bangsa demokratis modern yang dilandaskan atas masyarakat yang berperadaban (civil society) yang kuat dan menghormati nilai- nilai keagamaan dan kebudayaan bangsa, serta yang semangatnya selalu berkobar untuk membangun persaudaraan mewujudkan keadilan untuk mencapai sebuah kedamaian. Saudara-saudara yang kami kasihi dan hormati! 06. Memperoleh seorang presiden dan wakil presiden yang kita anggap tepat untuk memimpin negara dan bangsa ini lima tahun ke depan, sangatlah penting. Namun demikian, janganlah kita beranggapan bahwa ketika hal itu terjadi persoalan bangsa ini akan segera selesai. Kita harus selalu menyadari bahwa kesulitan yang sedang dialami bangsa ini sangat berat dan membutuhkan kerja keras dari seluruh komponen, golongan maupun lapisan masyarakat. Janganlah kita meletakkan semua tanggung jawab di atas pundak presiden dan wakil presiden, melainkan di atas pundak kita semua sesuai kadarnya. Bangsa yang demokratis adalah bangsa yang menempatkan peran dan tanggung jawab negara/pemerintah secara seimbang. Jika tidak demikian, dapat saja keberadaan seorang presiden dan wakil presiden, sebaik bagaimanapun mereka menjadi mubazir. 07. Kita telah mengalami sejarah bersama yang cukup panjang. Saat- saat yang menyenangkan dan tidak menyenangkan silih berganti kita lalui. Tetapi lebih banyak saat-saat yang tidak menyenangkan. Timbulnya gerakan reformasi adalah reaksi rakyat terhadap kenyataan di mana selama tiga dasawarsa kita dikungkung di bawah iklim ketidakbebasan dan otoriterianisme, dibarengi dengan korupsi, kolusi dan nepotisme yang tulang negara dan bangsa ini. Maka sekali kita keluar dari keadaan itu, janganlah kita kembali ke dalamnya. 08. Tidak dapat disangkal masih banyak dari agenda reformasi yang belum terwujud. Salah satunya adalah korupsi, kolusi dan nepotisme, yang masih harus bersama-sama kita perangi dalam segala bentuknya dan di seluruh lingkup dan aras kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Janganlah berputus asa terhadap kenyataan itu, lalu terjebak di dalam sikap mengenang dan merindukan masa lampau. Biarlah masa lampau berlalu dengan segala kepahitannya. Marilah kita mengarahkan mata kita ke masa depan dan bertekad untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik, yang ditandai dengan semangat persaudaraan, tekad untuk mewujudkan keadilan dalam rangka mewujudkan kedamaian dan perdamaian bagi semua. Dan Saudara ikut menentukan masa depan bangsa ini dengan memilih pemimpin bangsa yang setia kepada akad dan janjinya untuk membawa bangsa ini keluar dari krisis multi dimensi menuju masa depan yang lebih baik. "Seperti salaju di musim panas dan hujan pada waktu panen, demikian kehormatan pun tidak layak bagi orang bebal." (Amsal 26:1) Tuhan menyertai bangsa kita. Tuhan menyertai para pemimpin bangsa Indonesia di masa mendatang. Tuhan menyertai Saudara-saudari. Jakarta, 24 Mei 2004 a.n. Majelis Pekerja Harian PGI Pdt Natan Setiabudi Ph.D Ketua Umum Pdt Dr IP Lambe, Sekretaris Umum [Non-text portions of this message have been removed] --- End forwarded message --- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

