Sabtu, 26 Juni 2004, Goenawan Mohamad �Turun Gunung� Mendukung Amien-Siswono
Lima Tahun Sekali Tak Independen, Boleh Lho Pascareformasi 1998, budayawan Goenawan Mohamad jarang muncul di depan publik. Apalagi terlibat dalam dukung-mendukung kegiatan politik. Tapi, mengapa kini dia mantap mendukung pasangan capres-cawapres Amien Rais-Siswono Judo Husodo? ADANG-DJAKA, Jakarta SALAH satu motif "turun gunung" Goenawan Muhammad (GM) untuk terlibat dalam dukung-mendukung praktik politik praktis adalah rasa bangganya terhadap perkembangan demokrasi di Indonesia. "Untuk pertama kalinya, saya merasa bangga dengan Indonesia," ujar GM, demikian panggilan tokoh pers itu, saat deklarasi Gerakan Masyarakat Antikorupsi (Gemas) yang mendukung dwitunggal Amien-Siswono di Jakarta kemarin. Dijelaskan, pemilihan presiden (pilpres) langsung pada 5 Juli mendatang merupakan pelaksanaan demokrasi yang sangat bagus. Bahkan, itu lebih bagus jika dibandingkan dengan pilpres di Amerika Serikat (AS). "Saya sering ke Amerika, tapi saya menilai pilpres kita jauh lebih bagus," katanya. Menurut budayawan dan kolumnis kesohor itu, meski Indonesia masih diimpit krisis dan banyak tercoreng oleh predikat buruk seperti korupsi, kini ada sesuatu yang dibanggakan. Yakni, demokrasi yang luar biasa maju. Itu terbukti dengan pilpres secara langsung oleh rakyat. "Jadi, saya merasa bangga dengan Indonesia," tegasnya. Mengenai sikap independen sebagai seorang intelektual, GM punya pandangan realistis. "Banyak kaum intelektual menganggap bahwa dia di atas politik. Itu betul dalam pandangan. Tapi dalam kegiatan sebagai warga negara, ada hal yang harus dilakukan," jelasnya. Kalau kemudian GM memilih Amien-Siswono, hal itu dilakukan karena dia mengenal keduanya. "Saya kenal Pak Amien, saya kenal Pak Siswono. Saya tahu, mereka berdua jujur. Calon presiden yang saya kenal itu, jujur saja, hanya mereka. Yang lain, saya tidak kenal secara pribadi. Saya kenal mereka (Amien-Siswono) agak dekat," ungkapnya. GM dan Amien adalah dua sosok yang berani melawan otoritarian Orde Baru. Amien menyerukan reformasi, sementara GM berjuang menegakkan kebebasan pers. Saat reformasi Mei 1998, keduanya terlibat aktif dalam koalisi politik Majelis Amanat Rakyat (MAR) yang kemudian melahirkan Partai Amanat Nasional (PAN). GM sempat "menjauh" dari Amien sejak lengsernya Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). "Dalam banyak hal, saya sering berbeda pandangan dengan Mas Amien," kilahnya. Ada dua alasan lain kenapa bos Tempo Group itu bergabung dengan barisan Amien-Siswono. Pertama, dia merasa cocok dengan platform politik capres itu. Kedua, dari kalkulasi politik, kans Amien-Siswono untuk menang sangat kecil. "Kans Mas Amien kelihatannya kecil. Makanya, kita harus membantu". Amien-Siswono memang bukan sosok sempurna. Tapi, GM justru ingin mengajarkan pada rakyat bahwa tidak ada pemimpin yang sempurna. "Bagusnya dengan demokrasi sekarang adalah kita memberikan kesempatan orang untuk tidak sempurna. Jangan sampai kita menganggap pemimpin itu sempurna". Sebagai tokoh pers, dia menyadari pilihan politiknya akan dianggap sebagai sikap yang tidak independen. "Tapi lima tahun sekali boleh lho. Kita kan belum biasa dengan demokrasi. Maka kalau kita memilih satu orang, seolah-olah nanti tidak ada perubahan selama-lamanya," tegasnya. (*) http://online.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=114747 Zamhasari Jamil Pelajar Islamic Studies Jamia Millia Islamia, New Delhi, India Website: http://jmi.nic.in Website KBRI: http://www.kbri-newdelhi.org Yahoo! India Matrimony: Find your partner online. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

