Salam,

Yang ditulis oleh Peter A. Rohi ini ada benarnya, wajar kalau dalam 
tulisannya ini ia begitu mengelu-elukan Megawati, apalagi ia ini kan 
sebagai Kepala Media Megawati Center. Saya menilai Mega sebagai 
orang awam, anak kampung yang tak memiliki kepentingan apa-apa 
terhadap capres tertentu, melihat bahwa Megawati adalah sosok 
presiden yang lamban, tidak tanggap terhadap masalah dan selalu 
bertele-tele dalam menyelesaikan semua persoalan. Sehingga yang 
terjadi adalah, masalah yang satu belum selesai, maka masalah 
selanjutnya muncul lagi. Dan begitulah seterusnya persoalan bangsa ini 
yang tak kunjung tamat dan berakhir.

Dalam bidang pendidikan saja misanya, Megawati tatkala berkunjung ke 
India pada tahun 2002 lalu, juga tak memberikan jawaban yang 
memuaskan ttg masalah pendidikan ini. Bahkan kalo boleh saya 
mengatakan bahwa sikap yang ditunjukkan Mega dalam masalah 
pendidikan di Indonesia benar-benar memuakkan. Tak ada kepastian.

Mega memberantas korupsi? Saya belum percaya. Mengatasi persoalam 
Kampar, Mega benar-benar lalai sekali, sehingga anak-anak Kampar 
menjadi terlantar karena asyik mendemo Bupatinya. Tapi kalau memang 
Mega berniat baik, dah tahu Bupati Kampar itu tak disukai masyaraktnya, 
copot saja jabatan Bupati Kampar itu, terus digantikan dengan yang lain. 
Habis perkara....!!!

Sekarang, dalam menanangi Prov Kepri, masyarakat Riau dan Kepri 
menginginkan Rusli Zainal (Gubri) yang menjabat sebagai Caretaker Gub 
Kepri, tapi ehhh, Presiden malah menunjuk Ismeth yang ketua Otorita 
Batam pula yang menjadi Caretaker Gub Kepri. Walhasil, benarlah 
Megawati ini hanya bertindak sesuai dengan kemauannya sendiri dan 
mengabaikan kepentingan masyarakat Riau dan Kepri lainnya. Mega 
telah berbuat sesuka hatinya dan semau isi perutnya saja.

Yang masih ingin saya tanya ke paman saya nantinya adalah, berapa 
duikah Megawati ini dibayar oleh Bupati Kampar dan Ismeth tersebut? 
Sudah jelas seperti ini kenyataan di lapangan, masih kita mengatakan 
Megawati memiliki komitmen untuk membasmi korupsi. Menurut saya, 
Mega bukannya membasmi, tapi bahkan memupuk korupsi itu sendiri. 
Sekarang Gub Aceh bermasalah, Mega dibayar berapa duit lagi yach? 
hehehe. Bang Hasyim Muzadi, anda benar-benar menjadi korban politik 
Taufik Kiemas, maukah anda menjadi Hamzah Haz kedua bila pasangan 
Mega-HM ini nantinya menang? Berpikirlah yang logis bang Hasyim 
Muzadi. Dulu bang HM pernah menjanjikan untuk memberikan bantuan 
buku untuk sekolahku, tapi mana? mana? Nasib ya nasib......

Wassalam,

IzaM -

--- In [EMAIL PROTECTED], Team PDS Surabaya 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Megawati, Dalam Diam Ia Bekerja Untuk Bangsa Ini
> oleh : Peter A. Rohi
> www.fullgospelindonesia.net
>  
> Dibawah kepemimpinan Megawati pemikiran untuk mengembangkan 
kepribadian bangsa tumbuh kembali. Tapi tentu tak semudah itu. Dia 
harus memulai dulu dengan membayar utang negara yang telah melilit 
bangsa ini mencapai lebih dari Rp.1.000 Triliun. Artinya tiap orang di 
negeri ini memiliki utang Rp.5 juta.

> ..............."
  




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke