Pertempuran pecah di Irak Kaum perlawanan di Irak melancarkan serangkaian serangan yang tampak terkoordinasi terhadap pasukan keamanan di lima kota. Polisi Irak menyatakan serangan terbesar terjadi di kota Mosul, yang menewaskan 40 orang dan 60 lainnya luka-luka akibat serangkaian ledakan bom mobil.
Sedikitnya 19 orang tewas di kota Baquba dan Ramadi, sementara warga kota Falluja mengungsi untuk menghindari pertempuran. Empat anggota pengawal nasional rak tewas akibat bom mobil di Baghdad. Sementara militer Amerika Serikat menyatakan tiga tentara negara itu tewas dalam serangan pada hari Kamis. Para pejabat Irak dan Amerika sebelumnya memperingatkan bahwa serangan terhadap pasukan keamanan akan meningkat menjelang penyerahan kekuasaan kepada pemerintah sementara Irak pada tanggal 30 Juni. Wartawan BBC di Baghdad, Dumeethra Luthra, mengatakan bahwa sebagian besar serangan tampaknya merupakan serangan fajar yang terkoordinasi. Tembak menembak Terdapat laporan mengenai empat hingga tujuh ledakan bom di Mosul. Polisi di kota itu mengatakan pasukan Amerika dan kaum perlawanan terlibat dalam tembak menembak di jalan-jalan Mosul. Melihat waktunya, kami curiga ini adalah serangan terkoordinasi, dan bersamaan Pejabat militer AS Serangkaian serangan bom dilaporkan terjadi di daerah al-Wakhas dan juga di kantor polisi Wadi yang berlokasi di selatan kota itu. Polisi Irak dan para dokter menyatakan bahwa Akademi polisi Irak, sebuah kantor polisi lain dan rumah sakit al-Jumhuri juga diserang. Seorang letnan polisi, Mohammed Mohammad Abdul Karim, mengatakan kepada kantor berita Perancis AFP bahwa tujuh orang tewas dan 20 lainnya luka-luka akibat serangan ke al-Wakhas. Seorang polisi lain mengatakan bom di Wadi Hajar "menewaskan dan melukai banyak orang". Kantor polisi di Ramadi yang hancur akibat serangan Di Baquba, 55km sebelah timur laut Baghdad, para saksi menggambarkan bagaimana pria bertopeng dengan seragam hitam mengambil alih jalan utama. Mereka menyerang sebuah kantor polisi dengan senapan serang dan granat yang dilontarkan dengan roket. Juru bicara militer AS, Mayor Neal O'Brien, mengatakan patroli Amerika juga diserang di Baquba. "Patroli membalas tembakan, dan menewaskan dua orang kaum perlawanan. Kami juga menerima laporan adanya tembakan liar, yang mendarat di daerah pemukiman. Mereka menembakkan mortir tanpa target," ujar Mayor O'Brien. Militer Amerika juga menyatakan bahwa dua tentara Amerika tewas dalam pertempuran di Baquba dan tujuh lainnya luka-luka. Ditambahkan bahwa pesawat tempur Amerika menjatuhkan 225 kg bom ke salah satu posisi kaum perlawanan. Helikopter jatuh Polisi menyatakan bahwa di Ramadi, 100km sebelah barat ibukota Irak, kaum perlawanan berpakaian hitam-hitam menembakkan granat yang dilontarkan dengan roket ke dua kantor polisi. Bulan penuh kekerasan 22 Juni: AS klaim bunuh 20 militan di Falluja lewat serangan udara 21 Juni: Empat tentara AS tewas akibat serangan Ramadi 16 Juni: Kepala keamanan sumur minyak Irak tewas di Kirkuk 14 Juni: 12 tewas akibat bom mobil di Baghdad 13 Juni: Pejabat Departemen Pendidikan tewas di Baghdad 12 Juni: Wakil menlu sementara Bassam Qubba tewas di Baghdad 8 Juni: Serangan bom mobil tewaskan 15 orang di Mosul dan Baquba "Kami sedang berada di kantor polisi al-Qataneh dan tiba-tiba terjadi ledakan keras," ujar Letnan satu Ahmed Sami. "Kami kemudian sadar bahwa kantor polisi diserang dari berbagai arah." Para petugas di rumah sakit menyatakan tujuh orang tewas dan 13 lainnya luka-luka. Dua kelompok perlawanan lain kemudian menyerang kantor polisi kedua dan sebuah gedung pemerintah. Seorang warga menyatakan lewat telpon bahwa tidak satupun penduduk yang bisa meninggalkan rumah mereka karena tembak menembak yang terjadi dpusat kota Ramadi. Di Falluja, militer AS mengatakan sebuah helikpter Cobra ditembak jatuh namun tidak ada korban jiwa. Sejumlah pesawat tempur dan helikopter serang AS terbang rendah di atas kota itu sebagai reaksi atas serangan granat yang dilontarkan dengan roket. Penduduk kota itu terlihat meninggalkan rumah mereka menuju jalan utama keluar kota. Empat anggota pasuakn penjaga nasional Irak tewas dan dua luka-luka akiabt ledakan bom mobil di Baghdad. Serangan itu terjadi di sebuah pos pemeriksaan di wilayah Dora, Bagdad Selatan. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

