http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-87%7CX
Jumat, 2 Juli 2004
Swara Parangpuan Cemaskan Tingginya Penganiayaan Perempuan di Manado
Jurnalis : Eko Bambang S
Jurnal Perempuan.com-Jakarta. Kasus penganiayaan terhadap perempuan adalah jenis kasus 
kekerasan terhadap perempuan yang tertinggi selama bulan Januari � Maret 2004 di 
Manado - Sulawesi Utara. Demikian laporan Swara Parangpuan Manado dalam Lembaran Fakta 
Swara Parangpuan, bulletin khusus yang mengungkap kasus-kasus kekerasan terhadap 
perempuan di Sulawesi Utara. 

Dari data Swara Parangpuan yang dihimpun melalui media massa, memperlihatkan bahwa di 
tahun 2004 antara Januari - Maret telah terdata sebanyak 137 kasus. Dari 137 kasus 
tersebut, kasus penganiayaan merupakan kasus yang terbanyak yaitu ada 60 kasus. Kasus 
yang juga tinggi adalah perkosaan yaitu 25 kasus, perselingkuhan ada 21 kasus, 
pencabulan ada 18 kasus, penghamilan ada 7 kasus dan perdagangan perempuan terdapat 6 
kasus. Tingginya angka penganiayaan terhadap perempuan ini juga terjadi pada sepanjang 
tahun 2003. Menurut data Swara Parangpuan, pada tahun 2003 jumlah kekerasan terhadap 
perempuan terjadi sebanyak 557 kasus. Dari 557 kasus tersebut kasus penganiayaan 
menempati posisi tertinggi yaitu 190 kasus. Sebagai informasi di Tahun 2003 lalu, 
jumlah kekerasan di Sulawesi Utara meningkat dari 376 kasus di tahun 2002 menjadi 557 
kasus di tahun 2003. 

Seperti halnya terjadi di berbagai daerah, pelaku kekerasan di Manado menurut Swara 
Parangpuan kebanyakan adalah orang dekat atau mengenal korban sendiri seperti ayah 
kandung, suami, ayah tiri, paman dan tetangga. Sementara itu, alasan penganiayaan 
terhadap perempuan cukup beragam mulai dari suami yang mabuk, suami yang mempunyai 
kebiasaan main judi, istri dianggap terlalu mengatur rumah tangga, suami yang suka 
memukul sejak awal perkawinan atau suami merasa istrinya pencemburu. Tidak jarang 
menurut Swara Parangpuan penganiayaan ini berakibat perempuan yang teraniaya mengambil 
jalan pintas untuk membunuh pelaku. 

Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan di Manado ini menurut Swara Parangpuan 
tidak terlepas dari budaya patriarkhi yang sangat kuat terjadi di Manado dan terjadi 
di segala aspek kehidupan. Budaya ini tidak saja mengakibatkan munculnya penganiayaan, 
bahkan sampai pada tingkat pembunuhan pada perempuan dan anak. 

Selain data yang dihimpun melalui media massa diatas, selama April 2003-Maret 2004 
Swara Parangpuan sendiri mencatat pengaduan dan bantuan kasus baru yang dialami oleh 
10 orang perempuan dan anak. Mereka mengalami bentuk-bentuk kekerasan yakni pelecehan 
seksual, perkosaan, penganiayaan, dan pembunuhan. Dari 10 kasus, 8 diantaranya 
dilakukan oleh orang-orang yang dikenal korbannya (kerabat/saudara, teman dekat/pacar 
dan tetangga). Selain itu 2 dari 10 kasus, merupakan kasus kekerasan dalam rumah 
tangga yang dilakukan laki-laki yang mempunyai relasi sebagai saudara/kerabat. 

Lebih lengkapnya, statistik database kekerasan dalam rumah tangga yang dihimpun oleh 
Swara Perempuan Manado adalah sebagai berikut; 

- 5 dari 10 perempuan yang mengalami kekerasan adalah anak-anak (berusia 18 tahun 
kebawah) 
- 5 dari 10 perempuan yang meminta bantuan se Swara Parangpuan Manado, sebelumnya 
pernah meminta bantuan kepada pelayanan hukum 
- 8 dari 10 perempuan mengalami kekerasan seksual yang diantaranya disertai dengan 
jenis kekerasan lainnya, yakni fisik, psikis atau tekanan secara ekonomi. 
- 1 orang anak perempuan yang menjadi korban kekerasan telah meninggal dunia. 
- 5 dari 10 perempuan mengalami dampak dari kekerasan yang menganggu kesehatan 
reproduksinya, disamping gangguan kesakitan fisik dan gangguan kesehatan jiwa/mental. 
- Rata-rata perempuan yang menjadi korban berpendidikan dengan tingkat yang bervariasi 
demikian pula laki-laki yang menjadi pelakunya. 
- 4 dari 10 perempuan yang didampingi oleh Swara Parangpuan selanjutnya menempuh upaya 
hukum (4 orang). 
- 6 dari 10 perempuan yang mengintak Swara Parangpuan mendapat informasi dari 
keluarga, teman, orang lain atau lembaga yang memberikan rujukan. 

Swara Parangpuan terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan akibat kekerasan 
dalam rumah tangga. Bagi masyarakat Manado dan wilayah Sulawesi Utara dapat 
menghubungi Swara Parangpuan, Jalan 17 Agustus Lorong Tamporak No 2, Tanjung Batu 
Lingkaran V, Manado � Sulawesi Utara, Telepon/Fax: (0431)845014 atau email : [EMAIL 
PROTECTED] 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke