http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-91%7CX Senin, 12 Juli 2004 �Rumah Perempuan� Kupang Bantu Perempuan Korban Kekerasan Mendapat Layanan Medis Jurnalis : Eko Bambang S Jurnal Perempuan.com-Jakarta. Salah satu bentuk aktivitas yang dilakukan oleh Rumah Perempuan Women�s Crisis Center (WCC) Kupang adalah melakukan pendampingan kepada perempuan korban kekerasan termasuk juga memfasilitasi korban untuk mendapatkan layanan medis, hukum (lewat pendampingan di kepolisian, pengadilan dan kejaksaan). Tindakan ini merupakan program yang dilakukan oleh WCC Rumah Perempuan yang didirikan sejak Juli 2000 lalu. Selain itu WCC Rumah Perempuan juga melakukan program konseling, pendidikan untuk penyadaran masyarakat, pendampingan kelompok perempuan, siaran radio, penerbitan leaflet dan stiker, pengembangan jaringan membangun sistem rujukan serta melakukan advokasi untuk perubahan kebijakan yang berpihak kepada korban.
WCC Rumah Perempuan adalah juga salah satu WCC yang ikut tergabung dalam jaringan Informasi Data Base Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang di koordinir oleh Mitra Perempuan Jakarta. Menurut catatan Rumah Perempuan, angka KDRT yang didampingi oleh Rumah Perempuan menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2002 Rumah Perempuan telah mendampingi 23 kasus KDRT dari 72 kasus Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP). Jumlah ini menurut Rumah Perempuan meningkat menjadi 32 kasus KDRT dari 105 kasus KTP selama periode Maret 2003 � April 2004. Menurut data Rumah Perempuan, bentuk kekerasan yang terjadi cukup bermacam-macam mulai penganiayaan, penghinaan, ancaman, tidak menafkahi istri, melarang istri untuk bekerja, ataupun melakukan kegiatan di luar rumah sampai pada perkosaan dalam perkawinan. Pelaku kekerasan terbesar adalah suami yaitu 71,88% dari 32 kasus sedangkan sisanya adalah saudara, kerabat dekat. Karena hubungan korban yang sangat dekat dengan pelaku, maka kebanyakan korban memilih untuk tidak melaporkan apa yang dialami kepada orang lain, karena dianggap membuka aib keluarga. Bila ada korban yang melaporkan kasusnya ke polisi, biasanya diminta untuk kembali ke rumah untuk mengurus kasus ini secara kekeluargaan. Dana yang menyedihkan yang dikeluarkan oleh Rumah Perempuan adalah dampak KDRT ini pada kesehatan perempuan. Rumah Perempuan mencatat 3, 13% perempuan mengalami gangguan kesehatan fisik (luka, memar, luka robek, patah tulang, cacat), 65,63% perempuan telah mengalami dua atau lebih jenis kekerasan (fisik,psikis, seksual dan ekonomi), selanjutnya 28, 13% perempuan mengalami gangguan kesehatan mental (cemas, rasa rendah diri, mengalami mimpi buruk, depresi, percobaan bunuh diri). Dampak lainnya adalah 9,38% dari kasus berdampak pada kesehatan reproduksi (penyakit Menular Seksual, Pendarahan, Gangguan Saluran Reproduksi). Untuk mendapatkan informasi karakteristik kekerasan dalam rumah tangga yang dikumpulkan Rumah Perempuan lebih jelas, berikut laporan statistiknya; - 71,88% dari 32 perempuan yang memanfaatkan layanan WCC mengalami kekerasan yang dilakukan oleh suaminya. - 9 dari 10 perempuan yang datang ke WCC Rumah Perempuan telah mengalami dua atau lebih jenis kekerasan (baik fisik, seksual maupun tekanan secara ekonomi) dengan beragam bentuknya. - 9,38% dari kasus tersebut berdampak pada kesehatan reproduksi perempuan, disamping gangguan kesehatan fisik, mental yang dialami korban. - 9,38% dari perempuan yang mengalami kekerasan adalah anak-anak (berusia 18 tahun ke bawah) - 37,50% dari perempuan yang datang ke WCC, sebelumnya pernah meminta bantuan ke pelayanan hukum atau pelayanan kesehatan. - 21,88% dari perempuan yang didampingi WCC memilih untuk menempuh upaya hukum. - 90,63% dari perempuan yang mengontak WCC sebelumnya mendapat informasi dari lembaga lain/teman/orang lain yang memberikan rujukan. - 62,50% dari pelaku kekerasan berpendidikan Universitas / Diploma, sedangkan 40,63% berpendidikan SMU. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut baik tentang WCC Rumah Perempuan Kupang atau mendapatkan data-data kekerasan terhadap perempuan di Kupang dapat menghubungi: Rumah Perempuan WCC, Jalan Rate No. 15 Rt.IX/26, Oebe Kupang � NTT, Telepon / Fax: (0321)829829. E-mail: [EMAIL PROTECTED] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

