30.06.2004
   
Pemeluk agama Islam di Jepang sangat sedikit
jumlahnya. Warga muslim di Jepang sebagian besar warga
asing. Namun sejak serangan 11 September minoritas
warga muslim di Jepang merasa terancam. Sebab ada
seorang konsulat Al Qaeda yang sudah sejak lama
tinggal di Jepang dan memberikan suntikan dana ke
berbagai negara dari sana. Sejak itu mulai tumbuh rasa
tidak percaya terhadap warga muslim, dan pemerintah
Jepang juga semakin ketat terhadap warga asing. 
------------------------------------------------------

Warga Muslim di Jepang 
 
Oleh: Martin Fritz dari Tokyo 


Sholat Jumat di kota Tokyo biasanya dilakukan di
mesjid utama di Tokyo dekat Shibuya. Mesjid ini
merupakan salah satu mesjid terindah di dunia yang
dihiasi kaca mozaik dan lantainya terbuat dari marmer.
Sekitar 150 orang sebagian besar pria berkumpul di
mesjid ini pada siang hari. Ada pria Jepang bersetelan
jas, ada remaja Afrika dengan pakaian warna-warni.
Warga Pakistan dan India, warga Arab, Indonesia dan
Turki juga nampak. Mesjid itu merupakan tempat
berkumpulnya berbagai bangsa dari seluruh Jepang.

Warga Jepang adalah masyarakat yang tidak fanatik.
Mereka menikah dengan menggunakan ritual agama Shinto
dan Kristen dan meninggalkan agama Budha. Penganut
agama Islam di Jepang merupakan minoritas. Terdapat 20
mesjid, namun hanya dua diantaranya yang memiliki
kubah dan menara mesjid. Kedua mesjid ini terdapat di
Kobe dan Tokyo. Sekurangnya 7000 warga Jepang beragama
Islam, ditambah dengan 100 ribu warga asing yang
beragama Islam. Hanya sekitar 100 warga Jepang masuk
Islam setiap tahunnya, seperti Rie Yukimuri, seorang
wanita Jepang berusia 29 tahun yang tengah memikirkan
untuk masuk Islam karena menikah dengan seorang pria
muslim. Suaminya menginginkan agar mereka punya agama
yang sama.

Mesjid Tokyo dibangun oleh warga Turki, oleh sebab itu
pemimpinnya orang Turki. Ia mau memberikan wawancara,
namun jika sudah berbicara soal politik, ia sangat
hati-hati. Ia khawatir, karena pemerintah Jepang
sekarang memperketat peraturannya terhadap warga
asing. Mereka khawatir akan terjadinya serangan sejak
Tokyo mengirim tentaranya ke Irak. Rasa tidak percaya
kepada warga muslim semakin besar setelah polisi
menemukan bahwa seorang buron anggota teroris Al Qaeda
tinggal selama berbulan-bulan di Jepang dan
mentransfer uang kepada sejumlah anggota Al Qaeda
lainnya di Asia Selatan. Imam Cemil Ayaz mengatakan,
banyak warga Jepang yang tidak mengenal Islam
menghubungkan agama Islam dengan terorisme. Namun
dugaan ini tidak hanya ada di Jepang. Warga muslim
menentang aksi teror, kata Ayaz. Terorisme tidak punya
kepercayaan, tambahnya. Pada dasarnya warga Muslim,
Kristen, Budha dan agama lainnya menginginkan
perdamaian dan hidup bersama dengan umat manusia
lainnya.

Pimpinan mesjid ini sekaligus juga Ketua Pusat Warga
Turki. Penerangan tentang Islam hanya dilakukan atas
permintaan pihak Jepang. Sedangkan Pemerintah Jepang
mengawasi semuanya termasuk mesjid yang ada, kata Imam
Cemil Ayaz.

Sementara itu menurut Ayaz, warga muslim di Jepang
punya masalah lain selain tekanan politik, yaitu tidak
adanya pasar yang menjual bahan makanan halal dan
kuburan yang ada terlalu kecil. 

 
 



        
                
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
http://promotions.yahoo.com/new_mail 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke